Minggu, 23 April 2017

Inilah Keuntungan yang Didapat Jika Menggunakan Kartu Kredit Syariah

Jumat, 17 Maret 2017 13:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/inilah-keuntungan-yang-didapat-jika-menggunakan-kartu-kredit-syariah courtesy https://www.cermati.com/artikel/inilah-keuntungan-yang-didapat-jika-menggunakan-kartu-kredit-syariah
Ayo berbagi!

Kartu kredit saat ini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern karena proses transaksi yang cepat dan efisien. Semakin seringnya promosi keuntungan-keuntungan yang didapat dari penggunaan kartu kredit, semakin menambah minat banyak orang untuk memilikinya.

Terlebih lagi kemudahan untuk menggesek dengan menggunakan kartu kredit tanpa perlu lagi membawa banyak uang menjadi faktor yang semakin meningkatkan tingginya minat masyarakat. Peluang ini tentu saja dimanfaatkan pula oleh bank syariah untuk menciptakan kartu kredit berbasis syariah.

Pada dasarnya, kartu kredit yang ada di bank syariah ini sama saja fungsinya dengan kartu kredit yang diterbitkan bank konvensional, yaitu sama-sama bisa digunakan untuk melakukan transaksi belanja dan juga membayar tagihan nasabah lainnya. Namun, soal keuntungan, hanya dengan menggunakan kartu kredit bank syariahlah, Anda dapat menikmati keuntungan-keuntungan berikut ini.

Baca Juga: Kelebihan Kartu Kredit Syariah dan Perhitungan Tagihannya

1. Memiliki Skema Perjanjian yang Jelas Sejak Awal Pembukaan

Skema Perjanjian Kartu Kredit Syariah

Ilustrasi Skema Perjanjian Kartu Kredit Syariah via shutterstock.com

 

Dalam kartu kredit bank syariah, terdapat tiga jenis perjanjian yang menjadi dasar prinsip syariah. Skema perjanjian ini berupa jaminan atas segala aktivitas belanja serta transaksi lainnya (akad kafalah), pinjaman yang diberikan pihak bank bagi pemegang kartu kredit (akad qardh), dan tersedianya layanan untuk nasabah ketika ingin bertransaksi finansial dengan menggunakan mata uang asing (sharf).

2. Penerapan Sistem Bunga Ditiadakan

Bank Syariah Tidak Berbunga

Bank Syariah Tidak Memberlakukan Bunga via shutterstock.com

 

Biasanya bank konvensional akan menerapkan sistem bunga kepada nasabahnya ketika melakukan transaksi. Sementara di bank syariah kartu kredit tidak menggunakan sistem bunga, tetapi menggunakan beberapa akad sebagai dasarnya.

Dalam akad kafalah, bank syariah yang akan memberikan jaminan kepada nasabahnya ketika melakukan aktivitas perbelanjaan di pihak merchant. Atas jaminan yang telah diberikan bank syariah kepada pemegang atau pengguna kartu kredit tersebut, bank syariah berhak mendapatkan sejumlah uang dari nasabah.

Sementara dalam akad ijarah, dikenal iuran tahunan sebagai biaya keanggotaan. Besar biaya keanggotaan akan ditetapkan bank syariah. Biaya tersebut ada dan dibebankan kepada nasabah sebagai pembayaran atas fasilitas yang telah diberikan bank syariah. Seluruh biayanya akan dipaparkan secara jelas ketika Anda memutuskan untuk menjadi pengguna kartu dalam akad ijarah.

3. Biaya Administrasi Lebih Hemat

Biaya Administrasi Kartu Kredit Syariah

Biaya Administrasi Kartu Kredit Syariah Lebih Hemat via shutterstock.com

 

Kelebihan lainnya dari menggunakan kartu kredit bank syariah adalah hematnya biaya administrasi yang dibebankan kepada nasabah dibandingkan kartu kredit konvensional. Kartu kredit yang dikeluarkan bank syariah memang tidak menerapkan sistem bunga, tetapi penggunanya tetap dikenakan biaya administrasi.

Adapun biaya administrasi ini adalah biaya yang wajib dibayar nasabah kepada pihak bank penerbit kartu kredit. Total biaya administrasinya tergantung dari nilai transaksi dari penggunaan kartu kredit. Dengan begitu, bisa saja biaya administrasi ini tidak sama setiap periodenya. Dibandingkan kartu kredit konvensional, biaya administrasi kartu kredit syariah lebih hemat dan terjangkau.

4. Kartu Kredit Syariah Memiliki Jangkauan Jaringan yang Luas

MasterCard Kartu Kredit Syariah

Jangkauan Jaringan Kartu Kredit Syariah Terbilang Luas via shutterstock.com

 

Tak perlu khawatir saat Anda memilih untuk menggunakan kartu kredit syariah. Sebab kartu kredit syariah telah memiliki jangkauan jaringan yang luas. Dengan begitu, Anda dapat menggunakannya untuk berbagai keperluan, seperti berbelanja di seluruh tempat, melunasi tagihan (listrik, air, tv kabel, telepon), isi ulang pulsa, membeli tiket pesawat terbang, dan menarik uang tunai di ATM.

Selain itu, dapat digunakan apabila Anda sedang di luar negeri di mesin-mesin ATM yang berlogo Cirrus atau MasterCard. Sebab telah didukung MasterCard Internasional sama seperti halnya kartu kredit dari bank konvensional.

5. Denda Nasabah Dipergunakan sebagai Dana Bantuan Sosial

Denda Kartu Kredit Syariah

Ilustrasi Denda Kartu Kredit Syariah via shutterstock.com

 

Sama seperti halnya menggunakan kartu kredit konvensional, apabila nasabah terlambat membayar tagihan kartu kredit, bank syariah akan memberlakukan denda. Yang dalam bank syariah diistilahkan ta’widh, yang diterjemahkan menjadi ganti rugi.

Perhitungan denda ini akan ditentukan sesuai dengan persentase dari jumlah tagihan ditambah dengan biaya yang dikeluarkan pihak bank syariah selama melakukan penagihan kepada nasabah. Dana yang terkumpul dari uang keterlambatan tersebut tidak akan masuk ke bank, tetapi akan disumbangkan ke lembaga sosial yang sebelumnya telah ditunjuk bank syariah.

Dengan begitu, pemegang kartu kredit bank syariah juga dapat melakukan amal dengan membayar dana keterlambatan tagihan. Walaupun begitu, sebagai nasabah kita sebaiknya tetap disiplin dalam membayar tagihan kartu kredit. Jika memang ingin menyumbang untuk dana sosial, alangkah baiknya dilakukan lewat zakat atau melalui badan-badan resmi yang memang mengurus hal tersebut.

6. Punya Sistem Tarik Tunai via ATM yang Menguntungkan

ATM Bank Syariah

Kartu Kredit Syariah Menawarkan Sistem Tarik Tunai yang Menarik via shutterstock.com

  

Apabila menggunakan kartu kredit konvensional, Anda akan dikenakan biaya penarikan minimal 4% dari jumlah nominal penarikan. Sementara bila menggunakan kartu kredit syariah, Anda bisa lebih hemat dan untung karena biaya penarikan yang <4% apabila ingin menarik uang di mesin ATM.

7. Sejalan dengan Prinsip Syariah

Sistem Perbankan Syariah

Kartu Kredit Syariah Didasarkan pada Hukum Syariah via shutterstock.com

 

Bagi Anda yang selalu berpegang teguh pada agama, memilih kartu kredit syariah bisa menjadi solusinya. Fatwa No. 54/DSN—MUI/IX/2006 dari Dewan Syariah Nasional menyatakan bahwa kartu kredit syariah merupakan kartu yang hampir serupa dan memiliki fungsi sama seperti kartu kredit biasanya, tetapi dijalankan menggunakan prinsip syariah.

Kebijakan dan aturan yang ada telah ditetapkan Dewan Syariah Nasional sehingga tidak melanggar kaidah agama. Beberapa pihak yang disebutkan juga memiliki istilahnya masing-masing, misalnya pihak penerbit kartu dinamakan mushdir al-bithaqah, pemilik kartu dinamakan hamil al-bithaqah, dan penerima kartu atau merchant yang dinamakan qabil al-bithaqah.

Baca Juga: Mengenal Kartu Kredit Syariah dan Bank-Bank yang Menerbitkannya

Aman, Nyaman, dan Syar’i

Nah, itulah tadi keuntungan-keuntungan menggunakan kartu kredit syariah. Prinsip yang telah diterapkan dalam kartu kredit syariah akan membuat nasabahnya merasa aman, lebih nyaman, dan telah melakukan yang syar’i karena penggunaannya yang sesuai dengan kaidah agama dan sesuai dengan fatwa dari Dewan Syariah Nasional.

Baca Juga: 5 Perbedaan Bank Konvensional dan Syariah

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar