Jumat, 23 Juni 2017

BMKG Kupang optimalkan layanan E-Service cegah bencana

Senin, 20 Maret 2017 21:08

Ayo berbagi!

Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika khususnya Stasiun Meteorologi Klas II El Tari Kupang mengoptimalkan E-Service MKG setempat sebagai salah satu konten peringatan dini iklim, cuaca di darat, laut, udara yang berdampak bencana bagi publik.

"Semula kehadiran E-Service ini untuk memudahkan stakeholder mendapatkan pelayanan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (MKG) yang cepat, tepat, akurat serta mudah untuk memperoleh informasi terkini terkait dengan iklim dan cuaca ekstrem," Kepala Stasiun Meteorologi Klas II El Tari Bambang Setiaji di Kupang, Senin (20/3).

Namun dalam perjalan keberadaan fasilitas informasi ini dioptimalkan agar dapat diakses melalui Gadget atau HP berbasis android demi menunjang keselamatan, keberhasilan dan kenyamanan hidup warga setempat, terutama yang ingin beraktivitas, namun terkendala iklim dan cuaca.

Sehingga menurut dia melalui fasilitas ini, masyarakat dapat mengakses aneka informasi MKG sebagai penunjang aktivitasnya sehari-hari.

"Tidak hanya itu bagi kita yang sudah sangat bergantung pada media sosial khususnya Whatsapp (WA), terdapat WA grup "info publik MKG NTT" yang anggotanya dari berbagai pemangku kepentingan di NTT, termasuk media massa, cetak, Televisi, Radio, Media On-line dan lainnya," katanya.

Ia mengatakan konten di dalam grup ini adalah peringatan dini cuaca ekstrime baik di darat maupun di laut, prakiraan cuaca, prakiraan tinggi gelombang, informasi awal musim kemarau/penghujan, gempa bumi/tsunami.

Untuk itu kata dia pada kesempatan peluncuran e.service MKG NTT ini, juga dilaksanakan perjanjian kerjasama antara Stasiun Meteorologi Klas II El Tari Kupang dengan PERUM Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia Kantor Cabang Pratama Kupang dan Badan SAR Nasional (BASARNAS) Kupang.

Sebagai pemangku kepentingan terkait katanya dengan peringatan dini dan upaya menanggulangi bencana sebagai akibat dari cuaca ektrem.

Selain itu kata Bambang MKG NTT juga membentuk Forum Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau biasa dikenal dengan FORUM MKG dilaksanakan rutin di beberapa wilayah di Indonesia, tak terkecuali di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebab wilayah NTT merupakan wilayah yang unik dari sebagian kecil wilayah di Indonesia dan untuk itulah informasi MKG sangat dibutuhkan guna menunjang aktivitas masyarakat sehari-harinya.

Forum MKG NTT bertujuan menggiatkan diskusi terkait informasi MKG dan kebencanaan sehingga menjadi tangan panjang Badan Meteorologi Klimatologi.

Dia menjelaskan Meteorologi sebagai ilmu yang mempelajari masalah atmosfer, misalnya, suhu, udara, cuaca, angin, dan berbagai sifat fisika dan kimia atmosfer lainnya yang digunakan untuk keperluan prakiraan cuaca.

"Dalam kamus besar bahasa Indonesia, meteorologi didefinisikan sebagai cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang ciri-ciri fisik dan kimia atmosfer untuk meramalkan keadaan cuaca disuatu tempat secara khusus dan di seluruh dunia secara umum.

Pengertian meteorologi yang lain adalah bahwa meteorologi adalah ilmu yang mempelajari proses fisis dan gejala cuaca yang terjadi di dalam atmosfer terutama pada lapisan bawah yaitu troposfer Meteorologi berasal dari bahasa Yunani meteoros yang artinya ruang atas (atmosfer), dan logos yang artinya ilmu.

"Sehingga secara harfiah Meteorologi dapat diartikan sebagai ilmu tentang atmosfer," katanya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar