Orang Dekat PM Jepang Mundur Karena Skandal Judi
Elshinta
Jumat, 22 Mei 2020 - 03:54 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Orang Dekat PM Jepang Mundur Karena Skandal Judi
VOA Indonesia - Orang Dekat PM Jepang Mundur Karena Skandal Judi
Seorang jaksa terkemuka Jepang yang dianggap dekat dengan Perdana Menteri Shinzo Abe mengajukan surat pengunduran diri, Kamis (21/5), setelah sebuah majalah melaporkan ia bermain judi dengan menghindari anjuran tinggal di rumah, sewaktu keadaan darurat terkait wabah virus corona diberlakukan. Skandal yang melibatkan Hiromu Kurokawa, Kepala Kantor Kejaksaan Tinggi Tokyo, mengemuka, Rabu (20/5), setelah majalah Shukan Bunshun melaporkan, ia bermain mahyong dengan taruhan uang di rumah seorang wartawan surat kabar dua kali pada bulan Mei.  Menteri Kehakiman Masako Mori mengatakan kepada sejumlah wartawan bahwa Kurokawa diberi peringatan setelah sebuah penyelidikan mengukuhkan tuduhan terhadap dirinya. Pengunduran diri Kurokawa akan disetujui secara resmi oleh Kabinet, Jumat (22/5). Bermain mahyong dengan taruhan uang, “sebagai kepala kantor kejaksaan tinggi sangat tidak pantas dan disesalkan,” kata Mori. Judi ilegal di Jepang dengan sejumlah pengecualian. Mengabaikan anjuran tinggal di rumah tidak bisa dipersoalkan secara hukum. Kurokawa menjadi sorotan publik menyusul munculnya RUU sangat kontroversial yang diajukan partainya Abe, Partai Demokrasi Liberal. Partai itu mengusahakan perpanjangan batas usia pensiun wajib jaksa-jaksa penuntut umum dan memberi parlemen peluang untuk mempengaruhi penunjukan mereka. Pada Januari, Kabinet Abe menunda masa pensiun Kurokawa yang seharusnya dimulai Februari dengan cara mengubah penafsiran undang-undangnya. Para oponennya mengatakan, perpanjangan itu dimaksudkan agar Kurokawa kelak dapat menggantikan posisi jaksa agung Nobou Inada yang akan pensiun musim panas mendatang. Pemerintahan Abe memutuskan untuk mencabut RUU itu setelah muncul badai protes yang mengecam campur tangannya dalam demokrasi. Sejumlah bintang film dan pesohor lainnya yang selama ini jarang membuat pernyataan politik,  ikut bergabung sehingga memperbesar sorotan publik atas kasus tersebut. [ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jepang Tegaskan Olimpiade Tokyo Tetap Berlangsung Tahun 2021
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Seorang juru bicara Olimpiade Tokyo, Kamis (9/7), mengatakan, pesta olahraga akbar yang tertunda itu...
YouTube Tak Perlu Ungkap Data Lengkap Tersangka Pencuri Hak Kekayaan Intelektual
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pengadilan tertinggi Uni Eropa, Kamis (9/7), memutuskan bahwa platform-platform online tidak perlu m...
Delegasi Militer AS Disambut Tes Corona di Thailand
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Delegasi Angkatan Darat AS, yang dipimpin Ketua Gabungan Kepala-kepala Staf Militer AS, Jenderal Jam...
Wali Kota Seoul Hilang Setelah Tinggalkan ‘Surat Wasiat’
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Anjing polisi dan drone dikerahkan untuk mencari wali kota Seoul, kota terbesar di Korea Selatan, ha...
Jerman Anggap Ekstremis Sayap Kanan sebagai Ancaman Keamanan Tertinggi
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Menteri Dalam Negeri Jerman mengatakan hari Kamis (9/7) bahwa ekstremisme sayap kanan merupakan anca...
Pengungsi Rohingya Tak Diizinkan Tinggalkan Pulau Kecuali Kembali ke Myanmar
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Lebih dari 300 pengungsi Rohingya tidak akan diizinkan meninggalkan pulau di Teluk Bengala kecuali m...
Langgar HAM di Xinjiang, 3 Pejabat Partai Komunis China Terkena Sanksi AS
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pemerintah Amerika hari Kamis (9/7) memberlakukan sanksi terhadap tiga pejabat senior Partai Komunis...
WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Cla...
Pemprov Jabar Irit Bicara Soal Kluster Secapa AD
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pemprov Jawa Barat tidak berkomentar banyak soal klaster baru penularan COVID-19 di Sekolah Calon Pe...
Pentagon: AS Tak Tahu Apakah Rusia Mengarahkan Serangan Taliban di Afghanistan
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Amerika Serikat percaya Rusia, di masa lalu memberikan dukungan kepada gerilyawan Taliban di Afghan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV