Puluhan Universitas AS Dukung Gugatan Terkait Perintah Trump Soal Mahasiswa Asing
Elshinta
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Puluhan Universitas AS Dukung Gugatan Terkait Perintah Trump Soal Mahasiswa Asing
VOA Indonesia - Puluhan Universitas AS Dukung Gugatan Terkait Perintah Trump Soal Mahasiswa Asing
Hampir 60 universitas AS, Minggu (12/7) mengajukan laporan singkat yang mendukung gugatan dua universitas lainnya, dalam upaya memblokir peraturan yang dikeluarkan pemerintahan Presiden Donald Trump. Peraturan itu melarang mahasiswa asing tetap berada di AS jika lembaga pendidikan mereka tidak mengadakan kelas yang dihadiri langsung mereka pada semester musim gugur ini. Gugatan itu diajukan oleh Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada Rabu pekan lalu di sebuah pengadilan federal di Boston. Apa yang disebut sebagai amicus brief itu, yakni dokumen pendukung yang diajukan pihak-pihak yang berkepentingan, diajukan oleh 59 universitas Amerika pada hari Minggu, termasuk tujuh perguruan tinggi Ivy League lainnya. Dalam amicus brief itu disebutkan bahwa universitas-universitas itu mengandalkan pedoman federal, yang masih akan “berlaku selama masa darurat,” yang mengizinkan para mahasiswa internasional menghadiri seluruh kelasnya secara online selama pandemi. Disebutkan pula bahwa situasi darurat masih terus berlangsung, namun kebijakan pemerintah berubah secara mendadak dan drastis, membuat persiapan mereka yang mengajukan amicus itu berantakan dan menimbulkan kerugian dan kekacauan yang signifikan. Sekitar 1,1 juta mahasiswa asing kuliah di berbagai perguruan tinggi AS pada tahun ajaran 2018-2019, sebut sebuah laporan Departemen Luar Negeri dan Institute of International Education (IIE). Jumlah tersebut merupakan 5,5 persen dari keseluruhan peserta pendidikan tinggi AS. Pengumuman pemerintahan Trump mengejutkan lembaga-lembaga pendidikan yang sedang bergulat dalam menghadapi tantangan untuk memulai kembali kelas secara aman, sementara pandemi virus corona terus merebak di seluruh dunia dan kasusnya melonjak di AS. Pemerintah AS telah berusaha membuat sekolah dan perguruan tinggi buka kembali pada musim gugur mendatang. Harvard telah menyatakan akan menyelenggarakan seluruh kelasnya secara online pada semester itu. [uh/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Restorasi Sepeda Bantu Anak-Anak Bermasalah di Australia
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah program restorasi sepeda, The Bike Collective, di Tasmania, tidak saja memperbaiki sepeda-sep...
Program Restorasi Sepeda Bantu Anak-Anak Bermasalah di Australia
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah program restorasi sepeda, The Bike Collective, di Tasmania, tidak saja memperbaiki sepeda-sep...
Alya Lawindo, Remaja Minang yang Jadi Guru Ngaji di AS
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Lahir dan besar di AS tidak membuat sebagian diaspora Indonesia generasi kedua terlepas dari nilai-n...
Alya Lawindo, Remaja Minang yang Jadi Guru Ngaji di AS
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Lahir dan besar di AS tidak membuat sebagian diaspora Indonesia generasi kedua terlepas dari nilai-n...
Hadapi Jam Malam di Amman, Musisi Tampil Online Selama Ramadan
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah kelompok musik Suriah di Yordania tampil online untuk menghibur penggemar mereka selama Ramad...
Australia Tawarkan ‘Tempat Berlindung’ Bagi Warga Negara Myanmar
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Australia menawarkan tempat berlindung yang aman bagi warga negara Myanmar yang saat ini berada di n...
Pfizer, BioNTech akan Sumbang Vaksin COVID-19 untuk Olimpiade
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Pfizer dan BioNTech akan menyumbangkan vaksin COVID-19 produksi mereka untuk atlet-atlet yang sedang...
Maroko Tuduh Jerman Lakukan Tindakan Bermusuhan
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Maroko, Kamis (6/5), menarik duta besarnya di Jerman untuk konsultasi. Kerajaan di Afrika Utara itu ...
Muslim di Berlin Ikuti Tes COVID Sebelum Salat Jumat
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Di luar masjid "House of Wisdom" di Berlin, satu tim medis yang terdiri dari warga asal Libya, Suria...
Uni Eropa akan Izinkan AS, Kanada, Norwegia dalam Proyek Militer
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Uni Eropa hari Kamis, (6/5) mengumumkan rencana akan mengizinkan Amerika, Kanada dan Norwegia untuk ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV