Kamis, 21 Juni 2018 | 13:16 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Pakar: Rekam bunuh diri karena depresi atau impulsif

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Muhammad Iqbal Fauzan    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Ilustrasi. Foto: Istimewa
<p>Merekam aksi bunuh diri di media sosial menurut psikolog klinis Liza Marielly Djaprie bisa saja karena frustasi dengan keadaan hidup dan merasa tidak ada jalan keluar untuk mengatasi masalahnya.</p><p>“Umumnya, pelaku bunuh diri karena depresi kronis atau sangat impulsif,” kata Liza, Sabtu (18/3).</p><p>Menurut Liza, perilaku merekam aksi bunuh diri bukan tergolong narsisme atau eksibisionisme, rasa ingin pamer yang berlebihan, namun depresi atau sikap impulsif berlebihan.</p><p>Meski pun tidak mengetahui permasalahan yang dialami orang yang siaran langsung bunuh diri di Facebook disebabkan depresi atau tindakan impulsif yang berlebihan, ia sangat menyayangkan aksi tersebut.</p><p>“Amat sangat disayangkan karena dia masih ada anak,” kata Liza, psikolog klinis Sanatorium Dharmawangsa ini.</p><p>Orang yang mengalami depresi kronis, akibat akumulasi tekanan hidup, umumnya tidak mencari perhatian ketika ingin mengakhiri hidupnya.</p><p>Berbeda dengan orang yang mengalami gangguan impulsif, melakukan sesuatu tanpa memikirkan dampak dari perilakunya, ia bisa melakukan aksi seperti itu karena ingin mencari perhatian. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 13:15 WIB

JK ucapkan selamat ulang tahun kepada Presiden Jokowi

Ekonomi | 21 Juni 2018 - 12:58 WIB

Darmin: Perbaikan struktur ekspor atasi perang dagang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:48 WIB

Kemenkes masih siagakan petugas kesehatan di sejumlah titik

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:33 WIB

Presiden Jokowi ulang tahun ke-57 hari ini

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:27 WIB

KPK panggil tujuh anggota DPRD Kota Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:12 WIB

AHY kritik pengangkatan M Iriawan jadi Pj Gubernur Jabar

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com