Melanggar Aturan Terkait Virus Corona, Siswa Asrama di Melbourne Dikeluarkan
Elshinta
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Melanggar Aturan Terkait Virus Corona, Siswa Asrama di Melbourne Dikeluarkan
ABC.net.au - Melanggar Aturan Terkait Virus Corona, Siswa Asrama di Melbourne Dikeluarkan

Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia

Sebanyak 24 siswa Trinity College, yang dikenal sebagai asrama bagi mahasiswa yang hendak studi di Melbourne University, telah dikeluarkan karena melanggar aturan physical-distancing.

  • Puluhan siswa asrama berkumpul, setelah negara bagian Victoria melonggarkan aturan
  • Kepala eksekutif Trinity College mengaku kecewa karena beberapa siswa tidak mematuhi aturan ketat
  • Siswa akan diizinkan untuk kembali ke asrama di kampus pada semester dua

Mereka ditemukan sedang berkerumun, Senin lalu (25/05/2020).

Menurut aturan yang berlaku, para siswa tidak diizinkan untuk keluar dari area kampus dan asrama dari tanggal 25 Maret dari 13 Mei, kecuali karena alasan medis yang mendesak.

Setelah negara bagian Victoria mulai secara hati-hati melonggarkan aturannya pekan lalu, Trinity College mulai mengizinkan lebih banyak siswa masuk.

Tapi mereka tetap harus menaati aturan, seperti sudah dites COVID-19 dengan hasil negatif dan mengikuti anjuran physical-distancing, sebelum melakukan kegiatan di luar.

Pernyataan tertulis dari kepala eksekutif Ken Hinchliff dan petugas keamanan Trinity College menggambarkan kekecewaan mereka melihat pelanggaran siswa atas peraturan yang berlaku.

"[...] Aturan ini dibuat untuk keselamatan mereka sendiri dan komunitas," bunyi pernyataan tersebut.

"Namun, kebanyakan mahasiswa telah mengikuti anjuran social-distancing sebagai bentuk dukungan terhadap Trinity College dalam memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa kami dan menciptakan lingkungan yang nyaman," seperti yang ditulis dalam pernyataan.

"Kebanyakan mahasiswa di area tempat tinggal [asrama] berasal dari luar Australia atau dengan latar belakang Aborigin."

Pihak kampus mengatakan 24 siswa telah dikeluarkan dari asrama dan akan diizinkan kembali masuk ketika semester kedua dimulai.

Selama tidak berada di area kampus, mereka akan tetap memiliki akses pada kegiatan pengajaran dan program dukungan kesehatan mental".

Menurut informasi yang diketahui ABC, 24 siswa ini semuanya berasal dari Melbourne.

Melbourne University memiliki 10 tempat tinggal di kampus, sementara menurut keterangan website, Trinity College menawarkan "program akademis berkualitas dan fokus yang jelas dalam membimbing mahasiswa mencapai kesuksesan".

Untuk tinggal di area diploma Trinity, siswa harus membayar minimal AU$31,955, sekitrar Rp313 juta, per tahunnya.

Banyak siswa yang dikeluarkan dari asrama selama satu semester sudah membayar biaya tinggal di diploma tersebut.

Namun, saldo uang untuk membayar makanan dan keperluan tinggal lainnya yang tidak mereka gunakan akan tetap digunakan setelah mereka kembali.

Ikuti perkembangan terkini soal pandemi virus corona di dunia lewat situs ABC Indonesia

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Agar Harga Makanan Tak Naik, Warga Australia Diserukan Bekerja di Perkebunan
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Warga Australia didesak untuk bekerja sebagai backpacker di negara mereka sendiri untuk mencegah bua...
Jakarta Tarik Rem Darurat, Warga Jerman Lebih Takut Trump Ketimbang Virus
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Angka penularan virus corona di Indonesia, termasuk di ibukota Jakarta terus meningkat yang membuat ...
Pemerintah Thailand Membayar Warganya Untuk Berlibur di Dalam Negeri
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Seperti banyak negara lain di dunia yang terkena dampak pandemi COVID-19, Thailand juga sedang berju...
Pemerintah Thailand Membayar Warganya Untuk Berlibur di Dalam Negeri
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Seperti banyak negara lain di dunia yang terkena dampak pandemi COVID-19, Thailand juga sedang berju...
Lockdown Diperpanjang, Pengusaha Asal Indonesia di Melbourne Mencoba Bertahan
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Perpanjangan lockdown di negara bagian Victoria, Australia, mulai berlaku hari Senin ini (14/09) ber...
Lockdown Diperpanjang, Pengusaha Asal Indonesia di Melbourne Mencoba Bertahan
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Perpanjangan lockdown di negara bagian Victoria, Australia, mulai berlaku hari Senin ini (14/09) ber...
Menanggapi Lockdown, Sejumlah Warga Melbourne Berdemo Soal Kebebasan
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Kepolisian di kota Melbourne menangkap 74 orang yang berpartisipasi dalam unjuk rasa "anti-lockdown"...
Menanggapi Lockdown, Sejumlah Warga Melbourne Berdemo Soal Kebebasan
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Kepolisian di kota Melbourne menangkap 74 orang yang berpartisipasi dalam unjuk rasa "anti-lockdown"...
Hanya 20 Persen Penderita COVID-19 di Australia Menunjukkan Gejala Demam
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Semakin banyak kasus COVID-19 membuat banyak pakar bisa mengetahui gejala utama dari mereka yang ter...
Hanya 20 Persen Penderita COVID-19 di Australia Menunjukkan Gejala Demam
Senin, 28 September 2020 - 10:31 WIB
Semakin banyak kasus COVID-19 membuat banyak pakar bisa mengetahui gejala utama dari mereka yang ter...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV