Minggu, 30 April 2017

Malaysia desak Korut tinggalkan Malaysia dalam 48 jam terkait kasus Kim Jong Nam

Senin, 06 Maret 2017 15:23

Ilustrasi. Foto: ist Ilustrasi. Foto: ist
Ayo berbagi!

Duta Besar Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) TYT Kang Chol telah didakwa Malaysia sebagai Persona Non Grata, terkait tuduhan Korea terhadap Malaysia terlibat sindikat kasus pembunuhan berencana warga negara Korea Utara Kim Jong Nam 13 Ferbruari 2017 lalu. Atas peristiwa ini Korut diminta meninggalkan Malaysia dalam waktu 48 Jam.

“Malaysia menuntut Korea untuk menyatakan permohonan maaf secara tertulis atas penghinaan yang telah dilontarkan oleh Duta Besar DPRK terhadap Malaysia empat hari lalu, namun hingga saat ini tidak dihiraukan Korea, sehingga dengan berat hati kami meminta Korea untuk meninggalkan Malaysia pada 6 Maret 2017,” jelas Anifah Haji Anam Menteri Luar Negeri Malaysia kepada Kontributor Elshinta Malaysia, Dewi Anggraini.

Penyidik membebaskan Ri Jong Chol, seorang warga negara DPRK yang diduga terlibat pembunuhan Jong Nam dengan alasan tidak cukupnya bukti-bukti untuk didakwa. Tidak ada persekongkolan Malaysia dengan agen manapun dalam kasus ini.

Saat ini dua tersangka yang telah di dakwa dalam persidangan 1 Maret lalu adalah dua wanita warga negara Indonesia dan Vietnam. Tersangka didakwa telah menyemprotkan bahan racun  VX yang mematikan pada wajah Kim Jong Nam.

Dalam kesepakatan Konvensyen Vienna Mengenai Hubungan Diplomatik (1961) dinyatakan bahwa negara manapun berhak untuk membekukan status Duta Besar atau Kepala Perwakilan atau pegawai diplomatik apabila terbukti sebagai Persona Non Grata. 

“Atas dasar ini Malaysia akan bereaksi keras dan melakukan tindakan tegas terhdap segala bentuk penghinaan yang dilakukan pihak asing yang merusak nama baik Malaysia,” ungkap Anifah.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar