Langkah Tegas Internasionalisasi Mata Uang RMB Memanifestasikan “Keyakinan Tiongkok”
Elshinta
Kamis, 20 Agustus 2020 - 10:18 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Langkah Tegas Internasionalisasi Mata Uang RMB Memanifestasikan “Keyakinan Tiongkok”
CRI - Langkah Tegas Internasionalisasi Mata Uang RMB Memanifestasikan “Keyakinan Tiongkok”

Laporan Internasionalisasi Mata Uang RMB 2020 yang dikemukakan Bank Sentral Tiongkok baru-baru ini menunjukkan, penggunaan mata uang RMN lintas wilayah 2019 bertumbuh dengan cepat dan di latar belakang wabah Covid-19 mendampak perdagangan,moneter dan ekonomi global, penggunaan RMB lintas wilayah tetap memelihara keuletandan pertumbuhan. Ternyata, di belakang langkah tegas internasionalisasi mata uang RMB adalah keyakinan masyarakat internsional terhadap operasional stabil ekonomi Tiongkok.

Laporan Bank Sentral Tiongkok mengungkapkan serentetan data sebagai berikut: nilai pembayaran lintas wilayah RMB tahun 2019 tercatat 19,67 triliun yuan atau naik 24,1 persen dibandingkan tahun 2018, dan merupakan suatu rekor tertinggi dalam sejarah. Menurut data statistik terbaru,RMB kini menempati urutan ke-5 dalam mata uang pembayaran internasional yang utama. Terhitung sampai akhir tahun 2019, nilai investasi langsung dan pembayaran lintas wilayah RMB dalam investasi surat berharga masing-masing naik 4,5 persen dan 49,1 persen; Kini, di seluruh dunia 70 lebih bank sentral menjadikan RMB sebagai cadangan devisa asing; di bidang komoditi paket dengan harga RMB, Tiongkok kini telah memasarkan minyak mentah, biji besi, PTA dan lem nomor 20 sebagai komoditi transaksi yang diserahkan secara berkala. Secara keseluruhan, fungsi mata uang RMB dalam pembayaran, investasi dan pendanaan terus meningkat dan fungsi sebagai mata uang cadangan terus menjadi nyata, dan fungsi mata uang penilaian terus mencapai penerobosan.

Aset RMB semakin disambut dan ini merupakan hasil Tiongkok terus mendorong keterbukaan moneter. Justru karena menyaksikan kejujuranTiongkok untuk terus mendorong keterbukaan serta dicantumkannya obligasi dan saham Tiongkok kedalam indeks utama internasional, investor internasional terus menambah investasi aset RMB.

Tokoh-tokoh terkait menganalisa, konfigurasi ekonomi dan moneter global kini mengalami perubahan yang mendalam. Terpusatnya mata uang cadangan internasional dengan mengutamakan dolar Amerika merupakan sebuah risiko moneter sitematik yang masif, dan kemajemukan mata uang cadangan internasional merupakan kecenderungan semestinya.menghadapi dampak pandemi Covid-19, situasi umum perkembangan stabil ekonomi Tiongkok tidak berubah,dan amat besar ruang kebijakan keuangan dan moneter, cadangan devisa Tiongkok memadai dan kuat kemampuan mengendalikan risiko besar dan internasionalisasi RMB akan mendapat lebih banyak pengakuan pasar.

 Dapat diprediksi bahwa seiring dengandioptimalisasinya kebijakan RMB lintas wilayah, lebih banyak induk pasar khususnya induk pasardi sekitar Tiongkok dan negara-negara sepanjang Sabuk dan Jalan akan menerima RMB dalam pembayaran dan penghitungan.sementara itu,seiring dengan terus diperdalamnya keterbukaan dua arah pasar moneter Tiongkok,investor asing akan lebih muda dalam distribuksi aset RMB. Kini, RMB digital terlebih dulu diuji-coba secara tertutup di Shenzhen, Suzhou, Distrik Baru Xiong’an, Chengdu dan lapangan Olimpiade Musim Dingin. Perkembangan RMB digital telah menyediakan peluang baru kepada internasionalisasi RMB.

Pada paro kedua tahun ini, ekonomi Tiongkok akan terus pulih dan berharapan merealisasi pertumbuhan positif untuk seluruh tahun ini dan ini akan menyediakan penopangan kuat kepada kurs RMB. Harus dilihat,internaisonalisasi RMB merupakan kewajiaran dengan pendorongan pasar sementara juga suatu langkah antipasif. Justru seperti apa yang dikatakan Wakil Menteri Komisi Pengawasan Surat Berharga Tiongkok Fang Haixing pada bulan Juni lalu, kalau internasionalisasi mata uang RMB mencapai kemajuan lebih besar, kemampuan Tiongkok untuk menghadapi “lepas kaitan” moneter akan meningkat dengan nyata.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kekuatan Baru Olahraga Musim Dingin Tiongkok Bertumbuh
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
 Waktu menawar diri sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Dingin tahun 2022, pemerintah Tio...
Barang Pameran CIIE Ke-3 Senilai US$ 8,7 Juta Telah Lewati Bea Cukai
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Ekspo Impor Internasional Tiongkok (CIIE) ketiga akan diadakan di Shanghai pada awal bulan November ...
“Gencatan Senjata” Kekal di Libia Beri Sinyal Positif
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Hari Jum`at lalu (23/10) PBB mengumumkan, kedua belah pihak yang terlibat dalam bentrokan Libia mena...
Trump Berikan Suara kepada Diri Sendiri
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Tanggal 24 yakni 10 hari menjelang pemilihan presiden AS yang dijadwalkan pada 3 November 2020 menda...
Rakyat Korut Tidak Akan Lupakan Bantuan Tentara Sukarelawan Rakyat Tiongkok
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Pada saat genap 70 tahun Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea yang dilakukan oleh Tentara Suk...
Xi Jinping Nyatakan Simpati Kepada Presiden Polandia
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Xinhua, Presiden Xi Jinping kemarin (25/10) mengirim surat ucapan simpati kepada Presiden Polandia? ...
Sudan Resmi Hidupkan Pertukaran Ekonomi dan Perdagangan dengan Israel
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Kementerian Luar Negeri Sudan pada Minggu lalu (25/10) mengumumkan bahwa Sudan secara resmi menghidu...
Karya Publikasi Seputar Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea Diluncurkan di Beijing
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Serial karya publikasi seputar Peringatan Perang  Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea k...
Spanyol Kembali Masuki Kondisi Darurat
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kemarin (25/10) mengumumkan Spanyol sekali lagi memberlakukan ...
Integrasi Ekonomi Malam dan Ekonomi Digital Tiongkok Kian Meningkat
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Ekonomi malam dan ekonomi digital Tiongkok sedang mempercepat proses integrasi, dan terus memperluas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV