Jual Semua Sahamnya, Pendiri Uber Travis Kalanick Kantongi Miliaran Dolar
Elshinta
Kamis, 26 Desember 2019 - 09:04 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Jual Semua Sahamnya, Pendiri Uber Travis Kalanick Kantongi Miliaran Dolar
DW.com - Jual Semua Sahamnya, Pendiri Uber Travis Kalanick Kantongi Miliaran Dolar

Perusahaan jasa transportasi online Uber hari Selasa (24/12) mengumumkan, salah satu pendirinya Travis Kalanick (foto artikel) akan meninggalkan dewan direksi akhir tahun ini.

"Sangat sedikit wirausahawan yang berhasil membangun sesuatu yang besar seperti yang dilakukan Travis Kalanick dengan Uber," kata Dara Khosrowshahi, yang menggantikan Kalanick sebagai Direktur Utama pada 2017. Dia memuji Kalanick yang telah membesarkan Uber dengan "visi dan kegigihan".

Seorang juru bicara Uber mengatakan, Kalanick, yang memegang 9% saham Uber ketika masuk bursa awal 2019, telah menjual seluruh sahamnya senilai lebih dari 2,5 miliar dolar.

Banyak pesaing masuk pasar

Saat ini Uber memiliki lebih juta pengemudi di seluruh dunia dan telah mencatat 15 miliar perjalanan sejak pertama beroperasi di San Francisco pada 2011. Namun belakangan perusahaan transportasi online itu memiliki banyak pesaing, seperti Lyft, yang perlahan mulai menggerus pasarnya. Sejak masuk bursa Mei 2019, harga saham Uber turun lebih dari 30%.

Di bawah Travis Kalanick, Uber melakukan ekspansi agresif di berbagai negara dan sering beroperasi tanpa regulasi yang jelas. Hal itu membuat Uber menjadi target gugatan pengadilan di berbagai tempat. Juga relasi antara perusahaan dan pengemudi Uber sering dipermasalahkan. Bulan Desember ini, Uber terkena sanksi denda 4,4 juta dolar di AS karena pelanggaran regulasi tempat kerja.

Travis Kalanick mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama tahun 2017 karena berbagai tuduhan, dari pelanggaran data karyawan sampai intimidasi seksual. Di Asia Tenggara, Uber akhirnya menjual lisensinya kepada Grab karena kurang mampu menembus pasar.

Kalanick siap dengan terbosan berikutnya?

"Uber telah menjadi bagian dari hidup saya selama 10 tahun terakhir," kata Kalanick yang kini berusia 43 tahun dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Selasa. "Pada akhir dasawarsa ini, dan dengan perusahaan yang sekarang menjadi perusahaan publik, kelihatannya ini saat yang tepat bagi saya untuk fokus pada bisnis lain saya", lanjutnya.

Kalanick diberitakan telah mulai bekerja membangun startup baru di bidang industri dapur dan penyewaan ruang serta peralatan untuk restoran. Dia juga menyiapkan aplikasi untuk pengiriman makanan dengan teknologi cloud. Perusahan barunya, CloudKitchens, hingga saat telah mengumpulkan sekitar 400 juta dolar dari para investor, lapor situs monitor investasi teknologi Crunchbase.

hp/as (rtr, ap)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tanya Jawab bersama Presenter Inovator
Rabu, 19 Februari 2020 - 02:05 WIB
Pria berhobi travelling ini, sebenarnya memiliki cita-cita menjadi petualang. Waktu kecil ia suka se...
Stasiun TV di Indonesia Yang Menyiarkan Inovator
Rabu, 19 Februari 2020 - 02:05 WIB
ICTA TV - Indonesia Cable TV Association : setiap Senin dan Rabu pukul 06:00 / Jumat 14:00 / Minggu ...
Ikuti #KuisInovator dan Menangkan iPod dan Suvenir DW
Rabu, 19 Februari 2020 - 02:04 WIB
"Inovator" adalah program televisi DW Indonesia yang menyajikan berbagai informasi tentang...
Habaybna: Situs Web Arab Pertama Bagi Orang Tua dari Penyandang Disabilitas
Rabu, 19 Februari 2020 - 02:04 WIB
Reem Al Farangi pernah mengalami masa-masa yang suram. Ibu dari dua anak yang menderita autis itu pe...
Robot Pemulung Selamatkan Sungai dari Pencemaran
Rabu, 19 Februari 2020 - 02:04 WIB
Memulung plastik dari sungai-sungai di Malaysia sebelum mencemari samudra adalah tugas "Interce...
Sejarah Baru di Oscar 2020
Rabu, 19 Februari 2020 - 02:04 WIB
Kisah Warga Hidup dalam Kepungan di Idlib, Suriah:
Rabu, 19 Februari 2020 - 02:04 WIB
Mona Al-Bakkoor telah hidup dalam ketakutan, di bawah langit yang penuh desingan roket dan bom. Ia d...
Pencari Suaka dari Cina di Jerman Jumlahnya Bertambah Lebih dari Dua Kali Lipat
Rabu, 19 Februari 2020 - 02:04 WIB
Jumlah pencari suaka ke Jerman dari Cina meningkat lebih dari dua kali lipat dalam satu tahun, menur...
Inovator 354
Rabu, 19 Februari 2020 - 02:04 WIB
Teknologi sensor percepat rehabilitas pasien Stroke, kapas canggih bantu perangi bencana pencemaran ...
Inovator 355
Rabu, 19 Februari 2020 - 02:04 WIB
Terbang dengan pikiran berkat Neurobiologi, listrik bersih untuk Filipina yang lapar energi dan kriy...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)