Rabu, 21 Februari 2018

Satu korban longsor di Limapuluh Kota kembali ditemukan

Kamis, 09 Maret 2017 10:40

Sejumlah anggota Basarnas Kota Padang, mengevakuasi korban longsor yang berada di dalam mobil pick up di daerah Koto Alam, Pangkalan, Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (4/3). Foto: Antara Sejumlah anggota Basarnas Kota Padang, mengevakuasi korban longsor yang berada di dalam mobil pick up di daerah Koto Alam, Pangkalan, Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (4/3). Foto: Antara
Ayo berbagi!

Satu orang korban bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kembali ditemukan. Sehingga total korban meninggal dunia akibat peristiwa terjadi pada Jumat (3/3) lalu itu menjadi tujuh orang.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran tertulisnya melalui laman resmi BNPB, Rabu (8/3) malam, menyampaikan hasil Rapat Evaluasi Harian Penanganan Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Limapuluh Kota hingga pukul 19.00 WIB malam tadi.

Sutopo mengatakan, ditemukan kembali satu orang meninggal dunia di lokasi pencarian longsor sebelumnya di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Sehingga total yang meninggal menjadi 7 orang, yakni 5 orang karena longsor, 1 orang hanyut karena banjir, dan 1 bayi meninggal akibat mati listrik ketika proses persalinan.

Hingga saat ini BNPB masih melakukan penanganan tanggap darurat, pencarian korban longsor, distribusi bantuan baik melalui darat maupun udara, distribusi air bersih termasuk perbaikan pipa PDAM, pelayanan kesehatan pasca banjir, dan pembersihan lingkungan terutama fasilitas publik yang belum tersentuh (sekolah).  

Masih ada lagi informasi Bencana di musim hujan menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar