Minggu, 26 Maret 2017

Indonesia akan gencarkan pencitraan di Jepang

Senin, 13 Maret 2017 20:13

Ayo berbagi!

Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif berencana untuk menggencarkan program pencitraan Indonesia atau "Indonesia Branding" guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dari Negeri Sakura itu.

"Banyak sosialisasi itu yang akan kita lakukan bersama dengan Kementerian Pariwisata supaya kita lebih intens lagi. Kemudian dengan Garuda Indonesia juga untuk memudahkan transportasi dari Jepang ke destinasi-destinasi tujuan pariwisata itu dengan sebaik mungkin," kata Arifin ditemui di halaman Istana Kepresidenan, Jakarta usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (13/3).

Menurut Arifin, selain promosi destinasi pariwisata, diplomasi kuliner Indonesia yang khas juga dirasa menyumbang ketertarikan masyarakat asing, khususnya Jepang yang memiliki latar belakang sejarah panjang dengan Tanah Air.

Selain itu, Arifin juga akan menawarkan potensi investasi kepada Negeri Sakura untuk mengembangkan potensi wisata di Indonesia.

Arifin juga menjelaskan banyak investasi Jepang di proyek-proyek infrastruktur dan energi di Indonesia.

"Intinya adalah bahwa proyek-proyek itu sangat strategis untuk kita. Jadi sedang dilakukan pembicaraan dan pengkajian yang lebih serius serta mudah-mudahan dalam waktu dekat itu bisa di konkritkan," ujarnya.

Presiden Jokowi telah melantik 17 duta besar untuk negara sahabat, mereka yakni Drs Hasan Kleib, MA sebagai Dubes RI untuk Swiss di KBRI Jenewa, Drs Priyo Iswanto, MA sebagai Dubes RI untuk Kolombia di KBRI Bogota, Mayjen TNI (Purn) Dr Ir Arief Rachman, MM, MBA, sebagai Dubes RI untuk Afghanistan di KBRI Kabul.

Drs Rahmat Pramono, MA, sebagai Dubes RI untuk Kazakhstan di KBRI Astana, Prof Dr Ikrar Nusa Bhakti sebagai Dubes RI untuk Tunisia di KBRI Tunis, Drs Nur Syahrir Rahardjo sebagai Dubes RI untuk Bahrain di KBRI Manama, Tantowi Yahya sebagai Dubes RI untuk Selandia Baru di KBRI Wellington, Drs Darmansjah Djumala, MA, sebagai Dubes RI untuk Austria di KBRI Wina Kemudian Drs Sahat Sitorus, sebagai Dubes RI untuk Timor Leste di KBRI Dili, Drs Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo, sebagai Dubes RI untuk Australia di KBRI Canberra, Drs Umar Hadi, MA, sebagai Dubes RI untuk Korea Selatan di KBRI Seoul, Drs I Gusti Ngurah Ardiyasa, sebagai Dubes RI untuk Sri Lanka di KBRI Kolombo.

Prof Dr Yuddy Chrisnandi, ME, sebagai Dubes RI untuk Ukraina di KBRI Kiev, Ir Arifin Tasrif sebagai Dubes RI untuk Jepang di KBRI Tokyo, Drs Andy Rachmianto, M.Phil, sebagai Dubes RI untuk Yordania di KBRI Amman, Dra RA Esti Andayani, sebagai Dubes RI untuk Italia di KBRI Roma dan Komjen Pol (Purn) Sjahroedin Zainal Pagaralam, SH, sebagai Dubes RI untuk Kroasia di KBRI Zagreb. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar