Jumlah Korban Tewas di Irak Bertambah Setelah Serangan terhadap Protes Anti-Pemerintah
Elshinta
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Jumlah Korban Tewas di Irak Bertambah Setelah Serangan terhadap Protes Anti-Pemerintah
VOA Indonesia - Jumlah Korban Tewas di Irak Bertambah Setelah Serangan terhadap Protes Anti-Pemerintah
Jumlah korban tewas setelah sekelompok pria bersenjata menyerang para demonstran anti-pemerintah di Baghdad tengah, naik menjadi sedikitnya 24 orang, Sabtu (7/12), kata para pejabat. Polisi dan sumber-sumber medis di ibu kota Irak mengatakan, serangan yang dimulai Jumat malam (6/12) mengakibatkan lebih dari 127 lainnya cedera akibat tembakan dan penikaman. Tiga polisi juga termasuk diantara korban tewas tersebut. Serangan itu termasuk salah satu yang paling mematikan di Baghdad sejak ribuan warga Irak melakukan unjuk rasa di jalan-jalan mulai 1 Oktober. Para demonstran menuntut reformasi politik besar-besaran dan dihentikannya pengaruh Iran dalam urusan Irak. Perwakilan Khusus Sekjen PBB untuk Irak, Jeanine Hennis-Plasschaert, dalam pernyataan yang dirilis Sabtu (7/12) mengutuk "sekeras-kerasnya penembakan terhadap para demonstran tak bersenjata di Baghdad tengah Jumat malam (6/12)." Ia menyebutnya sebagai "kekejaman terhadap rakyat Irak. Para pelakunya harus diidentifikasi dan diadili segera."  Insiden itu terjadi seminggu setelah Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi mengatakan akan mengundurkan diri setelah protes-protes anti pemerintah berlangsung selama dua bulan. [vm/ah]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
15 Tahun Berlalu, Ratusan Korban Tsunami Asia Masih Belum Teridentifikasi
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Sebuah kontainer kargo di kantor polisi Thailand selatan menjadi saksi masih ada ratusan korban tewa...
Jokowi Ingin Buat Kembaran Silicon Valley di Ibu Kota Baru
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginannya agar Indonesia bisa memiliki pusat inovasi, riset, d...
Indonesia Segera Kirim Tenaga Kerja Kesehatan ke Jerman
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:28 WIB
Pada 17 Oktober 2019 lalu, loka karya kerja sama rekrutmen dan pengembangan perawat antara Indonesia...
Di Mana Posisi Indonesia Terkait Kasus Minoritas Uighur di Cina?
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina, Wang Yi, di Madrid, Spanyol, Menlu Indonesi...
Pemerkosa Berantai dari Seluruh Dunia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Pemerkosa berantai adalah seseorang yang melakukan tindak perkosaan berulang kali kepada beberapa at...
Indonesia Menyampaikan Rasa Duka dan Siap Bantu Tanggulangi Kebakaran Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:20 WIB
Indonesia telah menyampaikan rasa dukanya kepada perwakilan Australia di Jakarta atas bencana kebaka...
Ratusan Ribu Ternak Australia Terpanggang Matang Akibat Kebakaran Hutan
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Menteri Pertanian Australia, Bridget McKenzie mengatakan hewan ternak yang mati akibat kebakaran hut...
Hewan-hewan Khas Australia Terancam Punah Akibat Kebakaran
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Kangaroo Island di Australia Selatan, adalah pulau yang terkenal karena menjadi rumah hewan-hewan kh...
Setidaknya Dua Ribu Rumah di Australia Terbakar, Kerugian Capai  Rp 7 Triliun
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:18 WIB
Kondisi cuaca yang lebih sejuk dalam beberapa hari terakhir memberikan kesempatan kepada petugas pem...
Waspadai Modus Penipuan Sumbangan Untuk Bencana Kebakaran Hutan Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:17 WIB
Kebakaran hutan dan semak masih terus terjadi di Australia, warga berlomba-lomba untuk memberikan su...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV