Kamis, 27 April 2017

Masyarakat diminta perketat pengawasan lokasi rawan masuknya narkoba

Selasa, 21 Maret 2017 14:04

Ilustrasi. Foto: ist Ilustrasi. Foto: ist
Ayo berbagi!

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Mustaqi MZ meminta masyarakat dan kepolisian memperketat pengawasan lokasi yang dinilai rawan sebagai pintu masuk narkoba di daerah itu.

"Kami duga masuknya narkoba ke wilayah Penajam Paser Utara itu, bisa melalui pelabuhan tikus, serta kapal dan melalui darat perbatasan wilayah," kata Mustaqim ketika ditemui di Penajam, Selasa (21/3).

Pemerintah kabupaten lanjut Wabup, mengharapkan masyarakat bersama kepolisian bersatu untuk mengawasi lokasi yang dinilai rawan masuknya narkoba.

Mustaqim yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten atau BNK Penajam Paser Utara tersebut merasa prihatin maraknya pererdaran dan penyalahgunaan narkoba di Provinsi Kalimantan Timur.

"Saya prihatin Provinsi Kaltim masuk urutan ketiga daerah pererdaran narkoba terbesar di Indonesia, karena Kaltim merupakan pintu masuk dari berbagai daerah." ujarnya.

Sementara Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan daerah penghubung wilayah antara timur dan selatan di Pulau Kalimantan.

"Posisi wilayah itu sangat berpotensi sebagai perlintasan dan tujuan para pengedar narkoba, juga bisa dijadikan daerah persinggahan pengedar narkoba," jelas Mustaqim.

Untuk itu Wabup meminta masyarakat untuk proaktif untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Penajam Paser Utara.

Mustaqim menegaskan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba itu bukan hanya tanggung jawab kepolisian, namun juga tanggung jawab masyarakat.

"Masyarakat harus proaktif, minimal memberikan informasi kepada polisi bila mengetahui ada transaksi narkoba, jadi masyarakat juga jadi polisi diri sendiri agar tidak terlibat narkoba," ucapnya.

BNK Penajam Paser Utara melakukan koordinasi dengan instansi terkait sebagai upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di daerah setempat, termasuk meminta tokoh agama untuk selalu mengingatkan agar menghindari narkoba sebagai kaidah agama.

Mustaqim menyatakan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pendidik dan organisasi masyarakat sangat cocok untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba dengan memberikan penyadaran kepada masyarakat luas.

"Saya memberikan dukungan sejumlah organisasi yang memiliki visi pemberatansan narkoba di wilayah Penajam Paser Utara," tambahnya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar