Kamis, 21 Juni 2018 | 13:11 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Presiden minta investasi Jepang bukan hanya Toyota

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Presiden Joko Widodo meminta agar investasi industri Jepang di Indonesia bukan hanya dilakukan oleh Toyota Motor Corporation (TMC).</p><p>"Pak Jokowi minta agar investasi industri Jepang, bukan hanya Toyota, tapi makin banyak yang melakukan di Indonesia," kata Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono usai mendampingi Presiden TMC Aiko Toyoda bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Senin (13/3).</p><p>Ia menyebutkan bahwa Presiden Jokowi menyatakan pemerintah akan mendukung agar kegiatan-kegiatan investasi di berbagai industri bisa terlaksana dengan baik.</p><p>Dalam kesempatan itu, menurut dia, Presiden TMC juga berkomitmen terus melakukan pengembangan industri di Indonesia.</p><p>Warih menyebutkan kunjungan Presiden TMC ke Presiden Jokowi merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Jokowi mengunjungi Toyota di Jepang tahun 2015.</p><p>"Jadi ini adalah laporan kepada Pak Presiden mengenai komitmen Toyota Motor Corporation di Indonesia," ucapnya.</p><p>Ia menyebutkan TMC secara terus menerus berkomitmen memberikan kontribusi yang nyata bagi Indonesia. "Dalam hal ini kita sampaikan beberapa hal mengenai investasi, mengenai ekspor dan peningkatan pengembangan SDM," tuturnya.</p><p>Mengenai ekspor produksi Toyota di Indonesia ke Australia, ia mengatakan itu menjadi salah salah satu tantangan dan peluang agar dapat bersaing di pasar global.</p><p>"Kita akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan seluruh 'stakeholder' (pemangku kepentingan) agar produk-produk kita ini pertama harus 'match' dengan 'customer requirement'-nya Australia," ujarnya.</p><p>Ia menyebutkan investasi TMC terutama di 2015 dan 2016 itu di antaranya dalam pembangunan pabrik baru dan pengenalan model baru.</p><p>Sementara itu mengenai pengembangan infrastruktur di Indonesia, Warih mengatakan hal itu penting dilakukan di Indonesia.</p><p>"Itu akan secara langsung meningkatkan daya saing produk, kalau daya saing kita semakin bagus, pasti penerimaan negara pengimpor makin baik," kata Warih. (Ant)</p><p>(Der)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Juni 2018 - 12:58 WIB

Darmin: Perbaikan struktur ekspor atasi perang dagang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:48 WIB

Kemenkes masih siagakan petugas kesehatan di sejumlah titik

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:33 WIB

Presiden Jokowi ulang tahun ke-57 hari ini

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:27 WIB

KPK panggil tujuh anggota DPRD Kota Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:12 WIB

AHY kritik pengangkatan M Iriawan jadi Pj Gubernur Jabar

Sosbud | 21 Juni 2018 - 11:52 WIB

Kearifan lokal Koto Gadang masih tetap terjaga

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com