China Mulai Kembali Acara Politik Penting yang Tertunda Wabah Corona
Elshinta
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
China Mulai Kembali Acara Politik Penting yang Tertunda Wabah Corona
VOA Indonesia - China Mulai Kembali Acara Politik Penting yang Tertunda Wabah Corona
Suatu konferensi politik tahunan tingkat tinggi di China yang tertunda dua bulan akibat pandemi virus corona hari Kamis (21/5) mulai berlangsung di Beijing. Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC) dimulai sementara pemerintah menggembar-gemborkan apa yang disebutnya sebagai kemenangan atas wabah yang dimulai di Wuhan, kota di China Tengah, pada akhir 2019. Ketua CPPCC Wang Yang menyampaikan laporan Komite Tetap kepada Komite Nasional. Laporan Wang menyebutkan lebih dari 2.000 anggota di konferensi itu dapat “memberitahu dunia mengenai bagaimana China, sebagai negara besar yang bertanggung jawab, telah mengambil tindakan tegas dan berkontribusi pada kerja sama internasional dalam perang melawan epidemi Covid-19.” Para anggota yang mengenakan masker berkumpul di auditorium di dalam Balai Rakyat Agung di Beijing. Wang, Presiden Xi Jinping dan para pejabat tinggi lainnya tidak. Sidang CPPCC akan disusul pada hari Jumat (22/5) dengan dimulainya Kongres Rakyat Nasional, parlemen seremonial. PM Li Keqiang dijadwalkan menyampaikan pidato utama yang menguraikan tujuan-tujuan ekonomi dan sosial untuk tahun ini. Tidak diketahui apakah Li akan memberikan laporan rutin mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi bagi ekonomi terbesar kedua di dunia ini, yang rusak oleh pandemi. Sidang CPPCC dan Kongres Rakyat Nasional tahun ini akan dipersingkat dari dua pekan menjadi satu pekan karena pandemi. Didukung oleh kampanye propaganda negara, Presiden Xi telah dipuji-puji di dalam negeri karena menanggulangi virus, sementara penanganannya terhadap wabah pada awalnya telah dipertanyakan oleh AS dan beberapa negara lain. [uh/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jepang Tegaskan Olimpiade Tokyo Tetap Berlangsung Tahun 2021
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Seorang juru bicara Olimpiade Tokyo, Kamis (9/7), mengatakan, pesta olahraga akbar yang tertunda itu...
YouTube Tak Perlu Ungkap Data Lengkap Tersangka Pencuri Hak Kekayaan Intelektual
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pengadilan tertinggi Uni Eropa, Kamis (9/7), memutuskan bahwa platform-platform online tidak perlu m...
Delegasi Militer AS Disambut Tes Corona di Thailand
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Delegasi Angkatan Darat AS, yang dipimpin Ketua Gabungan Kepala-kepala Staf Militer AS, Jenderal Jam...
Wali Kota Seoul Hilang Setelah Tinggalkan ‘Surat Wasiat’
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Anjing polisi dan drone dikerahkan untuk mencari wali kota Seoul, kota terbesar di Korea Selatan, ha...
Jerman Anggap Ekstremis Sayap Kanan sebagai Ancaman Keamanan Tertinggi
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Menteri Dalam Negeri Jerman mengatakan hari Kamis (9/7) bahwa ekstremisme sayap kanan merupakan anca...
Pengungsi Rohingya Tak Diizinkan Tinggalkan Pulau Kecuali Kembali ke Myanmar
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Lebih dari 300 pengungsi Rohingya tidak akan diizinkan meninggalkan pulau di Teluk Bengala kecuali m...
Langgar HAM di Xinjiang, 3 Pejabat Partai Komunis China Terkena Sanksi AS
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pemerintah Amerika hari Kamis (9/7) memberlakukan sanksi terhadap tiga pejabat senior Partai Komunis...
WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Cla...
Pemprov Jabar Irit Bicara Soal Kluster Secapa AD
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pemprov Jawa Barat tidak berkomentar banyak soal klaster baru penularan COVID-19 di Sekolah Calon Pe...
Pentagon: AS Tak Tahu Apakah Rusia Mengarahkan Serangan Taliban di Afghanistan
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Amerika Serikat percaya Rusia, di masa lalu memberikan dukungan kepada gerilyawan Taliban di Afghan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV