Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:51 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Penanggulangan TB jadi tanggung jawab semua pihak

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Muhammad Iqbal Fauzan    |    Editor : Administrator
Foto: Sigit Kurniawan
Foto: Sigit Kurniawan
<p>Penyakit menular tuberkolusis (TB) masih menjadi ancaman bagi Indonesia, terlebih saat ini Indonesia menempati posisi ke dua di dunia setelah India dalam kasus TB. Berdasarkan laporan WHO tahun 2016, jumlah kasus TB di Indonesia sudah mencapai 1,6 juta orang, dengan estimasi kasus TB baru di Indonesia sebesar 1 juta setiap tahun, dengan 100.000 kematian per tahun. Hal ini berarti terdapat 273 kematian setiap hari.</p><p>Menurut Ketua Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI) Arifin Panigoro, kasus TB belum sepenuhnya menjadi perhatian seluruh masyarakat Indonesia dibanding dengan masalah sosial lainnya, seperti narkoba dan HIV/AIDS.&nbsp;</p><p>"Semua komponen bangsa harus menanggulangi TB di Indonesia, setidaknya melakukan upaya promotive dan preventive di lingkungan masing-masing dengan melakukan penyuluhan secara masif," kata Arifin dalam acara diskusi bertajuk, "Rekomendasi Koalisi Penanggulangan TB di Indonesia" di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (8/3).</p><p>Arifin menegaskan FSTPI berkomitmen terus melakukan upaya-upaya pengendalian TB, salah satunya dengan merangkul berbagai pihak, seperti CSO, layanan kesehatan dan dunia industri.&nbsp;</p><p>Tidak hanya terkait masalah kesehatan masyarakat, menurut Arifin permasalahan TB juga berdampak pada turunnya produktivitas, terutama di di ranah industri dan ketenagakerjaan. "Tingginya jumlah penderita TB juga berpotensi menurunkan tingkat kunjungan wisatawan ke Indonesia ataupun sebaliknya," tegas Arifin seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Sigit Kurniawan.</p><p>Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mengatakan pihaknya akan membantu upaya penanggulangan penyakit TB seperti yang dikampanyekan FSTPI, terlebih menurut Kiai Said, warga NU yang mayoritas hidup di pedesaan sangat rentan dengan penyakit tersebut.&nbsp;</p><p>"Islam sebagai agama Rahmatan lil 'alamien tidak boleh diam. Islam harus bisa ikut hadir dalam mewujudkan umat yang sehat," tandas kiai yang akrab disapa Kang Said ini.</p><p>Vice President GFO, Johnson &amp; Johnson Asia Pasific Lakish Hatalkar juga menyatakan dukungan dan komitmen penuh dalam rangka pengendalian TB di Indonesia. "Kami percaya bahwa sektor industri dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menurunkan jumlah kasus TB di Indonesia," tegas Lakish.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Sosbud | 18 Agustus 2018 - 14:50 WIB

Akhiri masa jabatan, Kapolda Sumut pamit dengan Tuan Guru

Arestasi | 18 Agustus 2018 - 14:39 WIB

Polsek Pangkalan Susu ringkus bandar narkoba

Asia Pasific | 18 Agustus 2018 - 14:27 WIB

Palestina peringatkan Israel setelah penutupan masjid Al-Aqsha

Aktual Dalam Negeri | 18 Agustus 2018 - 14:14 WIB

12 ASN Pemko Medan terima Satya Lancana Karya Satya

Asia Pasific | 18 Agustus 2018 - 13:56 WIB

Pasukan Israel bunuh dua warga Palestina

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:46 WIB

Polisi ungkap kasus pembunuhan SPG di Blora

Kamis, 09 Agustus 2018 - 13:41 WIB

PAN gelar rakernas putuskan arah koalisi Pilpres

Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:41 WIB

Posisi tidur terbaik menurut ahli kesehatan

Minggu, 05 Agustus 2018 - 16:37 WIB

Dishub Yogyakarta: Jumlah becak kayuh makin berkurang

Kamis, 02 Agustus 2018 - 07:33 WIB

Pelatih Persebaya Alfredo Vera mengundurkan diri

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com