Facebook Umumkan Pembatasan terhadap Konten Politik
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Facebook Umumkan Pembatasan terhadap Konten Politik
VOA Indonesia - Facebook Umumkan Pembatasan terhadap Konten Politik
Facebook hari Selasa (11/8) mengumumkan peraturan baru yang tidak memungkinkan penerbit Amerika yang punya hubungan dengan partai politik, memasang iklan yang tampak seperti laporan berita pada situs jejaring sosial tersebut. Facebook selama ini didesak untuk mengatur informasi yang salah yang muncul di halaman-halamannya semasa pandemi virus corona dan selagi Amerika bersiap memilih presiden. Peraturan baru itu mengizinkan penerbit dengan koneksi politik untuk mendaftar ke situs itu, tetapi tidak akan dibolehkan menggunakan halaman "berita" Facebook untuk pesan mereka. Sebelumnya, organisasi semacam itu diberi label "news exempt", artinya konten mereka tidak dianggap politis. Facebook mendefinisi "entitas politik" sebagai "organisasi, perusahaan, atau grup lain yang tujuan utamanya adalah memengaruhi politik dan pemilu," seperti kelompok aksi politik dan organisasi yang ditetapkan sebagai organisasi kesejahteraan sosial oleh Dinas Pajak Amerika, Internal Revenue Service. “Orang politik” termasuk calon pejabat publik, yang posisinya tunduk pada pengesahan legislatif, seperti hakim mahkamah agung, yang berwenang menegakkan kekuasaan politik. [ka/ii]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemimpin Med7: Turki Harus Akhiri Tindakan Sepihak
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Para pemimpin tujuh negara Eropa selatan, Kamis (10/9), mendesak Turki agar mengakhiri "kegiatan sep...
Pembicaraan Damai Afghanistan yang Dimediasi AS Dimulai Sabtu 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Faksi-faksi yang bertikai di Afghanistan mengumumkan bahwa mereka akan memulai pembicaraan perdamaia...
China-India Setuju Redakan Ketegangan di Perbatasan Himalaya 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
India dan China sepakat "keluar secepat mungkin" dari ketegangan di perbatasan Himalaya yang disengk...
Menlu AS akan ke Siprus untuk Upayakan Solusi Damai dengan Turki 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo, Kamis (10/9), mengatakan ia akan ke Siprus untuk mengupayak...
PM Spanyol Imbau Inggris Setujui Kesepakatan Brexit
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah Inggris. Ia me...
Kasus Baru Virus Corona Menurun, Puerto Rico Buka Kembali Pantai
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Puerto Rico kembali membuka pantai, kasino, pusat-pusat kebugaran, bioskop mulai hari Sabtu (12/9) s...
Kasus Covid-19 ‘Meningkat Pesat” di Kalangan Generasi Muda AS
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
India telah mencatat hampir 100 ribu kasus baru Covid-19 dalam satu hari. Negara di Asia Selatan ini...
Menlu AS: Perundingan Pihak-pihak yang Berperang di Afghanistan Kemungkinan Sengit
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Perundingan antara pihak-pihak yang berperang di Afghanistan kemungkinan akan berlangsung sengit, na...
Protes terhadap Kebrutalan Polisi Terus Berlangsung di Bogota 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Protes menentang kebrutalan polisi di ibu kota Kolombia, Bogota, berubah menjadi kekerasan pada mal...
Mantan Menkeu Malaysia Hadapi 2 Tuduhan Baru Korupsi
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Mantan Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng, Jumat (11/9), menyatakan dirinya tidak bersalah atas ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV