Iran: Pembatalan Keringanan Sanksi Nuklir AS Tidak Akan Berdampak
Elshinta
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Iran: Pembatalan Keringanan Sanksi Nuklir AS Tidak Akan Berdampak
VOA Indonesia - Iran: Pembatalan Keringanan Sanksi Nuklir AS Tidak Akan Berdampak
Iran menyatakan langkah AS untuk membatalkan keringanan sanksi-sanksi terakhir dari perjanjian nuklir 2015 tidak akan berdampak pada kegiatan nuklirnya. Seorang juru bicara Organisasi Energi Atom Iran mengemukakan dalam suatu pernyataan hari Kamis (28/5) bahwa pemerintahan presiden Donald Trump sedang berusaha “mengalihkan opini publik” dan bahwa tindakan AS tidak akan memberi tekanan bagi Iran. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, Rabu (27/5) mengumumkan bahwa keringanan, yang memungkinkan negara-negara lain mengerjakan proyek nuklir sipil Iran tanpa hukuman, tidak akan diperpanjang. Ia mengatakan Iran telah terlibat dalam brinkmanship, suatu kebijakan mendorong keadaan berbahaya sampai ambang batasnya, yang meningkatkan aktivitas nuklir dan bahwa tindakan-tindakan itu akan menyebabkan tekanan dan isolasi yang kian meningkat dari masyarakat dunia. AS mundur dari perjanjian nuklir pada tahun 2018 dan telah memberlakukan beberapa putaran sanksi ekonomi Iran telah mengeluh karena para penandatangan perjanjian itu, khususnya Inggris, Perancis Jerman dan Uni Eropa, tidak merealisasikan janji mereka untuk membantu Iran mengatasi sanksi-sanksi AS. Iran kemudian mengambil beberapa langkah yang bertentangan dengan janjinya dalam kesepakatan itu, termasuk meningkatkan cadangan uranium diperkayanya melampaui batas yang disepakati dan memperkaya uranium hingga kadar yang lebih tinggi. Perjanjian 2015 dimaksudkan untuk mengatasi tuduhan bahwa Iran sedang berupaya membuat senjata nuklir, dengan pembatasan-pembatasan yang dimaksudkan untuk mencegah Iran memiliki material yang diperlukan untuk program semacam itu. Iran menyatakan program nuklirnya hanya untuk kepentingan sipil seperti pembangkit tenaga listrik dan riset medis. [uh/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jepang Tegaskan Olimpiade Tokyo Tetap Berlangsung Tahun 2021
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Seorang juru bicara Olimpiade Tokyo, Kamis (9/7), mengatakan, pesta olahraga akbar yang tertunda itu...
YouTube Tak Perlu Ungkap Data Lengkap Tersangka Pencuri Hak Kekayaan Intelektual
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pengadilan tertinggi Uni Eropa, Kamis (9/7), memutuskan bahwa platform-platform online tidak perlu m...
Delegasi Militer AS Disambut Tes Corona di Thailand
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Delegasi Angkatan Darat AS, yang dipimpin Ketua Gabungan Kepala-kepala Staf Militer AS, Jenderal Jam...
Wali Kota Seoul Hilang Setelah Tinggalkan ‘Surat Wasiat’
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Anjing polisi dan drone dikerahkan untuk mencari wali kota Seoul, kota terbesar di Korea Selatan, ha...
Jerman Anggap Ekstremis Sayap Kanan sebagai Ancaman Keamanan Tertinggi
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Menteri Dalam Negeri Jerman mengatakan hari Kamis (9/7) bahwa ekstremisme sayap kanan merupakan anca...
Pengungsi Rohingya Tak Diizinkan Tinggalkan Pulau Kecuali Kembali ke Myanmar
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Lebih dari 300 pengungsi Rohingya tidak akan diizinkan meninggalkan pulau di Teluk Bengala kecuali m...
Langgar HAM di Xinjiang, 3 Pejabat Partai Komunis China Terkena Sanksi AS
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pemerintah Amerika hari Kamis (9/7) memberlakukan sanksi terhadap tiga pejabat senior Partai Komunis...
WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Cla...
Pemprov Jabar Irit Bicara Soal Kluster Secapa AD
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pemprov Jawa Barat tidak berkomentar banyak soal klaster baru penularan COVID-19 di Sekolah Calon Pe...
Pentagon: AS Tak Tahu Apakah Rusia Mengarahkan Serangan Taliban di Afghanistan
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Amerika Serikat percaya Rusia, di masa lalu memberikan dukungan kepada gerilyawan Taliban di Afghan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV