Dislitbangad berperan berikan solusi pada pengguna alutsista
Rabu, 01 Maret 2017 - 06:30 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
<p>Banyaknya jenis alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki TNI Angkatan Darat, bukan berarti tidak memiliki permasalahan. Dalam penggunaannya, setiap alutsista memiliki kelebihan dan kekurangan di tangan pengguna. <br></p><p>Untuk mengatasi kekurangan tersebut, keberadaan Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad) memiliki peran yang penting dalam menjalankan tugasnya, berfungsi untuk memberikan solusi kepada pengguna alutsista.</p><p>Dilaporkan <i>Reporter Elshinta, Joko Ismoyo</i>, Plh Sekretaris Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad), Kolonel Gunawan Pakki, Kamis (23/3) mengatakan, Dislitbangad menerima masukan dari pengguna mengenai hal-hal yang harus diperbaiki. Dengan adanya tim ahli, fasilitas laboratorium dan uji coba yang dimiliki, menurutnya, permasalahan tersebut sedikit demi sedikit diatasi sehingga pada hasil akhirnya alutsista yang dimiliki dapat dipergunakan secara maksimal. <br></p><p>Seperti diketahui, alutsista yang dimiliki TNI AD tidak hanya alutsista jenis baru, tetapi juga masih ada diisi dengan alutsista produk lama. Dengan keterbatasan suku cadang dan logistik, alutsista pengadaan lama menjadi tidak bisa digunakan sementara keberadaannya masih dibutuhkan.</p><p>Ditambahkan Kolonel Gunawan Pakki, melalui program penyesuaian upgrade dan retrofit, Dislitbangad mengupayakan alutsista tersebut tetap dapat digunakan sampai ada pergantian jenis alutsista baru. Tidak hanya untuk persenjataan perseorangan, Dislitbangad juga menjalankan program upgrade dan retrofit bagi kendaraan tempur yang saat ini masih digunakan.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Dewi Rusiana</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat terdapat 18 gubernur dan 71 wali kota/bupati se...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang keenam uji materi ketentuan pasal 14 ayat (3) hur...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi undangan Wali Kota Casablanca Abdeelaziz Omari...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengharapkan rencana p...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Polisi Syafruddin mengaku bahwa Polri sud...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tin...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan agar para bandar narkoba dimiskinkan dari harta ...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Evaluasi pada hari kedua uji coba pembatasan kendaraan berdasarkan plat nomor ganjil dan ge...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Jakarta Timur menduga pembunuhan Ali Rahman (34), y...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Peta informasi lahan pertanian dalam bentuk peta skala 1:50.000 kini telah tersedia online ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)