Apa Saja yang Ditimbun Warga Jerman Saar Krisis Corona?
Elshinta
Jumat, 27 Maret 2020 - 12:22 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Apa Saja yang Ditimbun Warga Jerman Saar Krisis Corona?
DW.com - Apa Saja yang Ditimbun Warga Jerman Saar Krisis Corona?

Jaringan supermarket di Jerman memberitakan kenaikan omset di masa krisis corona. Warga menyerbu supermarket besar pada hari-hari pertama sebelum ada pemberlakuan pembatasan ke luar rumah. Sempat terjadi kelangkaan tisu toilet di banyak tempat, karena banyak yang memborong tisu toilet secara berlebihan.

Aplikasi belanja online di Jerman "Bring!" merilis data-data pemesanan barang sejak 16 Februari hingga 22 Maret 2020 dari satu juta pengguna. Ini tentu bukan penelitian representatif, tetapi bisa memberikan sedikit gambaran, apa saja yang diserbu oleh warga Jerman saat mereka merasa berada dalam situasi krisis corona.

Tentu, kebiasaan berbelanja di masa krisis berbeda dari satu negara ke negara lain. Sangat tergantung dari mentalitas dan budaya krisis masyarakatnya. Secara umum, yang paling banyak dibeli di Jerman adalah berbagai bahan makanan, terutama yang diawetkan.

Tetapi ada juga hal-hal menarik yang terungkap dari data-data yang dirilis "Bring!” minggu ini, sebagaimana diberitakan oleh koran kuning Jerman, Bild.

Makanan kaleng di peringkat teratas

Hal yang cukup "mengejutkan” misalnya, adalah bahwa penjualan tertinggi di peringkat kedua ditempati oleh tanah yang dijual dalam kantung untuk menjadi media tanaman. Makanan kaleng tetap menjadi nomor satu. Kelihatannya, di masa krisis pun warga Jerman siap menyambut datangnya musim semi dengan kegiatan berkebun dan menanam berbagai bunga di halaman atau di balkon.

Inilah daftar kenaikan penjualan jenis-jenis barang selama kurun waktu lima minggu menurut peringkatnya dari satu sampai tujuh:

1) Makanan kaleng, kenaikan penjualan 2497 persen (artinya naik hampir 25 kali lipat)

2) Tanah untuk tanaman, kenaikan penjualan 515 persen (naik lebih lima kali lipat)

3) Disinfektan, kenaikan penjualan 292 persen

4) Sabun, kenaikan penjualan 221 persen

5) Beras, kenaikan penjualan 150 persen

6) Tepung, kenaikan penjualan 134 persen

7) Mie kering, kenaikan penjualan 119 persen.

Dari data-data aplikasi "Bring!” juga terlihat, warga Jerman tetap berusaha menyiapkan makanan yang cukup sehat. Angka penjualan sayuran dan buah-buahan naik 62 persen. Tetapi tetap saja, barang-barang untuk "kenikmatan" penting juga. Penjualan anggur misalnya, naik 61 persen. hp/ae (dpa, bild.de)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bantuan Langit di Masa Sulit - Inilah Santo dan Santa Pelindung di Agama Katholik
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Penderitaan mereka jadi inspirasi spiritual bagi ratusan juta umat Katholik di dunia. Sebelas peremp...
Lebih dari 100 Orang Terinfeksi Covid-19 Setelah Kebaktian di Gereja Frankfurt
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Sekitar 40 kasus infeksi Covid-19 ditemukan di kota Frankfurt dan sekitarnya di Jerman, yang dikaitk...
Dua Orang Tertular Virus Corona dari Cerpelai
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Cerpelai dengan virus corona dilaporkan telah menginfeksi dua orang di Belanda. Penularan dari cerpe...
Kasus Corona Meningkat, 15.000 Pengungsi Rohingya Dikarantina di Bangladesh
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Sekitar 15.000 pengungsi Rohingya kini dikarantina di kamp-kamp pengungsian besar di Bangladesh, dem...
Jerman Akan Cabut Peringatan Perjalanan ke 31 Negara Eropa
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Pemerintah Jerman bermaksud mencabut peringatan perjalanan untuk perjalanan wisata ke 31 negara Erop...
Daerah Tujuan Wisata di Eropa Mulai Dibuka Setelah Lama Alami Lockdown
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Menjelang liburan musim panas di Eropa, negara-negara yang secara tradisional menjadi tujuan utama w...
WHO Hentikan Ujicoba Hydroxychloroquine Untuk Obati Covid-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, uji klinis obat anti malaria Hydroxych...
Anjing Bisa Endus Bau Khas Infeksi Covid-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Universitas Helsinki?di Finlandia melakukanriset dengan memanfaatkan anjing yang sudah dilatih sebag...
Setahun Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis di Taiwan, Belum Juga Tercapai ‘Kebahagiaan Selamanya‘
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Ketika Taiwan menjadi tempat pertama di Asia yang mengizinkan pernikahan sesama jenis tahun lalu, s...
Bagaimana Mengenali Teori Konspirasi Pandemi Covid-19?
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Warga dunia kini sedang berada di tengah pusaran krisis dampak pandemi Covid-19. Bukan hanya masalah...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV