Jumat, 28 April 2017

Komnas Perempuan khawatirkan ibu-ibu yang tinggal di Pegunungan Kendeng

Senin, 20 Maret 2017 21:59

Foto: Dody Handoko. Foto: Dody Handoko.
Ayo berbagi!

Azriana, Ketua Komnas Perempuan mengatakan, hasil pemantauan Komnas Perempuan terhadap pengelolaan sumber daya alam, terutama di pegunungan Kendeng menunjukkan praktik penambangan batu kapur yang dilakukan di tiga kabupaten: Pati, Rembang, Grobogan telah menggerus pegunungan Kendeng.

Penambangan itu menyisakan lubang-lubang besar di bumi, bekas penambangan tersebut, merusak kesuburan tanah dan mengancam sungai-sungai bawah tanah sebagai cadangan air tanah di masa depan.

Para ahli lingkungan mengkhawatirkan hilangnya keanekaragaman hayati yang dimiliki pegunungan Kendeng akibat penambangan yang merusak ekosistem gua berikut seluruh mahluk hidup di dalamnya.

“Ibu-ibu yang tinggal di sekitar pegunungan Kendeng juga mengkhawatirkan udara yang polusi, panen yang gagal serta aneka tumbuh-tumbuhan jamu dan obat yang semakin langka,”katanya dalam rilis tertulis, Senin (20/3).

Menurutnya, tidak ada upaya perbaikan bahkan operasional pabrik semen justru terus berlanjut , tindakan ini kemudian terjadi penolakan bahkan hingga masuk dalam ranah hukum.

“Bahkan yang mengkhawatirkan adalah terjadinya: penggusuran warga dari sumber kehidupannya, kebijakan otonomi daerah yang mengakibatkan perusakan lingkungan, polusi udara dan tanah (dan air), potensi hilangnya situs bersejarah, makam leluhur dan mata air, konflik horisontal antar warga, bahkan perubahan grand design pembangunan dari daerah pertanian menjadi daerah tambang dan industrialisasi,”paparnya.

Kesemuanya berdampak pada perempuan, dimana bagi perempuan, air tidaklah sekedar air, air adalah hak. Termasuk di dalamnya: hilangnya pengetahuan asli perempuan, lemahnya partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan.

“Perempuan mengalami kerumitan ekonomi, potensi pekerja migran dan trafiking perempuan meningkat, stigma pada perempuan pembela HAM sebagai anti pembangunan kekerasan dan ancaman kekerasan terhadap perempuan,”ungkapnya. (Dody/SiK)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar