Kamis, 21 Juni 2018 | 13:15 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Penderita kanker serviks di Indonesia tinggi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Muhammad Iqbal Fauzan    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Ilustrasi. Foto: Istimewa
<p>Jumlah wanita penderita kanker serviks hingga kini setidaknya mencapai 21.000 kasus sehingga menempatkan Indonesia sebagai negara dengan urutan kedua tertinggi di dunia.</p><p>"Tingginya jumlah penderita kanker serviks di Indonesia idealnya diimbangi dengan tingginya jumlah fasilitas kesehatan tingkat satu berupa provider yakni pelaksana program, yang terdiri dari dokter umum dan bidan dan skrining," kata General Affairs Manager PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) Afiat Djajanegara dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.</p><p>Lebih dari 92.000 kasus kematian terjadi pada wanita di Indonesia pada tahun 2014 akibat kanker. Sebesar 10,3 persen merupakan jumlah kematian yang disebabkan kanker serviks.</p><p>Dikatakan, skrining merupakan upaya deteksi dini untuk mengidentifikasi penyakit atau kelainan yang secara klinis belum jelas dengan menggunakan tes, pemeriksaan atau prosedur tertentu. Upaya ini dapat digunakan secara cepat untuk mendeteksi dini.</p><p>Sejak tahun 2000-2012 usia wanita yang terserang kanker serviks semakin muda, yaitu kisaran usia 21-22 tahun. Hasil penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan kurangnya tindakan skrining penyakit kanker di Indonesia.</p><p>"Khususnya untuk skrining kanker serviks yaitu, sitologi serviks dan ulasan asam asetat, secara umum belum tersedia di pusat kesehatan primer pada 2014," katanya.</p><p>Hal ini, tambahnya, juga ikut berpengaruh pada jumlah kematian kanker serviks di Indonesia yang tergolong tinggi, karena sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan dalam diagnosis.</p><p>"Seringkali kanker sudah menyebar ke organ lain di dalam tubuh ketika seseorang memeriksakan kondisinya. Alhasil pengobatan yang dilakukan menjadi semakin sulit," katanya.</p><p>Dalam upaya meningkatkan kesadaran perempuan Indonesia akan pentingnya melakukan deteksi dini (skrining kanker serviks) sebagai langkah awal pencegahan PTTEP bersama Dompet Dhuafa (DD) memberikan alat deteksi dini kanker serviks kepada 10 bidan inspiratif di wilayah pelosok dan pinggiran Jabodetabek secara gratis.</p><p>Bidan inspiratif yang mendapatkan bantuan alat deteksi dini kanker serviks ini merupakan bidan-bidan pilihan yang telah terbukti secara tulus melayani dan memiliki dedikasi tinggi kepada para perempuan untuk terus peduli akan kesehatan reproduksinya.</p><p>"Bidan sebagai salah satu tenaga medis yang paling dekat dengan masyarakat, tentunya perlu untuk terus didukung. Kegiatan ini merupakan langkah kecil kami dalam mendukung kontribusi nyata positif yang telah banyak dilakukan oleh para bidan untuk perempuan Indonesia," katanya. &nbsp;(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 13:15 WIB

JK ucapkan selamat ulang tahun kepada Presiden Jokowi

Ekonomi | 21 Juni 2018 - 12:58 WIB

Darmin: Perbaikan struktur ekspor atasi perang dagang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:48 WIB

Kemenkes masih siagakan petugas kesehatan di sejumlah titik

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:33 WIB

Presiden Jokowi ulang tahun ke-57 hari ini

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:27 WIB

KPK panggil tujuh anggota DPRD Kota Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:12 WIB

AHY kritik pengangkatan M Iriawan jadi Pj Gubernur Jabar

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com