Seribu Tentara dan Lima Juta Masker Dikirim ke Melbourne Untuk Tangani Corona
Elshinta
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:02 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Seribu Tentara dan Lima Juta Masker Dikirim ke Melbourne Untuk Tangani Corona
ABC.net.au - Seribu Tentara dan Lima Juta Masker Dikirim ke Melbourne Untuk Tangani Corona

Pemerintah Australia akan mengirimkan seribu tentara dan lima juta masker ke Melbourne untuk menanggulangi penularan virus corona.

  • Tambahan 1000 personel tentara Australia dikirim ke Melbourne untuk mengatasi penyebaran COVID-19
  • Lima juta masker akan dikirim ke Melbourne, yang sebagian besar untuk fasilitas perawatan lansia
  • Angka penularan di New South Wales, khususnya di kota Sydney kembali meningkat

Hingga Senin sore (13/07), ada 177 kasus baru penularan virus corona di kawasan metropolitan Melbourne, setelah sempat mencatat di atas 200 kasus dalam tiga hari.

Namun Kepala Bidang Medis negara bagian Victoria, Profesor Brett Sutton mengatakan angka 177 itu tidak berarti keadaan sudah tertangani dan masa puncak pandemi COVID-19 masih akan datang.

Untuk membantu menjaga perbatasan di saat lockdown kembali diberlakukan, Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengatakan seribu tentara akan dikerahkan untuk membantu.

Selain untuk menjaga perbatasan, tentara juga akan membantu pelaksanaan tes corona dan memastikan karantina dilakukan oleh warga yang dinyatakan positif tertular.

Ia juga mengatakan lima juta masker yang diambil dari cadangan nasional akan dikirim ke Melbourne, dengan 4 juta diantaranya akan diberikan kepada rumah perawatan lanjut usia.

Dia mengatakan pengiriman masker dilakukan guna memastikan kebutuhan APD di Victoria terpenuhi.

Prof Brett Sutton mengatakan sejauh ini 26 kasus bertalian dengan fasilitas perawatan lansia Menarock Life di Essendon sekitar 12 km sebelah barat pusat kota Melbourne.

Ini menjadi klaster terbesar di rumah lansia di negara bagian Victoria.

Selain itu ada pula 13 kasus di rumah perawatan lansia Glendale Aged Care di kawasan Werribee dan dua kasus di Japara Central Park Aged Care Home di Windsor.

Kekhawatiran mengenai kemungkinan penularan virus corona di berbagai perumahan perawatan lansia menurut Profesor Sutton memang ada, meski saat ini kasus di sana masih relatif kecil.

"Mayoritas kasus yang ada sejauh ini adalah kasus dimana ada satu orang staf yang positif, atau beberapa staf, namun penghuni tidak terkena," katanya.

"Tetapi mereka semua berada di kawasan yang beresiko tinggi, dan kita harus berhati-hati melakukan penutupan ketat di berbagai fasilitas tersebut.

"Tim kita sudah dikerahkan di hari yang sama dan mereka melakukan tes terhadap semua penghuni untuk mengetahui kasus lebih awal." kata Profesor Sutton.

Profesor Sutton mengatakan lockdown yang diberlakukan di daerah Metropolitan Melbourne dan Mitchell Shire akan dilakukan enam minggu, tapi tak menutup kemungkinan diperpanjang jika diperlukan.

"Saya ingin melihat penurunan angka selama seminggu, dan saya sangat percaya bahwa kita sedang menuju ke arah sana," kata Prof Sutton.

Dalam jumpa pers hari Senin, Premier Victoria, Daniel Andrews mengatakan ia tidak ragu untuk menerapkan pembatasan lebih ketat bila memang diperlukan.

"Bila anda tidak ingin pembatasan tingkat 4 [sekarang di tingkat 3], bila anda tidak ingin pembatasan lebih panjang dari sekarang, ikutilah aturan yang ada," tegasnya.

Premier Daniel menggambarkan virus corona ini sebagai "musuh yang pintar dan sangat kompleks" dan menyarankan agar warga mengikuti saran kesehatan dari pihak berwenang.

Penularan virus corona di Sydney mulai bertambah

Kasus penularan virus corona di negara bagian New South Wales, khususnya di kota Sydney juga mulai meningkat.

Di Sydney, kasino The Star sudah menyatakan salah seorang tamu yang datang ke kasino tersebut bulan ini terbukti positif tertular virus corona.

Dalam pernyataannya, The Star mengatakan tamu tersebut datang tanggal 4 Juli antara jam 19:30 sampai pukul 22:30 malam.

Pengelola The Star mengatakan kasino tersebut dibersihkan tiap hari, meski tidak ditutup sama sekali.

Pihak berwenang NSW mengatakan ada 21 kasus penularan yang berhubungan dengan klaster di Crossroads Hotel di Sydney.

Karena Crossroads Hotel tersebut banyak digunakan oleh mereka yang juga melakukan perjalanan antar negara bagian, Dinas Kesehatan Queensland juga mengeluarkan peringatan.

Otoritas kesehatan Queensland mengatakan mereka yang mengunjungi hotel tersebut antara tanggal 3-10 Juli untuk melakukan tes dan melakukan karantina sendiri.

Menteri Kesehatan Queensland, Steven Miles mengatakan hotel tersebut menjadi salah satu pusat bagi sopir truk yang melakukan perjalanan antar negara bagian.

"Hotel ini merupakan tempat persinggahan yang sibuk bagi banyak orang, jadi besar kemungkinan ada sejumlah warga Queensland yang berada di sana selama masa tersebut," kata Mil

Ikuti perkembangan terkini soal pandemi virus corona di Australia hanya di ABC Indonesia

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Seberapa Membantu Tunjangan Uang dari Pemerintah Australia Bagi Warga Indonesia?
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Pemerintah Australia memberikan tunjangan uang bagi permanent resident (PR) dan warganegara Australi...
Kematian Karena Flu Biasa di Australia Turun Tajam Karena Social Distancing
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Salah satu hal yang positif dari penerapan aturan pembatasan aturan jarak antara warga, atau social ...
Pria Australia Lari Keliling Bali Untuk Membantu Warga Bali yang Kesulitan
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Seharusnya Jamin Heppell, seorang warga Australia, bisa saja melewati hari-harinya dengan mudah saat...
Pendekatan Baru Indonesia Untuk Menangani COVID-19, Seberapa Efektif?
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Pekan lalu, Indonesia menggunakan pendekatan baru dalam penanganan pandemi virus corona di Indonesia...
Warga Melbourne Akan Diberi Rp3 Juta Kalau Diam di Rumah Setelah Tes Corona
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Pemerintah negara bagian Victoria mengumumkan akan memberikan tunjangan uang senilai AU$300, atau le...
Sejumlah Penjaga Karantina COVID-19 Di Melbourne Direkrut Lewat WhatsApp
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Sejumlah penjaga keamanan yang ditugaskan untuk menjaga hotel-hotel di Melbourne tempat karantina wa...
Pasukan Khusus Australia Bentangkan Simbol Rasis di Afghanistan
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Anggota pasukan khusus Australia (SAS) berpose dan merekam aksinya sendiri membentangkan sebuah Bend...
KDRT Meningkat di Asia Akibat Lockdown COVID-19, Termasuk di Indonesia
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Aturan pembatasan pergerakan warga, atau lockdown, selama pandemi COVID-19 telah menyebabkan meningk...
Reynold Poernomo Gagal Ke Final MasterChef Australia 2020
Rabu, 22 Juli 2020 - 00:30 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Harapan Reynold Poernomo, peserta yang difavoritkan banyak...
Kasus Corona di Melbourne Masih Tinggi, Masker Wajib Pakai dengan Denda Rp2 juta
Rabu, 22 Juli 2020 - 00:30 WIB
Negara bagian Victoria, dengan ibukota Melbourne memiliki hampir 3.000 kasus aktif virus corona, den...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV