Sabtu, 22 Juli 2017

Sebuah laptop berisi rencana Trump Tower dicuri

Sabtu, 18 Maret 2017 16:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
Laptop
Reuters
Laptop itu dilindungi dengan enkripsi dan tidak berisi informasi yang rahasia, jelas Secret Service.

Sebuah laptop milik Secret Service AS yang berisi rencana Trump Tower dan dokumen sensitif lainnya telah dicuri dari kendaraan milik agen tersebut di New York.

Laptop itu dilindungi dengan enkripsi dan tidak berisi informasi yang rahasia, jelas Secret Service.

Tetapi komputer itu berisi rincian terhadap penyelidikan mantan kandidat presiden dari partai Demokrat Hillary Clinton yang menggunakan server email pribadi, seperti diberitakan ABC News.

Polisi berupaya mencari rekaman dari kamera pengawas untuk mengidentifikasi tersangka.

Secret Service merilis pernyataan yang menyebutkan "seorang pegawai merupakan korban aksi kriminal di mana agen kami mengungkapkan terjadi pencurian laptop".

Agen itu menambahkan bahwa komputernya "berisi dokumen keamanan berlapis termasuk cakram penuh enkripsi dan tidak memilik izin untuk memuat informasi yang rahasia."

"Berjuang dengan mati-matian"

ABC memberitakan bahwa kendaraan agen perempuan menjadi target di daerah Bath Beach di Brooklyn pada Kamis.

CBS News menyebutkan kompuet juga membahwa dokumen penting mengenai Paus Franciskus.

Seorang sumber dari kepolisian mengatakan kepada New York Daily News: "Terdapat data yang sangat sensitif. Mereka berjuang dengan mati-matian."

"Pin untuk kerah jas penugasan" menjaga Presiden Donald Trump, campanye Clinton dan Sidang Umum PBB juga diambil bersama laptop itu, menurut media AS.

Benda-benda itu dilaporkan dicuri dari sebuah tas yang berada di dalam mobil agen tersebut. Tas itu telah ditemukan, tetapi laptopnya masih hilang, seperti diberitakan media AS.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar