Senin, 10 Desember 2018 | 08:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Satu korban longsor di Limapuluh Kota kembali ditemukan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Sejumlah anggota Basarnas Kota Padang, mengevakuasi korban longsor yang berada di dalam mobil pick up di daerah Koto Alam, Pangkalan, Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (4/3). Foto: Antara
Sejumlah anggota Basarnas Kota Padang, mengevakuasi korban longsor yang berada di dalam mobil pick up di daerah Koto Alam, Pangkalan, Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (4/3). Foto: Antara
<p>Satu orang korban bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kembali ditemukan. Sehingga total korban meninggal dunia akibat peristiwa terjadi pada Jumat (3/3) lalu itu menjadi tujuh orang.</p><p>Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran tertulisnya melalui laman resmi BNPB, Rabu (8/3) malam, menyampaikan hasil Rapat Evaluasi Harian Penanganan Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Limapuluh Kota hingga pukul 19.00 WIB malam tadi.</p><p>Sutopo mengatakan, ditemukan kembali satu orang meninggal dunia di lokasi pencarian longsor sebelumnya di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Sehingga total yang meninggal menjadi 7 orang, yakni 5 orang karena longsor, 1 orang hanyut karena banjir, dan 1 bayi meninggal akibat mati listrik ketika proses persalinan.</p><p>Hingga saat ini BNPB masih melakukan penanganan tanggap darurat, pencarian korban longsor, distribusi bantuan baik melalui darat maupun udara, distribusi air bersih termasuk perbaikan pipa PDAM, pelayanan kesehatan pasca banjir, dan pembersihan lingkungan terutama fasilitas publik yang belum tersentuh (sekolah). &nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 10 Desember 2018 - 08:05 WIB

Sandiaga: Data pertanian harus dibenahi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 07:53 WIB

Jakarta berpotensi hujan lebat disertai petir

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 07:42 WIB

Zawawi Imron: Memajukan Indonesia butuh hati yang indah

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 07:19 WIB

Waspadai! Pakar: Geopark Ciletuh rawan gempa dan tsunami

<p>Satu orang korban bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kembali ditemukan. Sehingga total korban meninggal dunia akibat peristiwa terjadi pada Jumat (3/3) lalu itu menjadi tujuh orang.</p><p>Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran tertulisnya melalui laman resmi BNPB, Rabu (8/3) malam, menyampaikan hasil Rapat Evaluasi Harian Penanganan Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Limapuluh Kota hingga pukul 19.00 WIB malam tadi.</p><p>Sutopo mengatakan, ditemukan kembali satu orang meninggal dunia di lokasi pencarian longsor sebelumnya di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Sehingga total yang meninggal menjadi 7 orang, yakni 5 orang karena longsor, 1 orang hanyut karena banjir, dan 1 bayi meninggal akibat mati listrik ketika proses persalinan.</p><p>Hingga saat ini BNPB masih melakukan penanganan tanggap darurat, pencarian korban longsor, distribusi bantuan baik melalui darat maupun udara, distribusi air bersih termasuk perbaikan pipa PDAM, pelayanan kesehatan pasca banjir, dan pembersihan lingkungan terutama fasilitas publik yang belum tersentuh (sekolah). &nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:52 WIB

BTS peringkat 8 artis top Billboard

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com