Warga Lebanon Kenang Korban Ledakan Beirut
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Warga Lebanon Kenang Korban Ledakan Beirut
VOA Indonesia - Warga Lebanon Kenang Korban Ledakan Beirut
Dentang lonceng gereja dan suara adzan hari Selasa (11/8) memecah pagi di Beirut. Tepat satu minggu ledakan dahsyat terjadi di kota itu, menewaskan dan melukai ribuan orang serta menghancurkan jantung kota itu. Mengheningkan cipta tepat saat ledakan terjadi, termasuk di antara beberapa acara yang direncanakan untuk mengenang para korban dalam ledakan tersebut. Demonstrasi berlanjut untuk hari ketiga berturut-turut setelah pemerintah mengundurkan diri hari Senin. Ratusan demonstran berkumpul di luar gedung parlemen, meneriakkan slogan-slogan menentang para pimpinan politik dan melempar batu. Pasukan keamanan membalas dengan menembakkan gas air mata. Upaya di belakang layar dimulai hari Selasa untuk membentuk pemerintahan baru. Banyak warga menuntut kabinet independen yang tidak didukung partai politik yang selama ini dituduh tidak becus mengurus negara. Banyak warga Lebanon juga menyerukan penyelidikan independen atas ledakan itu karena mereka tidak mempercayai penyelidikan oleh otoritas lokal. Pejabat Lebanon menolak seruan bagi penyelidik internasional. Sebelum mengundurkan diri, pemerintah hari Senin menyerahkan kasus itu ke Dewan Yudisial Tertinggi, badan peradilan tertinggi negara itu.[ka/ii]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemimpin Med7: Turki Harus Akhiri Tindakan Sepihak
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Para pemimpin tujuh negara Eropa selatan, Kamis (10/9), mendesak Turki agar mengakhiri "kegiatan sep...
Pembicaraan Damai Afghanistan yang Dimediasi AS Dimulai Sabtu 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Faksi-faksi yang bertikai di Afghanistan mengumumkan bahwa mereka akan memulai pembicaraan perdamaia...
China-India Setuju Redakan Ketegangan di Perbatasan Himalaya 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
India dan China sepakat "keluar secepat mungkin" dari ketegangan di perbatasan Himalaya yang disengk...
Menlu AS akan ke Siprus untuk Upayakan Solusi Damai dengan Turki 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo, Kamis (10/9), mengatakan ia akan ke Siprus untuk mengupayak...
PM Spanyol Imbau Inggris Setujui Kesepakatan Brexit
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah Inggris. Ia me...
Kasus Baru Virus Corona Menurun, Puerto Rico Buka Kembali Pantai
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Puerto Rico kembali membuka pantai, kasino, pusat-pusat kebugaran, bioskop mulai hari Sabtu (12/9) s...
Kasus Covid-19 ‘Meningkat Pesat” di Kalangan Generasi Muda AS
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
India telah mencatat hampir 100 ribu kasus baru Covid-19 dalam satu hari. Negara di Asia Selatan ini...
Menlu AS: Perundingan Pihak-pihak yang Berperang di Afghanistan Kemungkinan Sengit
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Perundingan antara pihak-pihak yang berperang di Afghanistan kemungkinan akan berlangsung sengit, na...
Protes terhadap Kebrutalan Polisi Terus Berlangsung di Bogota 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Protes menentang kebrutalan polisi di ibu kota Kolombia, Bogota, berubah menjadi kekerasan pada mal...
Mantan Menkeu Malaysia Hadapi 2 Tuduhan Baru Korupsi
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Mantan Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng, Jumat (11/9), menyatakan dirinya tidak bersalah atas ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV