Sabtu, 27 Mei 2017

Para capres Prancis berdebat panas soal pakaian renang Muslim, burkini

Selasa, 21 Maret 2017 10:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
capres Prancis
Reuters
Francois Fillon, Emanuel Macron, Benoit Hamon, Jean-Luc Melenchon dan Marine Le Pen beberapa saat menjelang debat.

Dua calon terkuat pemilihan presiden Perancis saling menyerang dalam debat panas yang disiarkan televisi, khususnya tentang baju renang perempuan Muslim, burkini.

Calon garis tengah, Emmanuel Macron menyerang capres ekstrem kanan Marine Le Pen yang menyebut bahwa burkini adalah ancaman terhadap tradisi sekularisme Prancis. Menurut Macron, burkini hanyalah sekadar tata tertib berbusana di ruang publik.

Beberapa resor Perancis selatan melarang baju renang itu musim panas lalu sebelum pengadilan administratif tertinggi Perancis menyebut larangan itu melanggar kebebasan asasi.

Marine Le Pen mengatakan Perancis harus menentang multikulturalisme, tapi Macron menuduhnya memusuhi umat Islam di negeri itu.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan Le Pen akan mendapatkan suara terbanyak di putaran pertama, tapi di putaran dua akan dikalahkan oleh calon partai kanan-tengah Francois Fillon yang sedang dirundung berbagai masalah, atau Macron yang melejit sejak capres kanan tengah itu didera berbagai skandal.

Di pidato pembukaan debat itu, Macron mengatakan akan mengubah politik yang secara tradisional terpecah belah di prancis, sementara Marine Le Pen mengatakan dia ingin membuat Prancis bukan sebagai 'wilayah semu' Uni Eropa atau tunduk kepada Kanselir Jerman Angela Merkel dan bersumpah untuk menghentikan semua imigrasi ke negeri itu.

Adapun Francois Fillon mengatakan bahwa jika terpilih, ia akan menjadi presiden dari apa yang disebutnya 'pemulihan nasional.'

Berbeda dengan biasanya, kali ini juga terlibat dua politikus kiri dalam perdebatan: Benoit Hamon dan Jean-Luc Melenchon.

Emmanuel Macron yang melejit sejak Fillon didera berbagai skandal menyerang Marine Le Pen yang menyebut bahwa burkini adalah ancaman terhadap tradisi sekularisme Prancisd. Menurut Macron, burkini hanyalah sekadar tata tertib berbusana di ruang publik.

Beberapa resor Perancis selatan melarang baju renang itu musim panas lalu sebelum pengadilan administratif tertinggi Perancis menyebut larangan itu melanggar kebebasan asasi.

burkini
BBC
Beberapa wilayah Perancis selatan sempat melarang burkini sebelum pengadilan administratif tertinggi Perancis menyebut larangan itu melanggar kebebasan asasi.

Macron juga menyentil Fillon dengan mengatakan keadilan akan menang sebagaimana akan terjadi menyangkut kasus 'calon presiden tertentu.

Sentilan Macron jelas mengacu pada penyelidikan hukumpada tuduhan bahwa Fillon membayar ratusan ribu euro pada istrinya sendiri untuk pekerjaan parlemen yang tidak ia lakukan.

Fillon menyangkal semua tuduhan yang disebutnya sebagai upaya 'pembunuhan politik,' dan menolak mundur dari pilpres.

Mr Fillon telah membantah tuduhan tersebut dan menolak untuk berhenti balapan, mengeluh dia adalah korban dari "pembunuhan politik".

Para calon juga beradu konsep soal ekonomi dan bagaimana mengatasi pengangguran, yang telah lama berada di kisaran 10%.

Marine Le Pen menyerukan suatu 'ekonomi patriotik' dan mengkampanyekan langkah-langkah proteksionis yang condong kepada perusahaan-perusahaan Perancis.

Fillon menyebut, gagasan Le Pen akan menyebabkan 'kekacauan ekonomi.'

Di kalangan kiri, Hamon - yang berusaha membedakan diri dari calon kiri lain, Jean-Luc Melenchon, menyerukan penerapan pendapatan dasar universal, yang katanya adalah satu-satunya ide inovatif dalam kampanye pemilu.

Pemungutan suara akan berlangsun pada tanggal 23 April, sementara putaran kedua -jika tak ada pemenang nmutlak di atas 50%- akan diselenggarakan pada tanggal 7 Mei.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar