Kamis, 20 September 2018 | 04:35 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Polda Metro lacak korban lain pedofilia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Muhammad Iqbal Fauzan    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Ilustrasi. Foto: Istimewa
<p>Penyidik Polda Metro Jaya melacak korban lain yang diduga menjadi sasaran pelaku pedofilia melalui akun media sosial (Facebook) "Official Loly Candys 18+".</p><p>"Ada kemungkinan korban bertambah," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat di Jakarta, Rabu (15/3).</p><p>Wahyu mengatakan sejauh ini penyidik kepolisian telah mengidentifikasi delapan anak yang menjadi korban kekerasan seksual kelompok pedofilia yang diinisiasi tersangka MBU alias Wawan alias Snorlax (25).</p><p>Selain itu, polisi juga akan mendalami kemungkinan tersangka lain saat ini empat pelaku telah diringkus petugas yakni Wawan alias Snorlax (27), Illu Inaya alias DS (24), DF alias TK alias DY (17) dan SHDW alias SHDT (16).</p><p>Wahyu menuturkan polisi akan menginterogasi tersangka untuk mendalami tempat melakukan aksi dan mengidentifikasi korban lainnya.</p><p>Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya mengungkap praktik prostitusi khusus anak di bawah usia atau pedofilia secara online melalui media sosial dengan akun "Official Loly Candys Group 18+".</p><p>Akun grup itu dibuat pada September 2014 dengan jumlah anggota mencapai 7.497 orang yang menampilkan foto porno anak di bawah usia.</p><p>Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) guna menelusuri kelompok pedofilia itu yang diduga terhubung jaringan internasional. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com