Selasa, 12 Desember 2017

Piano Mahal Dibuang ke Tempat Sampah di Australia

Jumat, 17 Maret 2017 20:40

Ayo berbagi!

Sebuah piano mahal berharga ratusan juta rupiah dibuang ke tempat sampah di Broome, Australia Barat, namun berhasil diselamatkan oleh musisi lokal.

Piano Steinway & Sons ini biasanya berharga sekitar Rp 800 juta, bila dibeli baru, dan berharga sekitar Rp 200 juta sebagai piano bekas.

Sebuah resor di Broome Australia Barat sedang membersihkan berbagai sampah dan menemukan piano tersebut sebagai salah satu barang yang dicampakkan.

Pemilik piano tersebut dulunya adalah Lord Alistair McAlpine, penasehat untuk mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher.

Untungnya, seorang musisi lokal di Broome, Wil Thomas, yang hendak membuang sampah dari kebunnya ke tempat pembuangan akhir hari Minggu lalu melihat piano tersebut sedang dimainkan oleh seorang pemuda berusia 16 tahun, Tui Warihana.

"Rasanya aneh sekali ketika melihat seorang pemuda yang bisa memainkan nada dengan baik di tengah tumpukkan sampah, di atas piano yang tampak seperti piano rusak," kata Thomas.

A photo of the piano found at the tip being towed away on a trailer.
Piano Steinway ini bila baru harganya sekitar Rp 800 juta.

Supplied: Wil Thomas

Thomas mengatakan piano yang dikenal dengan baby grand piano tersebut mengeluarkan nada-nada yang sempurna.

"Suara yang bagus muncul dari piano yang bagus di tempat pembuangan sampah di Broome," katanya.

"Saya sebenarnya berharap mendengar suara sumbang," tambah Thomas. "Namun dia memainkan lagu Moonlight Sonata dengan piano tersebut. Saranya bagus sekali."

Piano rusak ketika dibuang

Piano yang berasal dari Sam Male Room di Resor Cable Beach Club, dicampakkan di tempat pembuangan sampah dengan kondisi dua kakinya sudah tidak ada lagi.

Penutup piano juga dicampakkan dua meter dari piano tersebut.

"Saya segera bisa melihat bahwa piano itu masih bagus," kata Thomas.

Dia kemudian bertanya kepada Tui Warihana, apakah dia ingin membawanya pulang, namun remaja tersebut tidak memiliki alat angkut atau pun memiliki tempat di rumahnya untuk piano tersebut.

Thomas kemudian menghubungi temannya seorang pengusaha dan juga pianis, Don Bacon yang juga memiliki piano Steinway di rumahnya.

A photo of Wil Thomas in the shed where the piano is currently stored
Wil Thomas di gudang dimana piano itu sekarang disimpan.

ABC Kimberley: Leah McLennan

Piano tersebut sekarang berada di gudang di rumah Bacon.

Setelah mengetahui kejadian ini, manajer Cable Beach Club Ron Sedon mengatakan terkejut bahwa dengan pembuangan piano tersebut.

Dia mengatakan bahwa resor tersebut dulunya memang adalah Lord McAlpine, yang pernah menjadi penasehat pribadi PM Margaret Thatcher.

A close up of the Steinway & Sons piano, which cost in the order of $80,000 new and $20,000 second hand.
Steinway adalah salah satu merk piano terkenal di dunia.

Supplied: Leah McLennan

"Piano itu diserahkan kepada kami delapan tahun lalu, bersama dengan barang-barang lainnya yang disimpan di Perth semuanya milik pemilik yang lama," katanya.

Sedon mengatakan bahwa staf yang mengurusi pembuangan barang di resor tersebut tampaknya memang betul-betul tidak mengetahui soal musik.

Dan sekarang dia berharap bahwa piano tersebut bisa segera dikembalikan ke resor tersebut.

Diterjemahkan pukul 13:00 AEST 17/3/2017 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar