UMKM Australia Dapat Keringanan Tidak Bayar Utang Selama Enam Bulan
Elshinta
Senin, 23 Maret 2020 - 16:53 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
UMKM Australia Dapat Keringanan Tidak Bayar Utang Selama Enam Bulan
ABC.net.au - UMKM Australia Dapat Keringanan Tidak Bayar Utang Selama Enam Bulan

Dampak pandemik global virus corona bukan hanya memakan korban jiwa. Sektor bisnis di berbagai negara juga ikut terdampak, termasuk di Australia.

Untuk mengatasi dampak virus corona di sektor bisnis, Asosiasi Perbankan Australia (ABA) hari Jumat (20/3/2020) memberikan keringanan bagi usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk tidak membayar utang selama enam bulan.

Dengan keringanan tersebut, para pelaku bisnis usaha kecil dan menengah bisa menggunakan AU$ 8 miliar, lebih dari Rp 75 triliun untuk bertahan hidup selama beberapa bulan ke depan.

Direktur Eksekutif ABA, Anna Bligh mengatakan, paket bantuan itu secara keseluruhan akan bernilai lebih dari AU$ 100 miliar dalam bentuk utang yang dimiliki berbagai usaha kecil dan menengah saat ini.

"Usaha kecil tidak perlu khawatir, kalau mereka perlu bantuan, mereka akan mendapatkannya." kata Bligh.

Bligh menambahkan, bank yang ada di Australia masih belum memutuskan apakah utang kredit kepemilikan rumah sudah terpengaruh oleh krisis COVID-19.

Namun ABA mengatakan pendekatan mereka akan diubah bila situasinya berubah.

"Bila kami melihat adanya kebutuhan yang mendesak, hal tersebut pasti juga akan menjadi perhatian bank," katanya.

Tidak lama setelah pernyataan Anna Bligh tersebut, salah satu jaringan bank besar di Australia NAB (National Australia Bank) mengumumkan bahwa nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bisa menunda pembayaran cicilan selama enam bulan.

Bank tersebut juga menurunkan tingkat suku bunga pinjaman mereka sebesar 0.60 persen.

Ini dilakukan setelah Bank Sentral Australia menurunkan tingkat suku bunga menjadi 0.25 persen, yang adalah tingkat suku bunga terendah sepanjang sejarah perekonomian Australia.

Tindakan ini dilakukan untuk mencegah negeri ini jatuh ke jurang resesi karena penyebaran virus.

Bank Sentral Australia juga akan membeli obligasi, atau surat utang milik pemerintah sendiri, yang berarti akan ada lebih banyak uang yang dicetak untuk digunakan oleh rakyat.

Jika dalam situasi normal tindakan ini meningkatkan inflasi, dalam situasi krisis hal tersebut akan mendorong daya beli masyarakat sehingga roda perekonomian bisa terus berputar.

Bank Sentral Australia juga memberikan fasilitas pinjaman selama 3 tahun supaya bank swasta bisa memberikan pinjaman lunak kepada nasabah.

Bligh mengatakan, keputusan pemberian pinjaman oleh Bank Sentral tersebut telah disambut baik oleh masyarakat.

"Ada banyak usaha kecil dan menengah yang kesulitan membayar bunga pinjaman, dan keringanan [pembayaran utang] ini akan membantu mereka. Sektor usaha kecil dan menengah di Australia mempekerjakan lima juta warga atau sekitar 20 persen penduduk Australia.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gaji dan THR Sejumlah Perawat Indonesia Dipotong Saat Berjuang Hadapi Corona
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Di saat merayakan Idul Fitri sejumlah pekerja lepas, termasuk tenaga kesehatan, ada yang belum menda...
Bagaimana Kota Wuhan Bisa Melakukan Jutaan Tes Virus Corona Dalam Sehari?
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Petugas kesehatan di kota Wuhan, kota virus corona berasal, mengatakan dalam waktu satu hari saja, y...
Dapat Digunakan Tahun Ini: Australia Uji Coba Vaksin COVID-19 ke Manusia
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Perusahaan bioteknologi Novavax mulai melakukan uji coba vaksin COVID-19 ke manusia di kota Melbourn...
Sebagian Siswa Australia Kembali ke Sekolah, Satu Positif Corona di Sydney
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Setelah dua bulan belajar jarak jauh, Senin pekan ini (25/05) menandai hari pertama sebagian besar m...
Jepang Mengaku Berhasil Tangani Virus Corona dengan Cara Unik
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Jepang mencabut status keadaan darurat pandemi virus corona. Perdana Menteri Shinzo Abe menyatakan t...
Saat Pandemi di Indonesia, Ada Kemungkinan 300 Ribu Sampai 450 Ribu Kehamilan Tambahan
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:15 WIB
Usia pernikahan Eustachia Retno dan Emmanuel Ricky baru genap sebulan. Pasangan ini baru melangsungk...
China Ancam Hong Kong Dengan Aturan Lebih Ketat
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:15 WIB
Pemerintah China mengumumkan rencana untuk memberlakukan undang-undang baru di Hong Kong setelah ker...
Raja Pane Wartawan Indonesia Yang 40 Tahun Bersahabat Erat Dengan Iwan Fals
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:15 WIB
Bagaimana anda membina persahabatan apalagi bila sahabat anda itu salah satu pemusik legendaris di I...
Tenaga Medis Muslim Asal Indonesia Dapat Dukungan dari Rekan Kerja Saat Ramadan
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:15 WIB
Di tengah pandemi virus corona di Australia, sejumlah tenaga medis dan kemanusiaan adalah Muslim dan...
Pembatasan Belum Dilonggarkan, Restoran di Sydney dan Victoria Sudah Laris Dipesan
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:15 WIB
Menteri Utama Negara Bagian New South Wales, Gladys Berejiklian mengatakan, pub, kafe, dan restoran ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV