Studi Gilead: Remdesivir Bantu Obati Sebagian Pasien Covid-19
Elshinta
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:16 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Studi Gilead: Remdesivir Bantu Obati Sebagian Pasien Covid-19
VOA Indonesia - Studi Gilead: Remdesivir Bantu Obati Sebagian Pasien Covid-19
Obat anti virus remdesivir memperlihatkan hasil baik bagi penderita Covid-19 moderat dalam uji coba fase akhir, kata pengembang obat itu Senin (1/6). Gilead Science, Inc. mengumumkan hari Senin (1/6) bahwa uji coba yang dilakukannya menunjukkan bahwa para pasien dalam kelompok yang mendapat obat remdesivir selama lima hari, 65 persen mengalami kemajuan pada hari ke-11 dibandingkan dengan pasien yang mendapat perawatan standar. "Hasil-hasil hari ini memperlihatkan bahwa ketika mengobati penyakit yang moderat, dosis remdesivir lima hari bisa menghasilkan kemajuan klinis yang lebih besar dibandingkan perawatan standar, semakin menambah banyak bukti manfaat remdesivir," kata Dr. Merdad Parsey, pimpinan Gilead. Sebuah studi lain dari Institut Kesehatan Nasional mendapati bahwa obat itu mengurangi tingkat rawat inap sebanyak 31 persen, dibanding pasien yang mendapat plasebo. Jepang adalah satu-satunya negara yang telah menyetujui secara formal penggunaan remdesivir sebagai pengobatan pada penderita Covid-19 yang moderat. Badan Pangan dan Obat-obatan AS (FDA) memberi remdesivir Otorisasi Penggunaan Darurat untuk merawat pasien rumah sakit yang terkena Covid-19 parah. FDA mencermati studi-studi ini, dan obat itu masih belum mendapat ijin resmi. [vm/ii]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pejabat Tinggi Intelijen AS Beri Kesaksian di Kongres soal Tuduhan Hadiah Rusia
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Pejabat-pejabat tinggi intelijen Amerika memberikan keterangan kepada para anggota penting Kongres h...
Longsor di Tambang Batu Giok Myanmar, Sedikitnya 160 Tewas
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sedikitnya 160 pekerja di sebuah tambang batu giok di Myanmar utara hari Kamis meninggal akibat tana...
Tokyo Alami Lonjakan Terbesar Kasus Covid-19 dalam 2 Bulan
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Para pejabat di ibu kota Jepang hari Kamis (2/7) melaporkan 197 kasus baru Covid-19 terkonfirmasi, j...
Fasilitas Nuklir Iran di Natanz Terbakar
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Kebakaran terjadi di fasilitas nuklir Iran di Natanz, Kamis pagi (2/7). Insiden ini tepatnya terjadi...
Tunangan Khashoggi Berharap Pengadilan Turki Ungkap Bukti Baru
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sebuah pengadilan Turki pada 3 Juli akan memulai persidangan terhadap 20 pejabat Arab Saudi yang did...
Indonesia akan Produksi Sendiri Vaksin Covid-19
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Indonesia akan memproduksi vaksin virus corona untuk memenuhi keperluannya sendiri karena adanya kek...
Senat AS Setujui RUU yang Menarget Entitas terkait UU Keamanan Hong Kong
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Senat Amerika hari Kamis (2/7) menyetujui RUU yang akan menghukum individu atau perusahaan yang mela...
Trump Banggakan Kinerja Tangani Covid-19, Jumlah Kasus di AS Terus Melonjak
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sementara Amerika terus mengalami rekor harian infeksi baru COVID-19, Presiden Amerika Donald Trump ...
Sejken PBB: Covid-19 Tantangan bagi Perdamaian dan Keamanan Global
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan Kamis (2/7) bahwa pandemi virus corona sang...
UU Keamanan Berlaku di Hong Kong, Ratusan Demonstran Ditangkap
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sekitar 370 demonstran ditangkap di Hong Kong pada Rabu setelah ribuan memrotes Undang-Undang (UU) K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV