YouTube Tak Perlu Ungkap Data Lengkap Tersangka Pencuri Hak Kekayaan Intelektual
Elshinta
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
YouTube Tak Perlu Ungkap Data Lengkap Tersangka Pencuri Hak Kekayaan Intelektual
VOA Indonesia - YouTube Tak Perlu Ungkap Data Lengkap Tersangka Pencuri Hak Kekayaan Intelektual
Pengadilan tertinggi Uni Eropa, Kamis (9/7), memutuskan bahwa platform-platform online tidak perlu mengungkap data pribadi lengkap, termasuk alamat email, nomor telepon dan alamat IP para penggunanya yang secara ilegal mengunggah film-film atau materi-materi lain yang dilindungi hak cipta. Kasus itu berakar dari permohonan seorang distributor film Jerman agar YouTube mengungkap rinci para penggunanya yang mengunggah film "Parker" dan film "Scary Movie 5" di YouTube. YouTube dan perusahaan induknya, Google, menolak permohonan distributor itu untuk mengungkap alamat email, nomor telepon dan alamat IP yang digunakan tersangka. Pengadilan Federal Jerman merujuk kasus itu ke Mahkamah Eropa (ECJ), yang kemudian memutuskan bahwa platform-platform online seperti YouTube hanya perlu mengungkap alamat pos sesuai hukum Eropa terkait hak atas kekayaan intelektual. “Ketika sebuah film secara ilegal diunggah ke platform online, seperti YouTube, pemegang hak cipta, sesuai pedoman penegakan hak-hak atas kekayaan intelektual, dapat meminta operator untuk hanya menyediakan alamat pos, bukan alamat email, alamat IP, dan nomor telepon tersangka,” kata ECJ dalam sebuah pernyataannya. Distributor film Jerman, Constantin Film Verleih, mengambil langkah hukum setelah tiga pengguna YouTube mengunggah dua film itu secara keseluruhan pada 2013 dan 2014. Film-film itu sempat ditonton ribuan kali sampai akhirnya diblokir. [ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Taliban Berharap Pembicaraan yang Dimediasi AS Selesaikan Konflik
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB
Taliban hari Selasa (11/8) menegaskan kembali komitmennya untuk mengakhiri kekerasan di Afghanistan,...
Warga Lebanon Kenang Korban Ledakan Beirut
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB
Dentang lonceng gereja dan suara adzan hari Selasa (11/8) memecah pagi di Beirut. Tepat satu minggu ...
Facebook Umumkan Pembatasan terhadap Konten Politik
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB
Facebook hari Selasa (11/8) mengumumkan peraturan baru yang tidak memungkinkan penerbit Amerika yang...
Rolls-Royce Perintahkan Pemeriksaan Mesin Airbus yang Usang
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB
Perusahaan pesawat terbang besar Inggris, Rolls-Royce hari Selasa (11/8) mendapati "keausan" pada se...
AS Teken Kesepakatan dengan Moderna untuk 100 Juta Dosis Calon Vaksin Covid-19
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB
Presiden Donald Trump telah mengumumkan kesepakatan antara pemerintah federal dan perusahaan biotekn...
Taiwan Berencana Pindahkan Rantai Pasokan Medis dari China
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB
Amerika dan Taiwan minggu ini menunjukkan penguatan hubungan kedua negara dengan menandatangani nota...
Ditahan di Venezuela, Eksekutif Minyak AS Berharap Dibebaskan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB
Persidangan atas enam eksekutif minyak Amerika yang dipenjara di Venezuela selama lebih dua tahun di...
Museum di Meksiko Dibuka Kembali dengan Aturan Keselamatan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB
Museum-museum di Mexico City secara resmi dibuka kembali pada Selasa (11/8) dengan kapasitas 30 pers...
Untuk Pertama Kali, Mesir Izinkan Warga Tinggalkan Gaza
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB
Untuk pertama kali dalam beberapa bulan, Mesir telah membuka titik penyeberangan utama di Gaza bagi ...
Bulan Kelima Pandemi, Kesadaran Memakai Masker Masih Rendah
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB
Gerakan Pakai Masker (GPM) sebuah organisasi relawan menjalin kerja sama resmi dengan Muhammadiyah m...