Kamis, 27 April 2017

Ahli linguistik:

Tidak ada ucapan Ahok yang menjelekkan Al Maidah

Selasa, 21 Maret 2017 13:11

Foto: Dody Handoko. Foto: Dody Handoko.
Ayo berbagi!

Guru besar linguistik dari Universitas Indonesia (UI) Prof Rahayu Surtiati mengatakan, ucapan Basuki Thajaya Purnama atau Ahok tidak ada yang bernada menjelekkan sesuatu karena berfokus pada program. Kalimat  'dibohongi pakai surat Al-Maidah ayat 51' yang disampaikan Ahok dalam pidato itu, ia menilai seperti  yang dialami Ahok sebelumnya.


"Tidak ada niat  menjelekkan karena itu fokus pada program. Itu juga tidak ada menjelekkan karena itu berdasarkan fakta, karena pengalamannya. Jadi itu bukan mau menjelekkan orang atau menjelekkan agama Islam karena dari pengalaman maka keluarlah kalimat itu," katanya saat sidang Ahok  di auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Selasa (21/3).

Ia menandaskan tidak ada kutipan apa pun dalam pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentang surat Al-Maidah ayat 51 yang dapat dianggap menistakan atau menodai agama. Pidato Ahok itu berisi tentang program perikanan. (Dody/SiK)

Masih ada lagi informasi Kasus dugaan penistaan agama menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar