George Floyd: Pria kulit hitam selamatkan pria kulit putih dari amukan massa - 'Kami mencegah seseorang terbunuh'
Elshinta
Selasa, 16 Juni 2020 - 05:13 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
George Floyd: Pria kulit hitam selamatkan pria kulit putih dari amukan massa - 'Kami mencegah seseorang terbunuh'
BBC - George Floyd: Pria kulit hitam selamatkan pria kulit putih dari amukan massa - 'Kami mencegah seseorang terbunuh'
Patrick Hutchinson menggotong seorang lelaki kulit putih Hak atas foto Reuters
Image caption Patrick Hutchinson saat menyelamatkan pria kulit putih dari amukan massa.

Seorang pengunjuk rasa 'Black Lives Matter' kedapatan menggendong seorang pria kulit putih ke tempat aman setelah terjadi bentrokan antardemonstran di London. Dia mengatakan dirinya dan temannya melakukan hal itu guna "mencegah seseorang tewas terbunuh"

Patrick Hutchinson mendapat pujian setelah fotonya memboyong seorang pria kulit putih, Sabtu (13/06) lalu, menjadi viral.

Dia bercerita kepada BBC tentang cerita di balik foto tersebut. Menurutnya, situasi saat itu "tidak akan berakhir dengan baik" tanpa bantuan mereka.

"Saya menggendongnya ke tempat pemadam kebakaran dan menggiringnya keluar," katanya.

Sejumlah aksi damai anti-rasisme berlangsung di London dan sejumlah kota lainnya di Inggris, Sabtu (13/06) lalu.

Tapi kelompok-kelompok lain, termasuk aktivis sayap kanan, juga ikut berkumpul di ibu kota. Lebih dari 100 orang ditangkap setelah aksi berujung ricuh, dan polisi mendapat serangan.

Berbicara tentang foto tersebut, Hutchinson mengatakan: "Kami melakukan apa yang seharusnya kami lakukan. Kami mencegah seseorang tewas terbunuh."

Image caption Patrick Hutchinson saat berbincang dengan BBC mengatakan bahwa ia sedang berusaha menghentikan agar seseorang tidak terbunuh setelah aksi unjuk rasa berujung ricuh.

Dalam peristiwa itu, pelatih fisik privat yang telah menjadi seorang kakek ini sedang berkumpul bersama teman-temannya ketika salah seorang dari mereka melihat keributan di sebuah tangga dekat Southbank Centre, kawasan Waterloo.

"Lelaki itu terkapar di atas lantai, dan sekelompok orang ini [merujuk pada teman-temannya] bergegas masuk, mencegah agar dia tidak diinjak-injak.

"Mereka membentuk pagar penghalang di sekelilingnya, dan saya adalah orang terakhir yang masuk. Saya memboyongnya ke tempat pemadam kebakaran dan menggiringnya keluar bersama orang-orang di sekitar saya. Mereka melindungi saya dan pria ini dari amukan."

Dia mengatakan, orang-orang masih berusaha untuk memukul lelaki tersebut saat dia digotong meninggalkan tempat kejadian.

"Saya hanya memikirkan seorang manusia tergeletak di atas lantai. Itu tidak akan berakhir dengan baik, jika kita tidak turun tangan," kata Hutchinson. "Saya tak punya pikiran macam-macam, selain untuk menyelamatkan."

Ribuan individu telah turun ke jalan di berbagai kota di dunia setelah seorang pria Afrika-Amerika, George Floyd, tewas bulan lalu. Sebelum tutup usia, lehernya ditekan dengan lulut seorang polisi selama sembilan menit.

Empat polisi yang terlibat, sudah dipecat dan didakwa atas kematian George Floyd.

Dalam wawancara terpisah dengan Channel 4 News, Hutchinson mengatakan bahwa George Floyd masih bisa hidup sampai hari ini, jika ada polisi lain ikut campur menghentikan aksi kekerasan empat polisi terhadap Floyd. Hal serupa yang telah Hutchinson dan teman-temannya lakukan, Sabtu kemarin.

Pierre Noah adalah pengunjuk rasa yang ikut membantu Hutchinson menyelamatkan pria kulit putih selama bentrok antara pengunjuk rasa terjadi.

Noah, yang bekerja sebagai pengawal, mengatakan kepada BBC: "Saya telah menyelamatkan dua nyawa di sana. Saya menyelamatkan seorang lelaki yang sudah terdesak dan babak belur. Dan saya juga menyelamatkan anak-anak muda yang menyerangnya dari hukuman seumur hidup."

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV