Rabu, 26 Juli 2017

Bayi Kuda Nil Langka Muncul Perdana di Kebun Binatang Sydney

Senin, 20 Maret 2017 08:58

(Courtesy: AustraliaPlus) Kebun Binatang Taronga mengatakan, pihaknya akan mengadakan kompetisi untuk memilih nama bagi bayi kuda nil yang baru. (Courtesy: AustraliaPlus) Kebun Binatang Taronga mengatakan, pihaknya akan mengadakan kompetisi untuk memilih nama bagi bayi kuda nil yang baru.
Ayo berbagi!

Seekor kuda nil kerdil atau kuda nil pygmy yang terancam punah muncul perdana di Kebun Binatang Taronga pada Jumat (17/3/2017) sebagai kuda nil pertama dari spesiesnya yang berhasil dibiakkan di kebun binatang itu dalam tujuh tahun.

Pasangan kuda nil Fergus dan Kambiri melahirkan bayi kuda nil betina pada akhir Februari, tapi pada Jumat (17/3/2017) adalah pertama kalinya bayi kuda nil itu tampil di depan publik.

Para pengunjung memiliki kesempatan untuk melihat bayi kuda nil kerdil yang langka ini menjelajahi hutan hujan kebun binatang, tempat di mana ia mampu mencari makan dan praktek berenang, di bawah pengawasan sang induk.

"Bayi ini bersenang-senang bisa belajar berenang di samping ibunya dan bahkan berlatih menahan napas di bawah air," kata penjaga kebun binatang Renae Moss.

"Kuda nil kerdil secara alami menghabiskan banyak waktu di dalam air,” imbuhnya.

Ia menerangkan, "Kami mulai dengan mengisi kolam sedalam 40 cm, tapi kami akan meningkatkan kedalaman air secara bertahap seiring dengan bayi kecil itu menumbuhkan kepercayaan dirinya."

Merupakan satwa asli dari hutan dan rawa di Afrika Barat, kuda nil kerdil dikenal sebagai hewan soliter yang umumnya hanya berkumpul dengan sesamanya untuk kegiatan reproduksi.

Hanya sedikit yang diketahui tentang mereka di alam liar, dengan mayoritas penelitian yang tercatat tentang spesies ini diambil dari hewan yang dirawat di kebun binatang.

Memiliki berat badan sekitar lima kilogram saat lahir, bayi kuda nil ini tumbuh dengan kondisi yang sehat dan mulai mengonsumsi makanan padat.

"Bayi ini benar-benar berkembang," kata Renae.

Kuda Nil
Para pengunjung bisa melihat bayi kuda nil ini belajar berenang di bawah pengawasan sang ibu.

Supplied: Paul Fahey

Ia menuturkan, "Si bayi bertambah berat badan setiap hari dan sudah punya gulungan lemak kecil di sekitar lehernya."

Kebun Binatang Taronga mengatakan, pihaknya akan segera mengumumkan kompetisi untuk membantu memilih nama bagi bayi kuda nil kerdil yang baru itu.

Bayi ini adalah tambahan penting bagi populasi kuda nil kerdil yang minim di kawasan Australasia, bayi ini adalah bayi pertama yang lahir di Taronga sejak ibunya, Kambiri, hadir pada bulan Juni 2010.

"Kambiri membuktikan diri menjadi seorang ibu yang benar-benar alami. Ia sangat penuh perhatian dan guru yang baik, membimbing bayinya saat ia belajar berenang dan menunjukkan padanya makanan apa untuk dimakan,” jelas Renae.

Ia menambahkan, "Hal yang juga penting bagi bayi kuda nil untuk mempelajari perilaku keibuan yang alami ini, karena kami berharap ia sendiri akan tumbuh besar menjadi seorang ibu yang baik.”

"Dengan hanya 2.000-3.000 kuda nil kerdil yang tersisa di alam liar, setiap bayi kuda nil mungil begitu penting," sambungnya.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Diterbitkan: 17:11 WIB 17/03/2017 oleh Nurina Savitri.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar