Polda Metro lacak korban lain pedofilia
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Istimewa
<p>Penyidik Polda Metro Jaya melacak korban lain yang diduga menjadi sasaran pelaku pedofilia melalui akun media sosial (Facebook) "Official Loly Candys 18+".</p><p>"Ada kemungkinan korban bertambah," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat di Jakarta, Rabu (15/3).</p><p>Wahyu mengatakan sejauh ini penyidik kepolisian telah mengidentifikasi delapan anak yang menjadi korban kekerasan seksual kelompok pedofilia yang diinisiasi tersangka MBU alias Wawan alias Snorlax (25).</p><p>Selain itu, polisi juga akan mendalami kemungkinan tersangka lain saat ini empat pelaku telah diringkus petugas yakni Wawan alias Snorlax (27), Illu Inaya alias DS (24), DF alias TK alias DY (17) dan SHDW alias SHDT (16).</p><p>Wahyu menuturkan polisi akan menginterogasi tersangka untuk mendalami tempat melakukan aksi dan mengidentifikasi korban lainnya.</p><p>Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya mengungkap praktik prostitusi khusus anak di bawah usia atau pedofilia secara online melalui media sosial dengan akun "Official Loly Candys Group 18+".</p><p>Akun grup itu dibuat pada September 2014 dengan jumlah anggota mencapai 7.497 orang yang menampilkan foto porno anak di bawah usia.</p><p>Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) guna menelusuri kelompok pedofilia itu yang diduga terhubung jaringan internasional. (Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama para anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet ...
Sabtu, 21 April 2018 - 04:04 WIB
<p>Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar tampil beda saat menghadiri perin...
Sabtu, 21 April 2018 - 01:04 WIB
<p>Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristyanto mengatakan elit bangsa harus mengilhami...
Jumat, 20 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan Klinik Eksekutif Heritage RS Pelni, fasilitas layanan...
Jumat, 20 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah Indone...
Jumat, 20 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Mantan Ketua DPR Setya Novanto enggan menjadi saksi untuk perkara lain sebelum dijatuhi von...
Jumat, 20 April 2018 - 07:04 WIB
<p>Terdakwa Richard Cristoporus meminta majelis hakim menunda sidang sebelum keluar uji labola...
Jumat, 20 April 2018 - 04:04 WIB
<p>Menteri Sekretaris Negara Pratikno meluruskan adanya anggapan Peraturan Presiden (Perpres) ...
Jumat, 20 April 2018 - 03:04 WIB
<p>Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Tito Karnavian mengklaim bahwa institusi yan...
Jumat, 20 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyikapi nama-nama yang disebut dalam putusan mant...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20151012/apc.so' - /usr/lib/php/20151012/apc.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: