Penerbangan di Eropa Menyusut 65 Persen Karena Virus Corona
Elshinta
Jumat, 27 Maret 2020 - 12:22 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Penerbangan di Eropa Menyusut 65 Persen Karena Virus Corona
DW.com - Penerbangan di Eropa Menyusut 65 Persen Karena Virus Corona

Dua bandara utama Eropa, Paris Orly dan London City, hari Rabu (25/3) mencatat pembatalan penerbangansampai dua pertiga dari biasanya. Pengawas penerbangan Eropa Eurocontrol melaporkan, lalu lintas udara di 41 negara mencatat penurunan drastis.

Pengelola bandara Paris menyebutkan, penurunan jumlah penerbangan terjadi secara "besar-besaran dan brutal" karena pandemi Covid-19. Bandara Paris dijadwalkan akan ditutup mulai 31 Maret. Sementara pengelola bandar udara London City menegaskan akan melakukan "segala hal yang bertanggung jawab" untuk melindungi staf dan penumpangnya dari penularan virus corona.

Eurocontrol merilis data-data yang menunjukkan penurunan 65% dalam lalu lintas mingguan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Dalam perbandingan harian, situasinya bahkan lebih parah. Dibandingkan dengan 25 Maret tahun lalu, lalu lintas penerbangan turun 77%.

Tren terburuk di dunia penerbangan

Eurocontrol rata-rata mengawasi 25.000 penerbangan per hari sebelum pandemi corona mencengkeram Eropa. Hari Rabu, divisi Aviation Intelligence Unit Eurocontrol mencatat hanya ada 8.619 "penerbangan yang dijadwalkan."

Tren hari Rabu (25/3/20) jauh lebih buruk dibanding saat penutupan sebagian ruang udara Eropa pada 2010 karena letusan gunung berapi di Islandia. Ketika itu, selama delapan hari ada 48% penerbangan yang dibatalkan.

Asosiasi Transportasi Udara Internasional, IATA yang berbasis di Montreal, Kanada memohon kepada pemerintahan untuk memberikan dana talangan kepada maskapai penerbangan. IATA memproyeksikan pendapatan yang hilang bisa mencapai 252 miliar dollar AS. IATA menyatakan, penyebaran virus corona dan berbagai kebijakan lockdown membuat maskapai penerbangan “sangat membutuhkan uang tunai”.

Jutaan pekerjaan terancam

"Kami membutuhkan paket penyelamatan besar-besaran sekarang," kata direktur jenderal IATA Alexandre de Juniac, merujuk pada 2,7 juta pekerjaan di sektor penerbangan yang sekarang terancam.

Direktur ekonomi IATA, Brian Pierce menambahkan, yang paling berisiko adalah maskapai-maskapai penerbangan Eropa.

Proyeksi statistik IATA hari Rabu memperlihatkan penurunan 40% untuk pemesanan bulan April, yang berarti 44% penurunan pendapatan. Sampai akhir Juni diperkirakan ada 1,1 juta pembatalan penerbangan.

Organisasi Transport & Environment (T&E), sebuah lembaga pendukung penyelamatan iklim dan transportasi bersih, memperingatkan bahwa upaya-upaya untuk memangkas gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil, bisa kehilangan momentum.

Pekan lalu, T&E mendesak pemerintah untuk "mengharuskan maskapai penerbangan mulai menggunakan bahan bakar rendah karbon".

hp/as (rtr, dpa, afp)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kursi: Lebih dari Sekedar Tempat Duduk
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Empat kaki, satu tempat duduk dan sebuah sandaran: Tidak ada hal lain yang dibutuhkan untuk membuat ...
Lyari Girls Cafe: Pupuk Percaya Diri bagi Perempuan Pakistan
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Pakistan bukan negeri yang ramah bagi kaum perempuan untuk mendapatkan kesetaraan hak. Sebab itu sek...
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Yute adalah tanaman unik yang bisa menghasilkan serat nabati sebagai bahan baku tali tambang. Di Ban...
AS Pertimbangkan Kembali Perlakuan Khusus untuk Hong Kong, Sanksi untuk Cina
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Di hadapan parlemen AS, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo pada Rabu (27/05), meny...
Kematian George Floyd Akibat Dicekik Polisi Minneapolis AS, Picu Kemarahan Warga
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Kematian seorang pria Afrika-Amerika, George Floyd, akibat lehernya dicekik oleh polisi di Minneapol...
Wabah dan Kekeringan: Bencana Berganda Melanda Warga Miskin India
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Protokol pencegahan wabah sekilas sangat mudah. Penduduk diimbau menjaga kebersihan dan mencuci tan...
Parlemen Cina Sahkan UU Anti Subversi buat Hong Kong
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Kamis (28/5) Kongres Rakyat Nasional(NPC) secara aklamasi meloloskan legislasi kontroversial itu, de...
Bagaimana Wabah Corona Pengaruhi Harapan Hidup Penderita Penyakit Kronis
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Thomas menderita stroke pada awal April. Sekitar waktu yang bersamaan, gambar dramatis di bangsal-ba...
Apa Bahaya Sekolah Via Zoom dan Aplikasi Pelacakan Data?
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Kondisi gawat darurat kesehatan publik terkait pandemi Covid-19, ibarat hentakan keras yang membangu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV