Lebih dari 100 Orang Terinfeksi Covid-19 Setelah Kebaktian di Gereja Frankfurt
Elshinta
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Lebih dari 100 Orang Terinfeksi Covid-19 Setelah Kebaktian di Gereja Frankfurt
DW.com - Lebih dari 100 Orang Terinfeksi Covid-19 Setelah Kebaktian di Gereja Frankfurt

Sekitar 40 kasus infeksi Covid-19 ditemukan di kota Frankfurt dan sekitarnya di Jerman, yang dikaitkan dengan ibadah di gereja Baptis yang dilangsungkan pada 10 Mei lalu.

"Sebagian besar dari mereka tidak terlalu sakit," kata Rene Gottschalk, kepala otoritas kesehatan Frankfurt kepada harian Tagesspiegel. "Menurut informasi kami saat ini, hanya satu orang yang dirawat di rumah sakit," tambahnya.

Di kota Frankurt di negara bagian Hessen, acara gereja sejak pertengahan Maret dilarang, sebagai bagian dari pembatasan kegiatan untuk meredam penyebaran virus corona. Namun sejak 1 Mei lalu, Hessen kembali mengizinkan acara keagamaan di tempat-tempat ibadah, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Masih belum jelas, apakah protokol kesehatan dilanggar, atau acara di gedung gereja memang memudahkan penularan Covid-19. Klaster infeksi baru dari tempat ibadah tidak hanya ditemukan di Frankfurt, melainkan juga di beberapa tempat lain.

Seluruhnya ada 107 kasus infeksi yang sekarang dilaporkan dari negara bagian Hessen yang berkaitan dengan acara di gedung gereja.

Infeksi ditelusuri dari Hanau

Setidaknya ada 16 kasus infeksi di kota Hanau, sekitar 25 kilometer di timur Frankfurt. Menurut penelusuran otoritas kesehatan Hanau, infeksi itu berasal dari acara kebaktian di gereja Bethaus pada 10 Mei.

"Ini kasus yang sangat dinamis," kata Antoni Walczok, kepala otoritas kesehatan Hanau, kepada harian Frankfurter Rundschau.

Karena kasus itu, kota Hanau kemudian membatalkan acara pertemuan dan salat bersama umat muslim mengakhiri masa puasa. Acara itu tadinya akan diadakan di sebuah stadion dengan sekitar 1.000 peserta dari beberapa organisasi Islam di kawasan sungai Rhein dan sungai Main. Hanau Claus Kaminsky mengatakan, acara kemudian dibatalkan karena risiko untuk penularan "terlalu tinggi."

"Protokol kesehatan ditaati"

Wakil Ketua Asosiasi Gereja Baptis wilayah Frankfurt, Wladimir Protzkau menerangkan, acara kebaktian pada 10 Mei di Hanau dilakukan dengan menaati protokol kesehatan. Dia mengatakan tidak ingat lagi, berapa orang yang ikut dalam acara kebaktian itu.

Semua protokol higienis dan aturan jaga jarak diikuti, kata Wladimir Protzkau. Dia sendiri tidak bisa menerangkan bagaimana penularan bisa terjadi. Gedung gereja sekarang ditutup dan semua acara dibatalkan.

Wakil Ketua Dinas Kesehatan Frankurt mengakui, sejauh ini tidak ada pembatasan jumlah orang yang boleh mengikuti acara kebaktian. Yang ditetapkan hanya aturan jaga jarak dan protokol higienis. Jadi dalam kasus kebaktian di gereja Baptis di Hanau, "tidak ada pelanggaran peraturan", tegasnya.

Aturan jaga jarak yang ditetapkan adalah 1,5 meter antara setiap orang. Selain itu, tempat-tempat ibadah harus menyediakan dispenser disinfektan dan tempat cuci tangan yang memadai. Para ahli menilai, kebaktian di gedung gereja bisa mempercepat penularan virus corona, jika umat menyanyi bersama. Di banyak gereja, kebaktian dilakukan tanpa nyanyian bersama, hanya diiringi musik atau lagu rekaman. (hp/gtp) (dpa, epd)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Boeing 747 Pensiun? Selamat Tinggal Jumbo Jet Pertama di Dunia
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
Boeing akan mengakhiri produksi pesawat dua tingkat 747 setelah 50 tahun beroperasi. Lebih dari 1.50...
Vaksin HIV/AIDS yang Efektif Melindungi Tidak Akan Ada?
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:48 WIB
Mengapa hingga kini vaksin HIV belum ditemukan? Padahal para ahli sudah menemukan virus penyebab men...
AS Secara Resmi Umumkan Keluar dari WHO di Tengah Pandemi
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:48 WIB
Amerika Serikat (AS) secara resmi memberi tahu Sekretaris Jenderal PBB tentang penarikan negaranya d...
Komisi Eropa: UE Akan Hadapi Resesi Ekonomi Lebih Suram dari Perkiraan Awal
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:48 WIB
Tahun ini ekonomi zona euro akan jatuh dalam resesi yang lebih suram dari perkiraan semula, dan pemu...
Tekanan Meningkat Bagi Angela Merkel di Jerman Untuk Tekan Cina Soal Hong Kong
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:48 WIB
Cina bergerak cepat setelah memberlakukan UU Keamanan Nasional yang kontroversial di Hong Kong mingg...
Rusia dan Cina Veto Perpanjangan Koridor Bantuan Kemanusiaan di DK PBB
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:48 WIB
Dua anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, Jerman dan Belgia, Selasa (7/7) mengajukan resolusi untu...
Banjir Jepang Tingkatkan Risiko Penyebaran Virus Corona
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:48 WIB
Dalam lima hari terakhir, lebih dari 1,2 juta penduduk Jepang terpaksa meninggalkan rumah mereka di ...
Inggris Beri Sanksi kepada Rusia, Saudi, dan ‘Uang Haram’ Mereka Lewat Magnitsky Act
Rabu, 08 Juli 2020 - 11:45 WIB
Rusia mengancam akan melakukan pembalasan setelah pemerintah Inggris menggunakan kekuatan hukum baru...
Pembatasan Haji: Frustrasi bagi Jemaah dan Kesulitan Ekonomi Arab Saudi
Rabu, 08 Juli 2020 - 11:45 WIB
Ibadah haji tahunan adalah kegiatan yang melibatkan jutaan manusia dan menjadi salah satu kerumunan ...
Pemerintah AS Akan Cabut Izin Tinggal Mahasiswa Asing di Program Kuliah Online
Rabu, 08 Juli 2020 - 11:45 WIB
"Siswa aktif yang saat ini berada di Amerika Serikatyang terdaftar dalam program semacam itu ha...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV