Perancis Rilis Aplikasi Pelacak StopCovid
Elshinta
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:37 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Perancis Rilis Aplikasi Pelacak StopCovid
VOA Indonesia - Perancis Rilis Aplikasi Pelacak StopCovid
Warga Perancis menjadi warga pertama yang bisa mengunduh aplikasi StopCovid yang disponsori pemerintah ketika pemerintah mulai melacak kontak virus corona. Peluncuran aplikasi kesehatan masyarakat StopCovid hari Selasa bertepatan dengan fase ketiga dari rencana pembukaan kembali oleh pemerintah, di mana restoran, sekolah menengah dan universitas kembali menyambut siswa dan pelanggan. Virus corona telah merenggut hampir 29.000 nyawa warga Perancis. Dengan menggunakan sinyal Bluetooth dari ponsel, aplikasi itu bisa mengumpulkan keberadaan pengguna anonim terdekat. Jika seseorang diuji positif, aplikasi akan memberi tahu mereka yang memiliki kontak dekat selama minimal 15 menit sehingga mereka bisa melakukan protokol kesehatan yang tepat. Negara-negara Uni Eropa lainnya sedang mengembangkan aplikasi serupa dengan harapan akan mengurangi gejolak COVID-19 ketika ekonomi blok itu mulai dibuka kembali. Saluran televisi Euronews pada Mei melaporkan benua itu berselisih mengenai praktik terbaik untuk aplikasi di seluruh Eropa, dengan Swiss dan Spanyol keluar dari inisiatif itu karena masalah privasi dan Jerman mencari bantuan dari raksasa teknologi Apple dan Google. Perancis dan Inggris dilaporkan menolak dukungan eksternal dan lebih memilih untuk mengembangkan infrastruktur teknologi mereka sendiri. Sistem Perancis berbeda dari perangkat lunak yang dikembangkan bersama oleh Apple dan Google yang menyimpan informasi pengguna pada server terpusat yang dikelola pemerintah, daripada menyimpan data secara langsung di ponsel. Pemerintah Prancis menyangkal klaim dari para pengecam bahwa aplikasi tersebut menyerupai pemantauan oleh negara. [my/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pejabat Tinggi Intelijen AS Beri Kesaksian di Kongres soal Tuduhan Hadiah Rusia
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Pejabat-pejabat tinggi intelijen Amerika memberikan keterangan kepada para anggota penting Kongres h...
Longsor di Tambang Batu Giok Myanmar, Sedikitnya 160 Tewas
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sedikitnya 160 pekerja di sebuah tambang batu giok di Myanmar utara hari Kamis meninggal akibat tana...
Tokyo Alami Lonjakan Terbesar Kasus Covid-19 dalam 2 Bulan
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Para pejabat di ibu kota Jepang hari Kamis (2/7) melaporkan 197 kasus baru Covid-19 terkonfirmasi, j...
Fasilitas Nuklir Iran di Natanz Terbakar
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Kebakaran terjadi di fasilitas nuklir Iran di Natanz, Kamis pagi (2/7). Insiden ini tepatnya terjadi...
Tunangan Khashoggi Berharap Pengadilan Turki Ungkap Bukti Baru
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sebuah pengadilan Turki pada 3 Juli akan memulai persidangan terhadap 20 pejabat Arab Saudi yang did...
Indonesia akan Produksi Sendiri Vaksin Covid-19
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Indonesia akan memproduksi vaksin virus corona untuk memenuhi keperluannya sendiri karena adanya kek...
Senat AS Setujui RUU yang Menarget Entitas terkait UU Keamanan Hong Kong
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Senat Amerika hari Kamis (2/7) menyetujui RUU yang akan menghukum individu atau perusahaan yang mela...
Trump Banggakan Kinerja Tangani Covid-19, Jumlah Kasus di AS Terus Melonjak
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sementara Amerika terus mengalami rekor harian infeksi baru COVID-19, Presiden Amerika Donald Trump ...
Sejken PBB: Covid-19 Tantangan bagi Perdamaian dan Keamanan Global
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan Kamis (2/7) bahwa pandemi virus corona sang...
UU Keamanan Berlaku di Hong Kong, Ratusan Demonstran Ditangkap
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sekitar 370 demonstran ditangkap di Hong Kong pada Rabu setelah ribuan memrotes Undang-Undang (UU) K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV