Jumat, 20 Oktober 2017

Di Israel ada kalangan warga negara yang boleh melewati antrian

Kamis, 16 Maret 2017 10:43

Ilustrasi antrian (sumber: Istimewa) Ilustrasi antrian (sumber: Istimewa)
Ayo berbagi!

Sebuah perubahan dalam undang-undang yang disetujui oleh parlemen negara Israel telah mengizinkan sejumlah warganya mendapatkan keistimewaan melewati antrian di sejumlah tempat seperti toko, apotik, bank, kantor pos dan layanan publik lain. Apa yang menjadi dasar pengistimewaan ini?

Rupanya Knesset (parlemen Israel) telah menganggap pengistimewaan itu layak diberlakukan bagi warganya yang berusia lanjut, di atas 80 tahun, demikian dilaporkan oleh The Times of Israel. Satu-satunya prioritas yang lebih tinggi diberikan adalah kepada kaum difabel yang dilayani. 

Undang-undang ini diloloskan pada usai pembacaan kedua dan ketiga pada sesi pleno di hari Selasa (14/03) dengan 37 anggota legislatif yang menyetujui dan tanpa menemukan keberatan dari anggota legislatif manapun. 

Dalam pandangannya, Menteri Kesetaraan Gila Gamliel dari Partai Likud menyayangkan perlunya sebuah penetapan undang-undang untuk pelaksanaan hal ini; mengingat kebiasaan mempersilahkan orang yang lebih senior mendahului antrian seharusnya menjadi suatu kebiasaan dan dibudayakan. 

"Mulai hari ini, semua orang wajib mempersilahkan warga senior dalam sebuah antrian," katanya.

Undang-undang baru ini mengatur bahwa seorang warga senior di atas 80 tahun dapat melewati antrian apabila memintanya. 

Sedangkan anggota Knesset yang memperkenalkan RUU ini, Itzik Shmuli mengatakan bahwa dia mengantisipasi suatu hari di mana mengalah pada orang senior sudah menjadi kebiasaan dalam masyarakat Israel, dan tidak diperlukannya sebuah peraturan khusus. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar