Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria Pakistan
Elshinta
Kamis, 20 Agustus 2020 - 10:18 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria Pakistan
CRI - Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria Pakistan

Ketika segenap rakyat Tiongkok berupaya menuju masyarakat sejahtera moderat, banyak orang asing pun ikut serta. Mereka belajar, bekerja, merintis usaha bahkan berkeluarga di Tiongkok demi merasakan sendiri kehidupan bahagia gaya sejahtera moderat Tiongkok. Seorang pria Pakistan hidup di Tiongkok selama lima tahun, mari kita melihat bagaimana kehidupan sejahtera moderat Tiongkok di dalam matanya. Rui Ze, mahasiswa Pakistan yang belajar Bahasa Mandarin sudah lima tahun tinggal di Tiongkok. Rui Ze mengatakan, belajar Bahasa Mandarin telah membuka pintu dunia yang baru kepada dirinya. Lima tahun yang lalu, ketika dia datang ke Chengdu, jenis barang-barang di supermarket jauh tidak begitu banyak seperti sekarang.

Beberapa warga lokal Chengdu yang diwawancarai Rui Ze menyatakan, seafood dan sayur di sini segar setiap hari sekarang.

Pada suatu hari, Rui Ze pergi ke Qingchengshan, objek wisata di dekat Chengdu untuk mewawancarai Peter, seorang warga Belanda yang membuka homestay. Rui Ze pergi ke sana dengan naik metro dan itu memakan waktu setengah jam.

Rui Ze melihat banyak warga Tiongkok masuk ke stasiun dengan menskan ID mereka. Itu sangat memudahkan. Rui Ze merasa kereta api cepat di Tiongkok sangat cepat dan harganya pun murah, dan juga nyaman sekali.

Selama lima tahun lebih ini, Rui Ze merasa lalu lintas di Chegndu kian memudahkan. Selama lima tahun ini, jalur metro kian banyak, lalu lintas di dalam kota pun lebih memudahkan, jalur kereta api cepat kian banyak, jadi bisa langsung pergi saja kalau ingin pergi ke kota lain di sekitarnya. Kini, Chengdu dan Chongqing sedang membangun lingkaran lalu lintas satu jam, setelah dirampungkan jalur kereta api cepat garis tengah Chengyu, dari Chengdu ke Chongqing hanya satu jam perjalanannya.

Rui Ze tiba di homestay Peter. Peter sudah 15 tahun tinggal di Chengdu. Peter sudah berkeluarga di Tiongkok, selama tahun-tahun terakhir ini, homestay merupakan rumah yang dibangunnya untuk wisatawan. Peter mengatakan,  homestaynya sangat disambut, mereka bersama teman, sanak keluarga atau rekan mereka bersuka ria di sini.

Peter masih mempunyai satu identitas yang lain, yaitu bos sebuah agen untuk membantu orang asing menetap di Chengdu. Karena seiring dengan dipercepatnya langkah internasionalisasi Chengdu, semakin banyak orang asing datang ke Chengdu. Peter mengatakan, tiada  negara seperti Tiongkok yang berkembang dengan begitu pesat.

Warga AS Jiang Nan menetap di Tiongkok 22 tahun,  dapat fasih berbahasa dialek Sichuan. Kini Jiang Nan membuka sebuah restoran Hot Pot. Jiang Nan pernah pergi ke banyak negara, ketika berbicara tentang perbedaan antara Tiongkok dan negara-negara yang lain, Jiang Nan menjawab dengan kata “kecepatan”.

Xiaokang, dalam Bahasa Mandarin artinya sejahtera moderat, namun kehidupan indah dalam maknanya adalah keinginan semua negara dan semua bangsa. Perwujudan masyarakat sejahtera moderat Tiongkok tidak saja memperoleh  lebih banyak pujian, tapi  juga merupakan impian Bangsa Tionghoa selama ribuan tahun. Dalam proses membangun masyarakat sejahtera moderat, tidak saja orang Tiongkok, tapi banyak orang asing pun berhasil menemukan usaha dan cita-citanya masing-masing dan mulai menempuh kehidupan sejahtera moderat yang bahagia. Mereka sewajarnya mengakui sebuah kalimat yang sering dibicarakan orang Tiongkok, yaitu dunia baik, Tiongkok baru baik, Tiongkok baik, dunia pun lebih baik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kekuatan Baru Olahraga Musim Dingin Tiongkok Bertumbuh
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
 Waktu menawar diri sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Dingin tahun 2022, pemerintah Tio...
Barang Pameran CIIE Ke-3 Senilai US$ 8,7 Juta Telah Lewati Bea Cukai
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Ekspo Impor Internasional Tiongkok (CIIE) ketiga akan diadakan di Shanghai pada awal bulan November ...
“Gencatan Senjata” Kekal di Libia Beri Sinyal Positif
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Hari Jum`at lalu (23/10) PBB mengumumkan, kedua belah pihak yang terlibat dalam bentrokan Libia mena...
Trump Berikan Suara kepada Diri Sendiri
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Tanggal 24 yakni 10 hari menjelang pemilihan presiden AS yang dijadwalkan pada 3 November 2020 menda...
Rakyat Korut Tidak Akan Lupakan Bantuan Tentara Sukarelawan Rakyat Tiongkok
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Pada saat genap 70 tahun Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea yang dilakukan oleh Tentara Suk...
Xi Jinping Nyatakan Simpati Kepada Presiden Polandia
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Xinhua, Presiden Xi Jinping kemarin (25/10) mengirim surat ucapan simpati kepada Presiden Polandia? ...
Sudan Resmi Hidupkan Pertukaran Ekonomi dan Perdagangan dengan Israel
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Kementerian Luar Negeri Sudan pada Minggu lalu (25/10) mengumumkan bahwa Sudan secara resmi menghidu...
Karya Publikasi Seputar Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea Diluncurkan di Beijing
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Serial karya publikasi seputar Peringatan Perang  Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea k...
Spanyol Kembali Masuki Kondisi Darurat
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kemarin (25/10) mengumumkan Spanyol sekali lagi memberlakukan ...
Integrasi Ekonomi Malam dan Ekonomi Digital Tiongkok Kian Meningkat
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Ekonomi malam dan ekonomi digital Tiongkok sedang mempercepat proses integrasi, dan terus memperluas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV