Australia Kerahkan Kapal Militer Untuk Angkut Korban Kebakaran Semak
Elshinta
Jumat, 03 Januari 2020 - 09:02 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Australia Kerahkan Kapal Militer Untuk Angkut Korban Kebakaran Semak
ABC.net.au - Australia Kerahkan Kapal Militer Untuk Angkut Korban Kebakaran Semak

Kapal militer HMAS Choules, milik Angkatan Laut Australia, telah tiba di Mallacoota, negara bagian Victoria, untuk mengungsikan warga yang terpaksa melarikan dari kobaran api selama beberapa hari terakhir.

Evakuasi Kapal Laut Kebakaran Semak

Sekitar empat ribu warga dan turis masih berada di kota pantai tersebut, yang jaraknya sekitar 514 km dari Melbourne.

Namun kapal militer ini tidak akan bisa mengangkut semua warga.

Sejumlah rumah rata dengan tanah hangus terbakar, pasokan listrik juga dilaporkan masih mati.

Menjelang pergantian tahun, langit terlihat memerah dan sejumlah warga mengatakan "dunia seperti akan kiamat".

HMAS Choules sudah melepas jangkar sekitar 1.5 km dari pantai Mallacoota, Kamis pagi (2/1), dengan membawa pasokan makanan dan kebutuhan lainnya, kemudian akan berlayar membawa sebagian warga.

Kapal Angkatan Laut Australia itu hanya bisa membawa maksimal seribu orang.

Pihak berwenang mengatakan kemungkinan 500 orang akan dievakuasi hari Kamis.

Dalam penjelasan kepada ABC, Kepala negara bagian Victoria, Daniel Andrews mengatakan masih diperlukan banyak perencanaan mengenai siapa saja yang akan mendapat prioritas untuk dievakuasi.

"Ini bukan tugas yang mudah dan perlu dilakukan dengan hati-hati dengan pertimbangan utama adalah keamanan," katanya.

"Namun kami akan mengevakuasi sebagian warga dari Mallacoota hari ini."

Seorang pejabat setempat di kota Bairnsdale mengatakan sejumlah warga masih ingin bertahan di kota Mallacoota untuk membawa mobil dan caravan mereka kembali ke tempat masing-masing.

Namun dengan jalan masih ditutup dan kebakaran semak masih berlangsung pejabat tersebut mengatakan diperlukan waktu sekitar dua atau tiga minggu sehingga keadaan jauh lebih aman.

Situasi kebakaran semak di negara bagian Victoria belum mereda, dengan kemungkinan suhu akan meningkat dan angin kencang pada akhir pekan mendatang.

Salah satu keluarga yang masih bertahan di Mallacoota adalah Gayle Sands yang mengatakan akan tetap tinggal meskipun ada tawaran evakuasi.

Suaminya, Peter Sands memutuskan untuk bertahan dan mempertahankan rumah mereka dari serangan api, pada awal pekan kemarin.

"Saya sekarng masih bisa duduk di dalam rumah, berkat suami yang menyelamatkannya." kata Gayle.

Gayle mengaku tidak bisa tidur ketika api mulai mendekati kota tersebut hari Senin.

"Kami bisa melihat langit memerah ketika api semakin mendekat, kemudian memutuskan berlindung di sebuah gedung evakuasi," katanya.

"Saya harus melindungi tiga anak saya yang ketakutan, namun suami saya lebih kuat untuk menjaga rumah kami."

Lihat berita selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Agar Harga Makanan Tak Naik, Warga Australia Diserukan Bekerja di Perkebunan
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Warga Australia didesak untuk bekerja sebagai backpacker di negara mereka sendiri untuk mencegah bua...
Jakarta Tarik Rem Darurat, Warga Jerman Lebih Takut Trump Ketimbang Virus
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Angka penularan virus corona di Indonesia, termasuk di ibukota Jakarta terus meningkat yang membuat ...
Pemerintah Thailand Membayar Warganya Untuk Berlibur di Dalam Negeri
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Seperti banyak negara lain di dunia yang terkena dampak pandemi COVID-19, Thailand juga sedang berju...
Pemerintah Thailand Membayar Warganya Untuk Berlibur di Dalam Negeri
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Seperti banyak negara lain di dunia yang terkena dampak pandemi COVID-19, Thailand juga sedang berju...
Lockdown Diperpanjang, Pengusaha Asal Indonesia di Melbourne Mencoba Bertahan
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Perpanjangan lockdown di negara bagian Victoria, Australia, mulai berlaku hari Senin ini (14/09) ber...
Lockdown Diperpanjang, Pengusaha Asal Indonesia di Melbourne Mencoba Bertahan
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Perpanjangan lockdown di negara bagian Victoria, Australia, mulai berlaku hari Senin ini (14/09) ber...
Menanggapi Lockdown, Sejumlah Warga Melbourne Berdemo Soal Kebebasan
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Kepolisian di kota Melbourne menangkap 74 orang yang berpartisipasi dalam unjuk rasa "anti-lockdown"...
Menanggapi Lockdown, Sejumlah Warga Melbourne Berdemo Soal Kebebasan
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Kepolisian di kota Melbourne menangkap 74 orang yang berpartisipasi dalam unjuk rasa "anti-lockdown"...
Hanya 20 Persen Penderita COVID-19 di Australia Menunjukkan Gejala Demam
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Semakin banyak kasus COVID-19 membuat banyak pakar bisa mengetahui gejala utama dari mereka yang ter...
Hanya 20 Persen Penderita COVID-19 di Australia Menunjukkan Gejala Demam
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Semakin banyak kasus COVID-19 membuat banyak pakar bisa mengetahui gejala utama dari mereka yang ter...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV