Robot Buatan Denmark Bantu Test Swab Virus Corona
Elshinta
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:16 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Robot Buatan Denmark Bantu Test Swab Virus Corona
DW.com - Robot Buatan Denmark Bantu Test Swab Virus Corona

Para peneliti di University of Southern Denmark mengumumkan, sukses membuat robot pertama yang bisa bekerja otomatis sepenuhnya mengambil sampel swab dari tenggorokan manusia untuk test Covid-19. Target pembuatan robot ini adalah untuk menggantikan pekerjaan penuh risiko dari para petugas kesehatan.

Peralatannya menggunakan lengan yang dibuat dengan teknik printer 3D, dan akan diganti setiap selesai mengambil satu sampel. Robot mengambil sampel swab dengan lengan sekali pakai yang didesain khusus, yang akan mengambil sampel dari lokasi yang tepat di tenggorokan.

Robot akan menjatuhkan “swab“ sampel ke sebuah botol dan menyegelnya dengan memutar tutup botol. Sebuah tim terdiri dari 10 ilmuwan bekerja nyaris tanpa jeda, untuk mengembangkan prototipenya secepat mungkin.

"Saya jadi orang pertama yang diambil sampelnya oleh robot ini“, ujar Profesor Thiusius Rajeeth Savarimuthu, pemimpin proyek tersebut dalam situs web universitas.

“Semua berjalan lancar. Saya duduk di sini, dan kagum, betapa lembutnya robot bertindak mendaratkan swab di titik pada tenggorokan, di mana seharusnya sampel diambil. Ini sukses besar“, ujar pimpinan tim ilmuwan pembuat robot itu.

Kurangi risiko petugas kesehatan

Temuan tim SDU itu bertujuan membantu mengurangi pekerjaan yang monoton oleh petugas kesehatan. Tapi lebih penting lagi, untuk mereduksi risiko tertular saat melakukan pengambilan sampel cairan tenggorokan untuk dites virus corona.

Tim ilmuwan Denmark mengetahui adanya kebutuhan peralatan semacam itu, setelah melakukan percakapan dengan rekannya, tim periset dari Odense University Hospital. Kim Brixen direktur medis rumah sakit itu mengatakan, akan banyak keuntungannya, karena robot tidak pernah merasa lelah dan bosan dengan tugas monoton.

“Saat ini para pekerja kesehatan profesional yang bertugas melakukan swab tenggorokan untuk tes Covid-19. Kondisi kerjanya sangat berat“, ujar Brixen. Tugas menuntut jam kerja lebih panjang dan pekerjaannya monoton. “Padahal para petugas kesehatan itu juga sangat dibutuhkan untuk fungsi lain yang lebih penting“, tambah direktur medis rumah sakit Odense itu.

Robot prototipe untuk melakukan swab pengambilan sampel cairan tenggorokan pasien diharapkan sudah bisa dioperasikan akhir Juni mendatang. Direncanakan, robot ini sudah bisa diproduksi massal dan dipasarkan akhir tahun ini, di saat kemungkinan gelombang kedua virus corona menyerang.

Teknologi ini juga diprediksi bisa diadaptasi untuk membantu test virus lainnya, seperti misalnya influenza.

(as/gtp)



Ilmuwan Denmark membuat robot yang bisa melakukan pengambilan sampel tes Covid-19. Tujuannya untuk menggantikan petugas manusia, agar tidak tertular virus saat bekerja monoton dan penuh risiko mengambil sampel.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Klaim Vaksin Johnson & Johnson Efektif Melawan Varian Delta
Senin, 26 Juli 2021 - 08:48 WIB
Perusahaan farmasi yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Johnson & Johnson, mengungkapkan bahwa...
Usai Pecahkan Rekor Suhu Terpanas, Desa Kanada Hangus Dilalap Api
Senin, 26 Juli 2021 - 08:48 WIB
Setelah didera gelombang panas mematikan selama tiga hari berturut-turut, warga Lytton di Kanada seb...
Pemain Game Profesional: Kaya Tapi Hadapi Risiko
Senin, 26 Juli 2021 - 08:48 WIB
Main game semakin disukai untuk rileks, untuk bersosialisasi dan untuk beralih dari kesibukan sehari...
Membujur di Tepian Laut, Kota-kota Pesisir Hadapi Ancaman Mematikan
Senin, 26 Juli 2021 - 08:48 WIB
Pesisir laut selama berabad-abad jadi pusat lalu lintas perdagangan antar negara, pembangunan, dan p...
Uni Eropa Bersiap Akhiri Produksi Kendaraan Berbahan Bakar Fosil
Senin, 26 Juli 2021 - 08:48 WIB
Masa operasional mobil bermesin bahan bakar minyak bumi di Eropa sepertinya tinggal menghitung hari....
Mahasiswa Indonesia Teliti Pengolahan Air di Jerman
Senin, 26 Juli 2021 - 08:48 WIB
Sebenarnya Eliezer Justinus Kurnia tidak punya rencana untuk berkuliah di Jerman, setelah tamat S1 d...
PBB Desak Negara-negara Serius Tangani Isu Perbudakan dan Rasisme Masa Lalu
Senin, 26 Juli 2021 - 08:48 WIB
Komisaris Tinggi Hak Asasi Mansuia PBB Michelle Bachelet mendesak negara-negara untuk mengambil &quo...
Jangan Menyerah, Ayo Berbagi Cerita Perjuangan Hadapi Pandemi
Senin, 26 Juli 2021 - 08:48 WIB
Di masa-masa awal pandemi COVID-19, Harpini Winastuti, 85, duduk diam termenung di rumahnya. Saat it...
Membaca Kembali Kemerdekaan Timor Leste
Senin, 26 Juli 2021 - 08:48 WIB
Dari pembicaraan di dataran tinggi Dieng yang beriklim sejuk dan rumah bagi sekian banyak candi-cand...
Berkisah Tentang Anne Frank, Debut Film Animasi di Festival Film Cannes
Senin, 26 Juli 2021 - 08:48 WIB
Buku Harian Anne Frank, kisah pencurahan harapan dan impian seorang gadis muda Yahudi ketika bersemb...
Live Streaming Radio Network