Kisah petani yang sukses bercocok tanam di suhu -30 derajat Celsius
Elshinta
Senin, 20 Mei 2019 - 12:18 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Kisah petani yang sukses bercocok tanam di suhu -30 derajat Celsius
BBC Indonesia - Kisah petani yang sukses bercocok tanam di suhu -30 derajat Celsius

Svalbard, yang terletak di antara Norwegia dan Kutub Utara, merupakan pulau paling utara di dunia yang dihuni manusia. Di pulau yang hampir seluruh permukaannya tertutup salju ini, bercocok tanam adalah hal yang sulit dilakukan.

Jika ingin mengonsumsi sayuran, warga Svalbard harus membelinya dari Norwegia. Sayangnya, sayuran datang dalam kemasan plastik yang berkontribusi terhadap peningkatan produksi sampah plastik juga emisi karbondioksida.

Salah satu warga Svalbard, Ben Vidmar, ingin mengubah hal itu. Dia pun mencoba bercocok tanam.

Simak juga:

Padahal, saat musim dingin, suhu di Svalbard bisa mencapai minus 30 derajat celcius dan matahari tidak akan bersinar selama empat bulan. Sementara itu, di musim panas, matahari bisa bersinar selama 24 jam.

Lalu, bagaimana cara Ben bertani?

Dia menggunakan kubah transparan yang berfungsi seperti rumah kaca untuk menumbuhkan sayuran di musim panas dan melakukan budidaya microgreens di dalam ruangan, saat musim dingin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Trump Ingin Rusia Kembali ke Kelompok G7
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (21/8), mengatakan, ia ingin Rusia kembali dimasukkan ke dalam k...
AS Serukan Kuba Bebaskan Wartawan Pengkritik Pemerintah
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Pemerintah Amerika, Rabu (21/8), menyerukan pada Kuba supaya mencabut tuduhan atas seorang wartawan,...
Dua Tentara AS Tewas Dalam Pertempuran di Afghanistan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Dua orang tentara Amerika tewas, Rabu (218), di Afghanistan, kata para pejabat Amerika. Ini terjadi ...
PM Islandia Tolak Kunjungan Wapres AS Mike Pence
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Perdana Menteri Islandia Katrin Jakobsdottir mengatakan ia tidak akan berada di ibu kota pada hari W...
Presiden Brazil: LSM yang Sebabkan Kebakaran Hutan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Presiden Brazil Jair Bolsonaro menuduh sejumlah lembaga swadaya masyarakat atau LSM bertanggung jawa...
Tak Seorang Rohingya pun Muncul untuk Dipulangkan ke Myanmar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Komisioner pengungsi Bangladesh, Kamis (22/8) mengatakan bahwa tak seorang pun Muslim Rohingya yang ...
Mantan PM Denmark Kecam Trump Soal Anggaran Pertahanan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Mantan Perdana Menteri Denmark Lars Loekke Rasmussen, Kamis (22/8) mengecam Presiden Amerika Donald ...
Iran Pamerkan Sistem Rudal Jarak Jauh Buatan Dalam Negerinya
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Media pemerintah Iran menyatakan pemerintah, Kamis (22/8) memamerkan sistem rudal jarak jauh yang di...
Trump Bersikeras Katakan Demokrat Buruk Bagi Israel
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Presiden AS Donald Trump bersikeras mengatakan, warga Amerika keturunan Yahudi seharusnya memberik...
Korut Katakan Uji Coba Rudal AS Bisa Picu Perang Dingin Baru
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Seorang juru bicara pemerintah Korea Utara, Kamis (22/8) mengatakan, uji coba rudal jelajah jarak me...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)