Jumat, 22 September 2017

Komnas Perempuan minta moratorium ijin pabrik semen baru di Pegunungan Kendeng

Senin, 20 Maret 2017 21:37

Foto: Dody Handoko. Foto: Dody Handoko.
Ayo berbagi!

Azriana, Ketua Komnas Perempuan mengatakan, mempertimbangkan kerentanan perempuan dan warga pegunungan Kendeng yang menolak pabrik semen, serta potensi konflik yang masih besar, Komnas Perempuan merekomendasikan beberapa hal.


 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) adalah kesepakatan di tingkat global yang mensyaratkan pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan hidup demi generasi yang mendatang.

“Untuk itu Presiden harus memerintahkan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk tindaklanjuti keputusan Mahkamah Agung yang memenangkan gugatan warga Rembang dan secara tegas melaksanakan moratorium penghentian ijin pabrik semen baru dan menghentikan seluruh kegiatan operasional pabrik semen yang berpotensi merusaklingkungan,”ujarnya dalam rilis tertulis, senin (20/3).


Dikatakannya bahwa pemerintah harus membuat Kajian Lingkungan Hidup Strategis yang harus dilakukan secara independen dan konsensus nasional dalam pengelolaan sumber daya alam yang melibatkan masyarakat yang pro maupun yang kontra.


Ia meminta pemerintah menghargai upaya perempuan-perempuan Kendeng yang telah berjuang selama kurang lebih 7 tahun dengan membuka dialog konstruktif  yang mendengarkan suara perempuan.

“Menghentikan kriminalisasi dan membebaskan petani dari segala tuntutan hukum yang tidak masuk akal. Menjamin keselamatan warga yang menolak pabrik semen dan memastikan aparat penegak hukum tidak berpihak,” paparnya. (Dody/SiK) 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar