Kamis, 27 April 2017

Musabakoh Kitab Kuning dinilai bisa tangkal paham radikalisme

Senin, 20 Maret 2017 21:00

Ilustrasi. Foto: Elshinta.com Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ayo berbagi!

Digelarnya Musabakoh Kitab Kuning di kalangan santri dan para pemuda di wilayah Jawa Barat dinilai positif dan diharapkan bisa menangkal paham radikalisme sekaligus agar para santri dan kalangan pemuda khususnya untuk tidak mudah terprovokasi dan melakukan aksi unjuk rasa yang berakibat bisa memecah persatuan dan kesatuan.

Kepada Reporter Elshinta, Eko Purnomo, Senin (20/3), Anggota Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Anshor di Bekasi, Jawa Barat, Samsul Arifin, kegiatan yang merupakan warisan para ulama ini sangat penting dalam menghadapi tantangan saat ini di Indonesia. Dimana dengan kembali membuka wawasan dengan Kitab Kuning tentu membuat pola fikir santri dan pemuda bisa terbuka dikala banyak tantangan ditambah maraknya media sosial yang menjurus ke hal hal negatif maupun berita yang tidak benar.

Oleh karenanya, Samsul berharap kedepan tidak ada lagi kalangan santri dan pemuda untuk mudah terhasut hingga melakukan aksi ke jalan yang seharusnya bisa mentelaah dulu sebelum mengambil sikap apakah ajakan tersebut benar atau tidak.

Lebih lanjut Samsul menambahkan krisis nasionalisme di kalangan pemuda perlahan bisa terjadi dikala lemahnya nilai nilai persatuan dan kesatuan, sehingga peran Anshor bersama lainnya berkeinginan untuk bersama meningkatkan jiwa nasionalisme dan dengan dibukanya kembali Musabakoh Kitab Kuning tentu bisa mengkaji lebih dalam lagi makna makna yang terkandung, yang diketahui Musabakoh Kitab Kuning dibagi menjadi dua peserta dan finalnya nanti akan digelar. Pada tanggal 29 dan 30 Maret 2017 mendatang di DPP Partai Kebangkitan Bangsa.

Penulis: M Iqbal Fauzan

Editor: Sigit Kurniawan

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MuI

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar