Ulama Terkemuka Saudi Serukan Perangi Antisemitisme
Elshinta
Senin, 15 Juni 2020 - 06:23 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Ulama Terkemuka Saudi Serukan Perangi Antisemitisme
DW.com - Ulama Terkemuka Saudi Serukan Perangi Antisemitisme

Baru-baru ini ulama terkemuka Arab Saudi, Mohammad al-Issa dianugerahi penghargaan oleh Combat Antisemistism Movement dan American Sephardi Federation, dalam sebuah upacara secara virtual yang merayakan para pemimpin muslim yang memerangi antisemitisme dan rasisme.

"Memerangi antisemitisme adalah kewajiban agama dan kewajiban moral," kata Issa kepada AFP dari ibu kota Saudi, Riyadh.

Mantan menteri kehakiman Arab Saudi itu bersumpah bahwa Liga Muslim Dunia akan "terus melanjutkan upaya tersebut sampai tidak ada lagi antisemitisme dan rasisme."

Organisasi ini didanai oleh negara petrodolar Arab Saudi dan dipandang sebagai perpanjangan tangan diplomatik kerajaan, serta instrumen Wahabisme, doktrin yang dipegang kelompok Sunni.

Konflik politik telah menyebabkan ketegangan antara Islam dan Yudaisme, ujar Issa seraya menyerukan orang-orang untuk mengesampingkan perbedaan seperti itu.

"Pandangan politik berubah seiring waktu tetapi nilai-nilai kita, moral kita seharusnya tidak pernah berubah," katanya.

Kunjungan ke Auschwitz

Ulama Saudi itu dipuji pada bulan Januari oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, karena berkunjung ke Polandia untuk ambil bagian dalam acara yang menandai 75 tahun pembebasan kamp Auschwitz.

"Ini adalah pertanda lain dari perubahan sikap badan-badan Islam dan, tentu saja, negara-negara Arab terhadap Holocaust dan orang-orang Yahudi," kata Netanyahu pada saat itu.

Mengunjungi kamp Nazi di masa Perang Dunia II, di mana lebih dari satu juta orang yang terbunuh adalah kaum Yahudi, menandai titik balik bagi Issa. "Kami pergi ke Auschwitz untuk memberi tahu dunia bahwa kami menentang kejahatan ini dan agar hal itu tidak terulang lagi," katanya.

Israel tingkatkan hubungan di kawasan Teluk

Pemerintahan di Riyadh tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, tetapi keduanya memiliki musuh bersama, Iran.

Kedua negara itu menuduh pemerintahan di Teheran ingin memperluas pengaruhnya di Timur Tengah dan mengembangkan senjata nuklir.

Sementara Mesir dan Yordania memiliki hubungan dengan tetangganya Israel, negara-negara Arab lainnya menetapkan perjanjian damai dengan Palestina sebagai syarat normalisasi hubungan.

Namun pemerintah Netanyahu telah berupaya meningkatkan hubungan dengan negara-negara Teluk pada khususnya. Pejabat Israel yang muncul di acara-acara olahraga di Uni Emirat Arab.

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpendapat bahwa hubungan diplomatik lebih lanjut antara Israel dan negara-negara Arab akan meningkatkan prospek perdamaian dengan Palestina.

ap/as(afp)



Ulama terkemuka Arab Saudi, Syekh Mohammad al-Issa, berpandangan bahwa memerangi antisemitisme adalah tugas keagamaan, demikian pendekatan ketua Liga Muslim Dunia yang mendapat penghargaan dari kelompok-kelompok Yahudi. 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tanya Jawab bersama Presenter Inovator
Senin, 28 September 2020 - 10:51 WIB
Pria berhobi travelling ini, sebenarnya memiliki cita-cita menjadi petualang. Waktu kecil ia suka se...
Stasiun TV di Indonesia Yang Menyiarkan Inovator
Senin, 28 September 2020 - 10:51 WIB
ICTA TV - Indonesia Cable TV Association : setiap Senin dan Rabu pukul 06:00 / Jumat 14:00 / Minggu ...
Ikuti #KuisInovator dan Menangkan iPod dan Suvenir DW
Senin, 28 September 2020 - 10:51 WIB
"Inovator" adalah program televisi DW Indonesia yang menyajikan berbagai informasi tentang...
Fakta Menakjubkan Seputar Pepohonan
Senin, 28 September 2020 - 10:51 WIB
Pepohonan menyerap karbon dari atmosfer, menjadi rumah bagi satwa dan meningkatkan kesejahteraan men...
Jejak Peninggalan Yahudi yang Kian Meredup di Irak
Senin, 28 September 2020 - 10:51 WIB
Di seluruh Irak, akar Yahudi tertanam begitu dalam. Nabi Ibrahim atau Abraham dalam teks-teks teolog...
Dengan Protokol Kesehatan,  Abrahamsfest ke-20 Digelar di Recklinghausen
Senin, 28 September 2020 - 10:51 WIB
Puluhan acara termasuk kampanye, musik dan lokakarya diselenggarakan mulai pekan ini hingga tanggal ...
Bangun Kebersamaan, Waligereja Jerman Usulkan Hari Libur Antaragama
Senin, 28 September 2020 - 10:51 WIB
„Adanya hari kebersamaan dan refleksi di hari tersebut akan baik untuk Jerman,“ ujar Pre...
Giacomo Casanova, Bukan Sekadar Perayu Ulung dari Venesia
Senin, 28 September 2020 - 10:51 WIB
Siang itu 12 September 1755, tanpa diberitahu akan kesalahan dan pelanggaran yang telah dilakukannya...
Pembatasan COVID-19 Dilonggarkan, Beberapa Keluarga di Irak Makamkan Ulang Kerabat
Senin, 28 September 2020 - 10:51 WIB
Mohammad al-Bahadli menggali pasir di tengah gurun yang panas di Irak dengan tangan kosong untuk men...
Banyak Penguasa Otoriter Arab Akan Senang Kalau Donald Trump Menang Pilpres Lagi
Senin, 28 September 2020 - 10:51 WIB
"Di mana diktator favorit saya?" kata Donald Trump dalam KTT G7 tahun lalu ketika mencari ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV