Polisi Israel Berusaha Bubarkan Protes Anti-Netanyahu di Yerusalem
Elshinta
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Polisi Israel Berusaha Bubarkan Protes Anti-Netanyahu di Yerusalem
VOA Indonesia - Polisi Israel Berusaha Bubarkan Protes Anti-Netanyahu di Yerusalem
Sejumlah polisi Israel dan petugas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kota Yerusalem, Senin (13/7), berusaha mengusir para demonstran yang menggelar aksi protes menentang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Mereka membongkar tenda-tenda yang dibangun di luar rumah kediaman resmi perdana menteri itu. Telah lebih dari sebulan para demonstran menggelar aksi duduk di sana, menuntut pengunduran diri Netanyahu yang sedang menghadapi dakwaan korupsi. Para demonstran mengatakan polisi menggunakan kekerasan berlebihan untuk membubarkan mereka, sementara para politisi oposisi mengecam langkah tersebut sebagai pembatasan terhadap kebebasan mengungkapkan pendapat. Tayangan video yang beredar di media sosial menunjukkan, para petugas keamanan kota dan polisi merobek spanduk-spanduk, serta membongkar tenda-tenda dan kursi-kursi sementara terlibat bentrokan fisik dengan para demonstran. Pemerintah kota Yerusalem, dalam sebuah pernyataan, mengatakan harus membongkar tenda-tenda demonstran untuk hari kedua berturutan karena ditempatkan tanpa izin dan mengganggu ketertiban umum. Aksi-aksi protes menuntut pengunduran diri Netanyahu sudah berlangsung berpekan-pekan, dan berlangsung di banyak tempat. Aksi protes Sabtu pekan lalu di Tel Aviv diikuti ribuan orang. Banyak pakar menilai, aksi-aksi protes itu merupakan pertanda kegagalan Netanyahu dalam mengatasi krisis ekonomi akibat wabah virus corona. Netanyahu saat ini juga sedang menghadapi tuduhan menerima suap, melakukan penipuan, dan melanggar kepercayaan dalam tiga kasus terpisah. Pengadilan terhadap Netanyahu sudah mulai berlangsung sejak bulan lalu. Perdana menteri yang sudah lama menjabat ini membantah telah melakukan kesalahan, serta menuduh media dan badan-badan penegak hukum melakukan penyelidikan yang mengada-ada. Setelah aksi membubarkan demonstrasi duduk, Senin, pemimpin oposisi Yair Lapid menulis di Twitter bahwa Netanyahu telah kehilangan kepercayaan publik, dan keberanian untuk menghadapi warga yang mengungkapkan kebenaran setiap harinya bahwa ia telah gagal. [ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
47 Nakes Termasuk Dalam 184 Kasus Baru Covid-19 di Gorontalo
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Provinsi Gorontalo melaporkan 47 tenaga kesehatan termasuk dalam 184 kasus baru Covid-19 di wilayah ...
Badai Tropis Gonzalo Diperkirakan Menguat Hari Kamis
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Badai tropis Gonzalo, yang bergerak melalui Atlantik menuju Karibia, diperkirakan akan menguat pada ...
Ribuan Korban Covid-19 di Peru, Tak Tercatat Sebagai Korban Tewas
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Presiden Peru Martin Vizcarra mengatakan 3.688 orang keliru tidak disertakan dalam laporan terdahulu...
Menlu RI: 99 Orang Rohingya di Aceh Resmi Berstatus Pengungsi
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Sebanyak 99 warga etnis minoritas muslim Rohingya yang lari dari negara bagian Rakhine, Myanmar, ke ...
Menlu AS Pompeo Dijadwalkan Berpidato Mengenai China
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dijadwalkan untuk berpidato hari Kamis (23/7) di California menge...
Serangan Udara yang Diduga Dilancarkan Pemerintah Afghanistan Tewaskan 14
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Serangan udara pemerintah di Herat, provinsi di bagian barat Afghanistan, menewaskan sedikitnya 14 o...
Jokowi Gelontorkan Bantuan Rp1 Triliun untuk Koperasi
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Presiden Joko Widodo berharap bantuan untuk koperasi bisa mendongkrak perekonomian Indonesia pada ma...
Kim Jong-un Serukan Perbaikan Industri Ternak Ayam Korut
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menginspeksi sebuah peternakan ayam yang dibangun di kawasan sebela...
Pasien Covid-19 di AS Dengan Cepat Mendekati 4 Juta Orang
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Pasien yang tertular Covid-19 di AS dengan cepat mendekati jumlah 4 juta. Sementara itu ratusan ribu...
Selain China, Indonesia Gandeng Korea Selatan dan CEPI Produksi Vaksin Covid-19
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Selain dengan China, Indonesia melalui PT Kalbe Farma melakukan kerja sama pengembangan vaksin denga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV