Virus Corona: 12 Orang Meninggal, Angka Penularan di NSW Turun Dalam 24 Jam
Elshinta
Jumat, 27 Maret 2020 - 12:22 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Virus Corona: 12 Orang Meninggal, Angka Penularan di NSW Turun Dalam 24 Jam
ABC.net.au - Virus Corona: 12 Orang Meninggal, Angka Penularan di NSW Turun Dalam 24 Jam

Tiga warga berusia 70-tahunan di negara bagian Victoria meninggal dunia akibat pandemik virus corona. Mereka menjadi korban pertama yang meninggal di Victoria karena mengidap COVID-19.

  • Tiga warga negara bagian Victoria berusia 70 tahunan meninggal
  • Menjadi kematian pertama dari lebih 500 kasus di negara bagian ini
  • Angka penularan di New South Wales menurun 10 persen dalam 24 jam terakhir dari hari sebelumnya

Ketiganya menambah jumlah korban yang meninggal akibat virus corona di Australia menjadi 12 orang.

Menteri Kesehatan negara bagian Victoria, Jenny Mikakos mengatakan ketiganya meninggal di rumah sakit di Melbourne.

Menurut Kepala Medis Victoria, Brett Sutton, kematian tersebut sudah diperkirakan, karena ia juga melihat semakin meningkatnya jumlah kasus positif COVID-19 di Victoria.

Professor Sutton mengatakan dalam 24 jam terakhir ada 54 orang di Victoria yang positif mengidap COVID-19.

Di negara bagian Queensland sebelumnya melaporkan dua kematian, yaitu seorang pria berusia 68 tahun yang tertular di atas kapal pesiar Royal Caribbean.

Dalam tiga hari terakhir, angka penularan di Victoria adalah 64 hari Selasa kemarin, kemudian menjadi 55 di hari Rabu dan Kamis ini ada 54.

Prof Sutton mengatakan faktor utama penurunan adalah jumlah mereka yang kembali ke Victoria juga turun.

Mayoritas warga Victoria yang tertular COVID-19 pernah ke luar negeri.

"Namun kita belum boleh lengah," katanya.

"Ada sejumlah kasus yang terjadi karena kontak lokal, dan kasus-kasus ini akan bertambah banyak kalau kita tidak menjaga jarak satu dengan yang lain."

Angka penularan di NSW turun, supermarket boleh buka 24 jam

Di negara bagian New South Wales, yang sejauh ini memiliki angka penularan COVID-19 tertinggi di Australia, ditemukan ada 190 kasus baru.

Angka ini 10 persen lebih kecil dari sehari sebelumnya

Total angka kasus positif di negara bagian tersebut adalah 1.219.

Dalam 24 jam terakhir dari hari Selasa ke Rabu, jumlah kasus baru adalah 212, sementara di hari Rabu-Kamis angka penularan adalah 190.

Kepala bagian NSW, Premier Gladys Berejiklian menyambut baik penurunan tersebut, tapi ia mengatakan penutupan berbagai tempat dan bisnis akan dilakukan bila penurunan tidak berlanjut.

Supermarket dan apotek yang sebelumnya beroperasi di jam tertentu, sekarang boleh dibuka selama 24 jam.

Menteri Urusan Perencanaan dan Wilayah Publik NSW. Rob Stokes mengatakan langkah ini diambil agar warga mendapatkan kemudahan untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok dan juga obat-obatan.

"Keputusan ini untuk mengurang birokrasi aturan, sehingga kita bisa bergerak lebih cepat guna memastikan kesehatan, kesejahteraan dan keamanan warga kita di masa sekarang ini," katanya.

Batas waktu layanan 30 menit untuk potong rambut dicabut

Dalam beberapa hari terakhir Pemerintah Australia sudah mengeluarkan berbagai larangan mengenai bisnis apa saja yang masih boleh beroperasi dan mana yang harus tutup.

Ada pula kegiatan bisnis yang dibatasi, seperti pembatasan pelayanan potong rambut yang hanya diperbolehkan 30 menit.

Hari Kamis (26/3/2020), aturan tersebut dicabut, setelah banyaknya pemilik salon dan tenaga potong rambut melakukan protes jika layanannya selesai dalam 30 menit.

Aturan yang juga dilonggarkan adalah mengizinkan mereka yang menghadiri pemakaman lebih dari 10 orang.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan perubahan dilakukan setelah mengadakan pertemuan dengan para Kepala Negara Bagian, Rabu malam.

"Aturan 4 meter persegi per orang harus tetap dijalankan di dalam ruangan, dan kontak antar orang yang datang ke tempat potong rambut harus berlangsung seminimal mungkin," kata PM Morrison.

"Juga dalam kasus tertentu, masing-masing negara bagian boleh menentukan sendiri jumlah mereka yang boleh datang ke pemakaman, tapi hanya sedikit saja tambahannya."

Menurut keterangan yang diperoleh ABC, satu atau dua anggota keluarga tambahan diperbolehkan untuk menghadiri pemakaman, kalau jumlahnya sudah melebihi 10 orang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Australia Punya Momen Seperti George Floyd, Tapi Tak Memicu Kecaman Luas
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:22 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Kesedihan mendalam yang dirasakan akibat kematian George F...
Polisi New South Wales Selidiki Anggotanya yang Menendang Remaja Aborigin
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:22 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Kepolisian New South Wales yang bermarkas di Sydney sedang...
Kakak George Floyd Minta Kerusuhan Dihentikan, Trump Ancam Kerahkan Militer
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:22 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Saudara laki-laki George Floyd, Terrence telah menyerukan ...
Puncak Virus Corona Jawa Timur di Bulan Juli, Jangan Tergesa Ke New Normal
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:22 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Puncak penularan kasus COVID-19, paling tidak di Kabupaten...
Apa Itu Antifa yang disebut Presiden Trump Sebagai Organisasi Teroris?
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:22 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan ia...
Beredar Petisi Terkait Koleksi Indonesia di Perpustakaan Nasional Australia
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:15 WIB
Sebuah petisi online sekarang sedang beredar yang ditujukan kepada Perpustakaan Nasional Australia (...
Australia Tetap Prioritaskan Membantu Indonesia Saat Pandemi Virus Corona
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:15 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Strategi bantuan luar negeri Australia di masa pandemi COV...
New Normal di Australia yang Belum Tentu Bisa Ditiru Negara Lain
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:15 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Kondisi new normal sedang banyak dibicarakan di hampir sem...
WNI di Amerika Serikat: Sikap Rasialis Makin Terasa Sejak Trump Berkuasa
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:15 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Aksi unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi di berbagai kot...
Bisakah Warga di Australia Menolak Kembali ke Kantor dam Bekerja Dari Rumah?
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:15 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Kemungkinan untuk kembali bekerja di kantor atau tempat ke...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV