Aksi Mogok Massal di Prancis Usik Transportasi Akhir Pekan
Elshinta
Senin, 09 Desember 2019 - 08:38 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Aksi Mogok Massal di Prancis Usik Transportasi Akhir Pekan
VOA Indonesia - Aksi Mogok Massal di Prancis Usik Transportasi Akhir Pekan
Aksi mogok massal terbesar dalam puluhan tahun di Prancis menyebabkan warga yang melakukan perjalanan merasa frustasi Sabtu (7/12). Para pengemudi truk memblokir jalan dan layanan transportasi penting terus menerus beroperasi jauh di bawah kapasitas normal. Aksi yang dipimpin oleh serikat buruh, hari Kamis (5/12), itu dipicu oleh rencana Presiden Emmanuel Macron yang akan mengubah kebijakan pensiun. Usulan baru itu dikhawatirkan akan memaksa jutaan orang bekerja lebih lama atau menerima tunjangan lebih sedikit. Para pengemudi truk memblokir jalan-jalan, Sabtu (7/12), di sekitar 10 wilayah di Prancis, Mereka memprotes usulan kenaikan pajak bahan bakar diesel bagi kendaraan komersial. Para demonstran berompi kuning, yang turun ke jalan-jalan setiap Sabtu dalam setahun belakangan untuk menyuarakan frustasi terkait tingginya biaya hidup di Prancis, berupaya memanfaatkan aksi mogok nasional itu. Ratusan demonstran tersebut melakukan protes baru, Sabtu (7/12), di Paris dan mereka bentrok dengan polisi di distrik Left Bank. Transportasi di Prancis bermasalah Sabtu (7/12). Hanya satu dari 10 kereta regional dan satu dari 6 kereta cepat TGV yang beroperasi.  Penerbangan hampir pulih sepenuhnya setelah pihak berwenang mancabut pembatasan perjalanan. [vm/ah]  
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WFP: Tingkat Kelaparan Tinggi akibat Perang, Perubahan Iklim dan Pandemi
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Program Pangan Dunia mengatakan banyak negara yang terkena dampak konflik, COVID-19 dan perubahan ik...
Demonstrasi di Thailand Meluas, Tantang Kerajaan
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Dengan secara terbuka menantang monarki Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, ribuan demonstran hari Mi...
Jet Tempur Rusia Serang Daerah yang Dikuasai Pemberontak di Suriah
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Sumber-sumber kelompok oposisi Suriah mengatakan sejumlah pesawat jet tempur Rusia hari Minggu (20/9...
Keluarga 12 Warga Hong Kong yang Ditangkap China, Ingin Akses pada Pengacara
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Keluarga sekitar 12 warga Hong Kong yang ditangkap China di laut bulan lalu menuntut pemerintah kota...
Warga Spanyol, Jerman Turun ke Jalan untuk Protes Pembatasan Sosial
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Ratusan warga Dusseldorf hari Minggu (20/9) turun ke jalan-jalan memprotes pembatasan yang diberlaku...
AS Catat Rekor Lakukan Lebih dari 1 Juta Tes per Hari
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Amerika mencatat rekor dengan keberhasilan melakukan lebih dari satu juta uji medis virus corona dal...
Penyakit Tidak Menular Tingkatkan Risiko Kematian Akibat COVID-19
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Hasil studi baru yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) dan PBB, menunjukkan, bahw...
Laporan: AS akan Jatuhkan Sanksi Terhadap Puluhan Target yang Terkait Senjata Iran
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS) mengatakan AS pada Senin (21/9) akan menjatuhkan sanksi ...
Yunani: Kebakaran di Kamp Migran di Pulau Samos
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Sejumlah sumber kepolisian dan pemadam kebakaran mengatakan kebakaran terjadi di pusat penerimaan da...
Puluhan Ribu Hadiri Pemakaman Pemimpin Islamis Bangladesh
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Polisi Bangladesh mengatakan puluhan ribu orang berkumpul untuk menghadiri pemakaman pemimpin kelomp...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV