AS Tindak Kapal Tanker Minyak Venezuela
Elshinta
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:37 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
AS Tindak Kapal Tanker Minyak Venezuela
VOA Indonesia - AS Tindak Kapal Tanker Minyak Venezuela
Amerika, Selasa (2/5) kembali memperketat tindakannya terhadap Venezuela dengan memberlakukan sanksi pada perusahaan pelayaran yang membantu rejim Maduro mengekspor minyak. Departemen Keuangan AS menindak empat perusahaan, dengan mengatakan "tidak bisa diterima" bahwa perusahaan-perusahaan ini terus mengirim minyak mentah "untuk kepentingan rezim tidak sah Presiden Nicolas Maduro." "Amerika akan terus menarget mereka yang mendukung rezim korup ini dan berkontribusi pada penderitaan rakyat Venezuela," kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam sebuah pernyataan. Langkah itu adalah yang terbaru dari serangkaian sanksi AS yang menarget pejabat Venezuela dan ekspor minyak, untuk menekan Maduro dan membuat Caracas kehilangan pendapatan vital. Negara ini, pendapatannya hampir sepenuhnya bergantung pada ekspor minyak tetapi produksinya telah turun ke sekitar seperempat dari tingkat 2008 ketika Venezuela memasuki resesi tahun keenam. Pemerintah Maduro menyalahkan sanksi AS menyebabkan hilangnya produksi termasuk sanksi yang dikenakan terhadap perusahaan minyak negara PDVSA, tetapi banyak analis mengatakan rezim Maduro gagal berinvestasi atau mempertahankan infrastruktur. [my/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pejabat Tinggi Intelijen AS Beri Kesaksian di Kongres soal Tuduhan Hadiah Rusia
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Pejabat-pejabat tinggi intelijen Amerika memberikan keterangan kepada para anggota penting Kongres h...
Longsor di Tambang Batu Giok Myanmar, Sedikitnya 160 Tewas
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sedikitnya 160 pekerja di sebuah tambang batu giok di Myanmar utara hari Kamis meninggal akibat tana...
Tokyo Alami Lonjakan Terbesar Kasus Covid-19 dalam 2 Bulan
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Para pejabat di ibu kota Jepang hari Kamis (2/7) melaporkan 197 kasus baru Covid-19 terkonfirmasi, j...
Fasilitas Nuklir Iran di Natanz Terbakar
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Kebakaran terjadi di fasilitas nuklir Iran di Natanz, Kamis pagi (2/7). Insiden ini tepatnya terjadi...
Tunangan Khashoggi Berharap Pengadilan Turki Ungkap Bukti Baru
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sebuah pengadilan Turki pada 3 Juli akan memulai persidangan terhadap 20 pejabat Arab Saudi yang did...
Indonesia akan Produksi Sendiri Vaksin Covid-19
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Indonesia akan memproduksi vaksin virus corona untuk memenuhi keperluannya sendiri karena adanya kek...
Senat AS Setujui RUU yang Menarget Entitas terkait UU Keamanan Hong Kong
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Senat Amerika hari Kamis (2/7) menyetujui RUU yang akan menghukum individu atau perusahaan yang mela...
Trump Banggakan Kinerja Tangani Covid-19, Jumlah Kasus di AS Terus Melonjak
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sementara Amerika terus mengalami rekor harian infeksi baru COVID-19, Presiden Amerika Donald Trump ...
Sejken PBB: Covid-19 Tantangan bagi Perdamaian dan Keamanan Global
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan Kamis (2/7) bahwa pandemi virus corona sang...
UU Keamanan Berlaku di Hong Kong, Ratusan Demonstran Ditangkap
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:15 WIB
Sekitar 370 demonstran ditangkap di Hong Kong pada Rabu setelah ribuan memrotes Undang-Undang (UU) K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV