Serukan Wudhu dengan Wiski dan Vodka, Aktor Maroko Dituduh Menista Agama
Elshinta
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:16 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Serukan Wudhu dengan Wiski dan Vodka, Aktor Maroko Dituduh Menista Agama
DW.com - Serukan Wudhu dengan Wiski dan Vodka, Aktor Maroko Dituduh Menista Agama

Aktor Maroko, Rafik Boubker, yang berusia 47 tahun ditahan setelah videonya beredar di media sosial. Ia dituduh "dalam keadaan sadar, membuat pernyataan menghujat terhadap Islam dan menyerang kesucian ibadah,” kata pasukan keamanan nasional DGSN, demikian dikutip dari AFP.

Dalam video itu, ia dituding menghina para imam, menyerukan untuk melakukan wudhu dengan "wiski dan vodka" dan memuji khasiat alkohol agar bisa "terhubung dengan Tuhan".

Media Al Araby memberitakan, video yang dimaksud dipublikasikan lewat Instagram Live. Ia tampak mabuk di dalam video tersebut. Kata-kata yang ia ucapkan memicu reaksi kemarahan di Maroko.

Islam adalah agama resmi negara di Maroko, dan sementara minum alkohol dilarang bagi umat Islam, yang sebagian besar pelanggarannya ditoleransi. Minuman beralkohol tersedia di beberapa toko, bar dan restoran, kecuali selama bulan suci Ramadan yang baru saja berakhir, demikian dilansir dari AFP.

DGSN mengatakan dalam sebuah pernyataan yang bahwa pihaknya telah membuka penyelidikan pengadilan setelah menerima "sejumlah keluhan", dan akhirnya aktor tersebut ditahan.

Boubker, yang telah berperan dalam beberapa film terkenal Maroko termasuk "Jalan Menuju Kabul", meminta maaf atas apa yang disebutnya "komentar yang tidak pantas" dalam sebuah video baru yang dipasang di akun Instagram pada hari Selasa (26/05).

Dikutip dari Al Araby, dalam video permohonan maafnya ia mengatakan sedang tidak merasa waras saat video itu dibuat dan ia pun seorang muslim. "Saya tidak dalam kondisi sadar. Saya hanya ingin membuat lelucon," katanya. Namun menurut media Al Araby, proses hukum terhadap dirinya tetap berlanjut.

Dia terancam hukuman enam bulan hingga dua tahun penjara dan denda senlai 20.000 hingga 200.000 dirham atau setara 29 juta hingga 290 juta rupiah.

Juga terjadi di Tunisia

Sementara itu, kelompok hak asasi Amnesty International mendesak pejabat berwenang di Tunisia untuk membatalkan semua tuduhan terhadap seorang mahasiswa bernama Emna Chargui, yang menghadapi dakwaan di persidangan karena dituduh menyerang Islam di Facebook.

Chargui dituntut setelah dia berbagi posting tentang virus corona baru, menyindir dengan gaya Alquran. Tuduhan yang dihadapinya adalah menyerang kesucian agama, menyerang moralitas dan menghasut kekerasan, ujar pengacara Ines Trabelsi kepada AFP pada awal Mei lalu.

"Penuntutan Emna adalah ilustrasi lain tentang bagaimana, terlepas dari kemajuan demokratis di Tunisia, pihak berwenang terus menggunakan hukum represif untuk merusak kebebasan berekspresi," kata wakil direktur Amnesty untuk Afrika Utara, Amna Guellali.

Tuduhan itu diajukan berdasarkan Pasal 6 konstitusi pascarevolusi Tunisia, yang mengamanatkan negara untuk membela agama, kata pengacara Trabelsi.

Konstitusi 2014 – adalah produk dari kompromi bersejarah antara partai-partai sekuler dan keagamaan Tunisia – untuk menjamin kebebasan berkeyakinan dan sanubari, sembari mengikat negara untuk "melindungi yang suci dan mencegahnya dirusak".

"Kita tidak dapat menerima bahwa seseorang menghadapi hukuman penjara hingga tiga tahun hanya karena berbagi posting satir di Facebook," kata Guellali.

AI mengatakan mahasiswa berusia dua puluhan itu telah menerima ancaman pembunuhan dan AI menuding pemerintah Tunisia gagal bertindak.

"Kami menyerukan kepada pihak berwenang untuk segera mengakhiri penuntutannya, menyelidiki ancaman kematian dan pemerkosaan yang telah ia terima, dan memastikan ia dilindungi," pungkas Guellali.

ap/rzn (AFP, Al Araby)



Seorang aktor Maroko ditahan dengan pasal penistaan agama lantaran dituduh melecehkan Islam dalam videonya. Amnesty International mendesak kejaksaan mencabut tuduhan serupa terhadap seorang pelajar di Tunisia.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Larangan Penyembelihan Tanpa Pembiusan, Ancaman Bagi Kebebasan Beragama di Eropa
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Hari Rabu (8/7) para hakim Mahkamah Eropa di Luxembourg membahas salah satu elemen utama identitas E...
Setengah Tahun Virus Corona, Apa yang Sejauh Ini Diketahui
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Setengah tahun lalu, di paruhan kedua bulan Januari, pemerintah Cina untuk pertama kalinya mengumumk...
Wabah Sampar yang Terlupakan tapi Belum Musnah
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Cina melaporkan satu kasus penyakit sampar pada seorang pemburu di kawasan Mongolia Dalam di provins...
Australia Tawarkan Perpanjangan Visa dan Perlindungan Bagi Warga Hong Kong
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada hari Kamis (09/07) mengatakan pemerintahnya akan mempe...
Dewan Keamanan PBB Tolak Rancangan Rusia Untuk Bantuan Kemanusiaan Suriah
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Anggota Dewan Keamanan PBB pada hari Rabu (9/7) menolak rancangan resolusi Rusia soal koridor bantua...
John Bolton: Trump Gagal ‘Menghargai‘ Sepenuhnya Kepresidenan AS
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Empat bulan sebelum pemilihan presiden AS, sejumlah survei menunjukkan Donald Trump sedang mengalami...
Bisakah India Ciptakan Vaksin yang Siap Pakai Bulan Agustus?
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB
Pekan lalu, Direktur Dewan Penelitian Medis India (ICMR), Balram Bhargava, memerintahkan 12 rumah sa...
Boeing 747 Pensiun? Selamat Tinggal Jumbo Jet Pertama di Dunia
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:49 WIB
Boeing akan mengakhiri produksi pesawat dua tingkat 747 setelah 50 tahun beroperasi. Lebih dari 1.50...
Vaksin HIV/AIDS yang Efektif Melindungi Tidak Akan Ada?
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:48 WIB
Mengapa hingga kini vaksin HIV belum ditemukan? Padahal para ahli sudah menemukan virus penyebab men...
AS Secara Resmi Umumkan Keluar dari WHO di Tengah Pandemi
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:48 WIB
Amerika Serikat (AS) secara resmi memberi tahu Sekretaris Jenderal PBB tentang penarikan negaranya d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV